Tentang Bicarafilm


Ada yang bilang, hari gini semua orang bisa jadi filmmaker atau kritikus film. Kalau iya, lalu kenapa? Toh begitu banyak yang bisa dikupas dan dilakukan dalam dunia film. Tak akan habis kita bicara tentang apa yang tampil di layar, di balik layar, tentang para pelakunya dan segala hal yang penting maupun yang remeh-temeh tapi menggelitik.

Siapa bilang film itu ekslusif, sulit dan jauh di awang awang. Film itu menyenangkan dan siapapun bisa bicara, masuk ke dalam dunia ini. Bicara Film adalah sebuah wadah diskusi dan tukar info, menampung peminat film dari dari kalangan biasa. Disini, kita nggak cuma menajdi penonton film. Kita bebas memberi dan meminta pendapat soal film bioskop, DVD, TV, termasuk film iklan dan video clip musik. Kita pun bisa mengunggah dan mengunduh berbagai film pendek.

Ketika imaji makin tanpa batas untuk diwujudkan dalam media audio visual, rasanya wajar saja bila film bukan lagi sekedar hiburan, tapi sudah menjadi kebutuhan dan bahan pembicaraan sehari-hari. Maka kami hadir dan siapa saja bisa bergabung bersama kami, membuka pikiran dan hati untuk bicara tentang film.

Just keep the camera rolling and take action!

Pengelola Bicarafilm

Publisher

Antyo Rentjoko
Blog adalah bagian dari hidupnya. Jika Muri sudi memberi penghargaan kepada orang yang memiliki blog terbanyak di negeri ini, maka dia adalah salah satu kandidatnya. Blogger dengan sejumlah blog, salah satu pendiri dagdigdug.com dan pernah menjadi pemimpin redaksi media cetak Komputer Aktif. Isi sebagian blognya bisa diintip di antyo.rentjoko.net, Blogombal dan Paman Tyo di dagdigdug. Di Politikana, dia menjadi pemangku konten.

Iman Brotoseno
Lebih suka menyebut dirinya pekerja seni. Lelaki ini banyak berprofesi sebagai Sutradara film iklan sejak tahun 1998. Sudah ratusan film iklan yang dibesutnya, seperti Gudang Garam, Bank Mandiri, Bank BRI dll. Selain itu ia juga mengerjakan video klip, dokumenter, dan beberapa FTV. Bersama temannya, ia memiliki rumah produksi ORANGE WATERLAND di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. Lelaki yang gemar menyelam dan memotret ini juga menjadi Ketua Asosiasi Pekerja Film Iklan Indonesia serta kontributor fotografer/tulisan di beberapa majalah seperti Male Emporium, Tamasya, Behind The Scene, PlayBoy Indonesia, Traveller National Geographic, dan FOTO VIDEO. Ia juga menjadi blogger aktif dan dipercaya menjadi Chairman Pesta Blogger 2009. Tulisannya dapat dibaca di blog pribadi dan blog DuniaLaut.

Editor

Edwin Irvanus

Swastika Nohara

Penulis Tamu

Lance
Jebolan sekolah film di Institut Kesenian Jakarta ini tercatat sebagai sutradara film iklan yang cukup eksis. Ia telah membesut ratusan film iklan sejak 1999. Selain itu dia telah membesut dua film layar lebarnya. "Cinta Silver" (2005) dan "Jakarta Under Cover" (2007). Sebelum menjejakan di penyutradaraan, Lance bergelut di lini produksi pada beberapa rumah produksi iklan. Sekarang ia bersama kawan kawannya mendirikan sebuah rumah produksi, ORANGE WATERLAND di bilangan Kemang, Jakarta Selatan.

Totot Indarto
Seorang pemerhati, kritikus dan penulis tentang film di berbagai media cetak seperti harian KOMPAS. Ia juga tercatat sebagai juri Festival Film Indonesia. Sosok yang dikenal sebagai pakde dalam blog pribadinya juga bekerja di sebuah biro iklan sebagai Strategy Planning Director.

Tino Saroengalo
Tokoh pekerja film lama yang malang melintang di dunia film iklan, dokumenter sampai layar lebar. Mantan wartawan Jakarta Jakarta juga menyutradarai film beberapa film dokumenternya, diantaranya "Pergerakan Mahasiswa di Indonesia". Tino merupakan salah satu nama yang paling sering dihubungi pihak pembuat film luar negeri yang ingin melakukan syuting di Indonesia. Ia juga tercatat sebagai penggiat Komunitas Film Jeruk Purut. Tino menerbitkan buku tentang mata rantai produksi film "Dongeng sebuah produksi film".

Joko Anwar
Sutradara jebolan Insitut Teknologi Bandung, adalah salah satu sutradara yang paling fenomenal saat ini. Pertautan dengan dunia film diawali ketika menjadi jurnalis di Jakarta Post. Lalu terlibat sebagai co-script writer dalam film layar lebar "Arisan" (2003). Kini telah membesut 3 filmnya "Janji Joni" (2005), "Kala" (2007) dan "Pintu Terlarang" (2009). Joko juga seorang aktivis di Masyarakat Film Indonesia. Selain menyutradarai, Joko masih aktif sebagai penulis skenario diantaranya "Quickie Express" (2007).

Prima Rusdi
Pemegang Master pada jurusan International Communications dari University of Canberra adalah salah seorang penulis skenario terkemuka. Ia terlibat dalam pengembangan cerita film "Ada Apa dengan Cinta" (2001), lalu menulis skenario filmnya Riri Riza "Eliana Eliana" yang memperoleh Piala Citra 2004. Selain itu ada "Garasi" (Agung Sentausa) dan "Banyu Biru" (Teddy Soeriaatmaja). Prima pernah menjadi kontributor Majalah Cosmogirl, juga menjadi salah satu programmer untuk Festival Film Pendek Asia Tenggara. Prima juga menerbitkan buku "Bikin Film Kata 40 pekerja film" 2007 terbitan Gramedia.

Informasi lebih detail mengenai Bicarafilm, silakan ke Kontak Kami.