Contagion: Bak Menonton Dokumenter 1

Minggu, 27 Nov '11 03:29

Film ini bertaburan bintang yang sudah punya nama besar di Hollywood. Sebutlah aktris Prancis Marion Cotillard (Big Fish, Inception), Laurence Fishburne (trilogi The Matrix, Predators), Gwyneth Paltrow (Shakespeare in Love, Iron Man), Jude Law (Closer, All The King's Men), Kate Winslet (Hamlet, Titanic) bahkan aktor yang sering berperan dalam film spionase yaitu Matt Damon (trilogi Bourne, Good Will Hunting). Namun, terus terang film bergenre drama ini cukup serius dan mikir hingga mungkin kurang cocok bagi yang mencari hiburan di akhir pekan.

Ceritanya "sangat masuk akal", yaitu tentang adanya virus "bio-hazard" misterius yang tiba-tiba menyebar. CDC (Center for Disease Control and prevention), lembaga milik pemerintah Amerika Serikat kebingungan. Bahkan WHO (World Health Organization), badan PBB urusan kesehatan yang berpusat di Swiss pun sama. Pasalnya, nama penyakit, virus dan asalnya sangat misterius.

Sejumlah korban tewas dengan mata lebam, muka bengkak dan mulut mengeluarkan cairan. Saat diotopsi, ternyata bagian otak ada yang hancur. Masa inkubasi atau pengembangan virus cukup cepat, sekitar 3 hari setelah tertular. Korban berjatuhan di Beijing, Hongkong, Chicago, dan Tokyo. Kemudian segera dengan cepat menyebar ke bagian-bagian dunia lainnya.

Saking gawatnya, dikisahkan Presiden A.S. sendiri sampai diungsikan ke sebuah lokasi rahasia oleh Secret Service. Berdasarkan perhitungan para ahli di WHO dan CDC, dihitung "R-nough" atau angka penyebaran virus ini bisa mencapai jutaan orang di berbagai belahan dunia. Apalagi diduga virus ini menyebar melalui udara atau kontak langsung dengan penderita. Karena virus ini misterius, pemerintah berbagai negara memberlakukan protokol yang sama dengan SARS.

Film kemudian berkisah pada upaya para ahli menemukan "penderita pertama" guna mengetahui asal penyakit dan sumbernya. Bahkan salah satu ahli kemudian tertular dan meninggal dunia.

Kepanikan melanda saat publik mengetahui informasi adanya wabah yang bahkan pemerintah dan badan berwenang belum mengetahui apa penyebabnya. Karena penyebabnya saja belum diketahui, jelas belum ada vaksin atau obat penangkalnya. Maka, korban-korban berjatuhan. Selain itu juga terjadi kerusuhan akibat warga berupaya menumpuk bahan makanan sembari mencari obat alternatif.

Informasi ini didapat dari sebuah blog yang dibaca 12 juta pengunjung unik (unique visitors). Blog yang dikelola oleh blogger bernama Alan Krumwiede (Jude Law) ini memberikan informasi bahwa ada konspirasi pemerintah dan perusahaan farmasi dalam penyebaran virus baru ini. Ia bahkan menyerukan pembacanya agar menolak vaksin yang akhirnya berhasil dibuat pemerintah. Dua orang ahli yaitu Dr. Ian Sussman (Elliott Gould) dan Dr. Ally Hextall (Jennifer Ehle) berhasil membuat vaksin itu setelah melawan perintah pemerintah untuk memusnahkan sampel virus dan menghentikan percobaan.

Sutradara Steven Soderbergh berhasil meramu film drama ini menjadi suspense yang menegangkan. Meski tentu saja alur film ini lambat sehingga di bagian tertentu bisa membuat tertidur. Kematangan akting para bintang teruji sekali sehingga terkesan penonton sedang menyaksikan film dokumenter dan bukan fiksi. Kecepatan perpindahan dari satu adegan ke adegan lain menunjukkan intensi ketegangan yang meningkat hingga ke akhir film.

Bagi saya, yang menarik adalah tidak ada satu tokoh utama yang menjadi pahlawan atau hero seperti film bertema wabah karena biohazard virus seperti seri Resident Evil atau I Am Legend (2007). Karena banyaknya tenaga medis dan scene kedokteran di film ini, saya malah jadi teringat serial televisi E.R. (1994-2009). Saya juga langsung teringat pada Julian Assange dengan "WikiLeaks"-nya saat melihat karakter blogger Krumwiede.

Detail film ini cukup sempurna, bagus sekali untuk menambah khazanah pengetahuan dan  informasi tentang dunia kedokteran dan kesehatan. Sehingga, secara keseluruhan film ini masih menyenangkan ditonton bagi movie goers, namun agak membosankan sebagai pilihan bagi penyuka film populer atau beralur cepat seperti genre action atau war.

Pertama kali diposting di Resensi-Review Bhayu

 


Tag: film, resensi, Contagion, wabah, virus, biohazard

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

jim96 0 0
"Namun, terus terang film bergenre drama ini cukup serius dan mikir hingga mungkin kurang cocok bagi yang mencari hiburan di akhir pekan."

waduh, jadi rada kuciwa nih. padahal justru akhir pekan saya lebih nikmat diisi dengan film serius.

Silahkan login untuk memberikan pendapat