Klinik Film kerja sama Kafe Ujung, Kopro & SMAN 1 Palu (8-9 Okt. 2011) 9
Senin, 10 Okt '11 08:53
Ini adalah tahun ke dua kami melakukan "klinik film" gratis di SMAN 1 Palu, setelah tahun 2010 lalu-walaupun hanya sempat melaksanakan klinik editing saja, tapi pelajar-pelajar SMAN 1 Palu berhasil memproduksi 13 film pendek dari 13 kelas yang ada. Film-film itu diputar di Bioskop Pelajar 2011 bulan Mei yang lalu, event tahunan yang digagas oleh Kafe Ujung (Komunitas Felem Maesa Ujung) dan KOPRO (Kos2an Produksi) sejak 2010. Mengejutkan ketika semua penonton mengalami pengalaman visual yang baru, yang dibuat oleh pelajar Kota Palu dengan ide-ide segar, visualisasi yang menarik dan original dengan modal pengetahuan yang pas-pas-an. Misalnya tentang seorang pelajar perempuan yang baru saja lulus SMP mengalami kecelakaan yang menyebabkan kebisuan permanen, di SMA dia mengalami penolakan, kekerasan verbal dan diskriminasi, bagaimana kemudian dia terus berusaha mengalahkan rasa putus asa yang menghantuinya, berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat dengan orang yang memahami keadaannya. Terlihat jelas filmmakernya dengan susah payah menggarap Story, actor, looks, sound, dan continuity. Terlepas dari persoalan teknis yang memang harus dilatih dengan serius dan senang hati, mereka adalah pemikir-pemikir cerdas dan berbakat, mereka punya karakter.
Tahun ini kami mencoba membagi minat dan bakat mereka ke posisi yang lebih spesifik, dengan ilmu yang terbatas, kami mencoba berbagi banyak hal tentang produksi film dengan membahas beberapa film pendek karya kami dan film-film pendek luar negeri yang kami anggap bisa menjelaskan semua Teknik Dasar pembuatan film. Kami membagi klinik dalam empat kelas ; Penyutradaraan (Eldiansyah Ancha Latief), Kamera (Joo Shinjoo), Editing (Onqi Bengga), Cerita & Skenario (saya sendiri). Dengan percaya diri kami berbagi pengalaman yang secuil itu dengan harapan mereka bisa mencari lagi dengan giat semua informasi yang ada terutama di internet, buku-buku, dan DVD film. Khusus penulisan cerita dan scenario saya mendapat banyak kejutan, pelajaran dan pengalaman baru, disela rasa gugup karena belum terbiasa berbicara di depan orang banyak, saya mendapati pelajar-pelajar yang sudah siap dengan cerpen-cerpennya, novel, dan tulisan karya mereka sendiri, bahkan ada yang bertanya soal Plot, Storyline dan Struktur Dramatik... Astagaaaaa....... Ini yang saya cari, senang sekali bisa bertemu dengan adik-adik yang berkemauan tinggi dan berpengetahuan, saya banyak belajar dari mereka.
Kami juga berharap ada program-program dari siapa saja atau lembaga apa saja yang ingin membantu mengadakan Workshop Film yang lebih bermakna, dengan narasumber yang lebih "jelas" keberadaannya. :D
Tag: film, film pendek, Pelajar, short movie, short film, workshop, Palu, klinik, pelatihan film, belajar film, Sulawesi Tengah, SMAN 1 Palu
Terkait:
-
1208 pengunjung ikut meramaikan Malang Film Festival 2012
Selasa, 10 Apr '12 03:18 -
Jatmiko Kresnatama : Ada Hutang yang Harus Dibayarkan
Senin, 12 Mar '12 16:36 -
Ini Diluar Prediksi Awal Kami
Rabu, 7 Mar '12 22:38
Komentar:
kembangkan kelebihan
tambahkan pengalaman
ramaikan perfilman indonesia...
Apa sih rahasianya bisa bikin beginian?
Siswa2nya antusias banget ya?
Silahkan login untuk memberikan pendapat