Menyimak Film Superhero di Tahun 2011 4

Sabtu, 13 Agu '11 02:07

Sebagai penggemar superhero (yang masih tergolong baru), khususnya superhero Amerika dan lebih khusus lagi adalah superhero dari Marvel Comics, mendapat informasi bahwa tahun 2011 ada beberapa superhero yang kisahnya diangkat ke dalam film, tentu sebuah kabar yang menyenangkan. Beruntung pula saya sudah menonton film superhero yang saya maksud, dan inilah film-film tersebut :

1.      Thor

Ini adalah film superhero yang pertama kali saya tonton tahun ini. Saya tidak terlalu mengenal karakter Thor dalam komiknya, namun dalam rangka menyimak gabungan superhero Marvel dalam The Avengers tahun depan rasanya sayang untuk dilewatkan. Maka jelas sebagai sebuah film pertama, film ini akan berisi pengenalan karakter Thor dan dunianya di Asgard, meskipun buat saya agak aneh karakter Thor ada dalam dunia Marvel, karena asal usulnya yang seorang Dewa di Dunia Asgard, sementara kebanyakan karakter Marvel itu biasanya sangat manusiawi, sehingga membuat kita simpati seperti Spider-Man dan Iron-Man misalnya yang digambarkan punya konflik sebagai seorang manusia biasa. Hal inilah yang tidak saya rasakan ketika menonton Thor, mungkin karena perubahan perangai Thor ketika dibuang ke Bumi yang dalam waktu yang menurut saya terlalu singkat dan terkesan terburu-buru untuk menunjukkan berubah dari sikap arogan menjadi sebaliknya. Justru saya tertarik dengan karakter antagonis Loki yang diperankan dengan baik oleh Tom Hiddlestone. Di luar itu, visual dunia Asgard dan pertarungannya menarik, dan saya bersorak kegirangan ketika salah satu karakter The Avengers muncul sekilas dalam salah satu adegan :D

2.      X-Men : First Class

X-Men adalah sebuah kisah yang kompleks, karena memang berbentuk sebuah tim yang tentu memiliki banyak karakter di dalamnya. Sejujurnya saya tidak terlalu puas dengan adaptasi film X-Men sebelumnya, justru lewat film adaptasi kelimanya ini, yang kabarnya akan dijadikan sebuah trilogi baru saya harus katakan film ini adalah film terbaik dari semua film X-Men yang pernah ada. Ide menempatkan awal mula terbentuknya X-Men terkait dengan permusuhan Amerika dengan Uni Soviet dan perang nuklirnya yang disusupi rencana mutan jahat Sebastian Shaw dengan Hellfire Club-nya merupakan sesuatu yang menarik. Meskipun karakter dalam film berbeda dengan komik X-Men : First Class-nya, (dimana kabarnya memang plotnya tidak murni mengambil dari komiknya) namun mutan-mutan yang ada dalam film ini sudah cukup memuaskan bagi saya pribadi. X-Men : First Class seolah menjadi jawaban atas semua yang terjadi di film sebelumnya, seperti kisah persahabatan yang sangat menarik antara Erik Lensher (Magneto) dengan Charles Xavier (Professor X) dari dua latar belakang yang berbeda, hubungan yang sangat dekat antara Raven Drakholme (Mystique) yang di masa mudanya diangkat sebagai adik oleh Charles. Matthew Vaughn sang sutradara juga berhasil menampilkan problema besar bagi mutan, yakni tentang bagaimana mereka berupaya keras diterima masyarakat, khususnya mutan yang memiliki penampilan fisik berbeda. Hal inilah yang kemudian menjadi pertentangan antara Erik dengan Charles, Erik berpendapat bahwa mutan adalah ras tertinggi dari manusia, karena itu kalau manusia tidak bisa menerima mereka manusia harus dimusnahkan, sementara Charles berpendapat bahwa baik mutan dan manusia saling membutuhkan. Perbedaan pendapat ini dipertegas dalam dialog mereka dimana Charles berkata "Killing will not bring you peace" dan dibalas Erik "Peace was never an option" adegan klimaks pertarungan para mutan yang meskipun sedikit tapi cukup seru juga menjadi jawaban asal mula kenapa Charles Xavier lumpuh sepanjang sisa hidupnya.

3.      Green Lantern

Dalam hal menampilkan adaptasinya ke layar lebar, DC Comics bisa dibilang ketinggalan jauh, sementara Marvel sudah menampilkan beragam karakternya ke layar lebar mulai dari yang kurang populer (Blade, Daredevil, Ghost Rider) sampai karakter-karakter inti bahkan menyatukannya dalam The Avengers tahun depan, DC masih berkutat dengan Batman dan Superman yang kini malah sedang di-reboot. Maka keputusan mengangkat salah satu karakter yang sebenarnya tidak kalah populer dari dua superhero tersebut alias Green Lantern merupakan keputusan yang tepat, sayang hasilnya tidak terlalu memuaskan. Proses penceritaannya yang menurut saya agak kurang fokus antara menceritakan korps Green Lantern dan planet Oa dengan menceritakan Hal Jordan sebagai Green Lantern dari bumi, selain itu film ini sedikit sekali menyampaikan hubungan guru-murid antara Sinestro dengan Hal, sementara dalam komiknya kelak Sinestro akan menjadi musuh besar dari Hal Jordan.

4.      Captain America : The First Avenger

Setelah keheranan dengan pilihan Ryan Reynolds sebagai Green Lantern, sementara dia sudah disiapkan untuk memerankan karakter komik lainnya yakni Deadpool, pilihan Chris Evans yang sebelumnya pernah bermain sebagai Human Torch dari Fantastic Four sebagai Steve Rogers alias Captain America juga mengherankan. Apa gak ada aktor lain? Namun lepas dari itu, film ini merupakan film yang berhasil menampilkan sosok Captain America, setidaknya sebagai bentuk perkenalannya. Sekedar informasi, Captain America merupakan sosok yang sangat disegani dalam dunia Marvel, merupakan veteran Perang Dunia Kedua (kenapa dia tidak menua kalau saya ceritakan takutnya jadi spoiler karena ini ada di film), begitu disegani sampai-sampai dalam salah satu edisi event "Civil War" Punisher yang dikenal garang hanya diam saja ketika dihajar karena melakukan kesalahan, begitu pula ketika ia meminta perang antara kubu superhero itu dihentikan di event yang sama. Yang menarik dari film ini adalah perubahan nasib dan perjalanannya Steve Rogers yang tadinya memiliki fisik lemah menjadi pahlawan dalam perang melawan Nazi lewat program Super Soldier, meskipun sudah jauh lebih kuat atasannya belum mempercayai kemampuannya bertempur sampai ia melakukan misi penyelamatan rekan-rekannya yang ditawan (salah satunya adalah Bucky, dalam komiknya juga merupakan salah satu karakter penting yakni Winter Soldier). Buat saya ini seperti mempertegas bahwa Marvel cukup pandai mengemas sisi manusiawi dalam diri seorang superhero, bagaimana mendapatkan kepercayaan dari orang sekitarnya harus dibuktikan dalam sebuah aksi nyata, tidak hanya dengan kekuatan fisik yang didapat secara instan, ini juga yang saya rasa akan berhasil membuat kita lebih simpati kepada tokoh Captain America. Hubungan antara Steve Rogers dengan Peggy Carter sebenarnya tidak dikisahkan secara mendalam, namun dialog di adegan akhir yang cukup romantis mengurangi kesan itu, dan jangan lupakan pula penampilan Dominic Cooper sebagai Howard Stark ayah dari Tony Stark.


Tag: X-Men, thor, Green lantern, Captain America

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

sabai 0 0
"Tahun 2011 ada beberapa superhero yang kisahnya diangkat ke dalam film, tentu sebuah kabar yang menyenangkan." ---> kalo filmnya nggak masuk bioskop sini sih tetep nggak menyenangkan ya kak? : D : )
Egar Hamzah 0 0
sabai: hehehe betul mbak : D waktu bioskop gak muter film asing sempet pasrah mau nonton film2 ini gimana hehe
FikryAyubRaka 0 0
Bulan2 Ini Rupanya Banyak Film2 Bagus...Siap2 Nonton...Bosen Kalo Nonton Film2 Horor Yang Tidak Jelas !!
rev 0 0
great news-nya Captain America masuk sekira 2 minggu lagi..,,

Silahkan login untuk memberikan pendapat