Transformers: Dark of the Moon 14

Kamis, 30 Jun '11 22:11

Hari ini adalah hari tayang kedua Transformer: Dark of the Moon di Malaysia. Kebetulan untuk tayang minggu awal-awal ini, di bioskop Malaysia adalah hanya versi 3D nya. Saya dan istri membeli via online agar mendapatkan tiket ini. Kami gagal mendapatkan untuk hari pertama 29 Juni 2011, bioskop di dua mall terdekat sudah penuh. Bahkan hari kedua, kamis 30 Juni tersisa bangku yang sangat sedikit. Akhirnya kami dapat tiket untuk yang tayang jam 6 sore pada hari kamis 30 Juni. Berhubung sangat mepet dengan waktu pulang kantor, maka harus agak terburu-buru untuk menuju ke bioskop tersebut. Fiuh, sampai juga 10 menit sebelum mulai.

Kacamata 3D dibagikan. Dan pembukaan dari Transformer sudah menayangkan adegan 3D yang cukup menarik yaitu peperangan zaman dahulu di Cybertron antara Autobots dan Decepticons. Cybertron ini adalah planet asal Autobots dan Decepticons. Akhirnya beberapa Autobots melarikan diri dengan kapal angkasa yang besar bernama The Ark, yang diawaki oleh pimpinan Autobots pada masa itu, Sentinel Prime.

Kejadian setelah itu diwarnai dengan sedikit pelajaran astronomi dan sejarah. Yaitu pendaratan bulan pertama oleh Amerika. Yang sampai sekarang belum diketahui keasliannya :D. Akhirnya kembali ke zaman sekarang. Dimana Sam Witwicky sedang mencari pekerjaan setelah 3 bulan menganggur.

Pengganti Megan Fox cukup memberikan peran yang baik difilm ini. Setengah jam pertama diisi dengan adegan keseharian Sam dalam mencari pekerjaannya plus pernak pernik yang saya anggap kurang penting. Seperti kedatangan orang tuanya dan lawakan ketika interview kerja.

Impak yang ditunggu akhirnya datang ketika Sentinel dapat dibawa kembali dari bulan ke bumi oleh Optimus Prime. Yang dimana ternyata Sentinel bersengkongkol dengan Megatron untuk menghidupkan lagi planet mereka dan manusia akan menjadi budaknya. Untuk mewujudkan impian itu, mereka memerlukan pilar-pilar yang dibawa bersama ketika pesawat The Ark melarikan diri dahulu. Dengan pilar-pilar tersebut, Sentinel dapat menghubungkan bumi dengan Cybertron sehingga para robot tersebut dapat ditransfer ke bumi dengan cepat.

Peperangan pun terjadi di Chicago, dimana kota tersebut menjadi basis 5 pilar utama untuk meciptakan penghubung tersebut. Suasana kota Chicago sudah seperti habis mengalami perang dunia ke 3. Banyak gedung-gedung besar yang hancur, bahkan kejadian manusia ditembak Decepticon dilihatkan begitu jelas dan serpihan badan-badan mereka berhamburan ke layar karena efek 3D.

Autobots tidak bertempur sendirian disini. Mereka dibantu pasukan khusus US dari tiga matra yaitu darat, laut dan udara. Efek 3Dnya sangat terasa ketika pertempuran tersebut berlangsung. Serpihan-serpihan kaca dan hamburan ledakan pun tampak hidup sekali. Akhir cerita seperti biasa, dalam keadaan terdesak akhirnya siapa yang menang?

Transformer yang ketiga ini bisa dibilang yang terbaik dari seri-seri sebelumnya. Begitu banyak robot yang terlibat dan peperangan dalam kotanya cukup memukau. Ide yang sangat baik untuk melibatkan manusia dalam pertempuran tersebut. Tidak seperti film pertama dan kedua yang manusia hanya sebagai penonton. Sedikit terdapat gangguan batin ketika melihat cukup lamanya kisah sejarah pendaratan Appolo 11 ke bulan dahulu dan obrolan Sam dengan orang tuanya. Ya begitulah film Amerika, sebisa mungkin tunjukkan landmark atau kelebihan mereka.

Kesimpulan yang didapat adalah, tidak rugi menonton film ini dalam format 3D. Hemat uang kita untuk menonton film 3D yang berkualitas seperti Avatar dan Transformer ini. Sangat rugi rasanya kalau menonton 3D di bioskop untuk film kartun biasa atau film tanpa spesial efek yang begitu kentara.

Nilai 8/10


Tag: 3D, Transformer, holywood

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

tectona 0 0
Tulisannya bikin iri, hahahaha.....
FikryAyubRaka 0 0
Siap2 Diliat Dan Patut Di Tonton !!
lala lili 0 0
iri iri iri iri huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa : (( : (( : (( : ((
AdityaWirawan 0 0
tectona: tunggu aja dvd atau blueraynya ntar kalau emang ga masuk Indonesia.
lala lili 0 0
AdityaWirawan: yaaaahhh situ bikin postingannya bikin irir pengen nonton 3d nya : ((
Rijon 1 suka | 0
Biasa aja. Gak minat-minat amat. Gak sampe ngiri nonton 3D.
lala lili 0 0
Rijon: beda orang beda karakter : )
bickysaja 0 0
Aku ga ngikutin berita2 film bgs sjak masalah 'pajak film'.
Males, kesel, sedih, dsbg.

Tapi,
Aaaarrrrhhhhh... Megan Fox dganti!!! Tidaaaaakkkk...
Nanal 0 0
film ini bakalan di puter di indonesia ngga ya?
kangeeen bgt dengan lanjutan film ini.
jim96 0 0
tentu saja michael bay piawai membuat orang menganga dengan keindahan visual dan spesial efeknya. titik.

kalo ditonton kedua kalinya mungkin buat meneliti seberapa detil spesial efek dikerjakan. titik.

bukan fokus ke ceritanya ... hahahah ... soalnya ada yg bosen kebanyakan perang (yg pasti pake spesial efek) gak kelar2 : p
Rijon 0 0
jim96: Kok aku gak nangkep "keindahan visual" di film-film si Mr. (Le)Bay, ya? Banyak film yang gak lebih terkenal dari Transformer yang lebih mewah sajian visualnya, kok. Spesial efek, mungkin, memang piawai. Dengan catatan, spesial efek dalam artian membanting-banting kendaraan, menghancur-hancurkan bangunan, meledak-ledakkan segala sesuatu, mendentum-dentumkan tanpa ada sesuatu yang benar-benar penting untuk diperhatikan.
FikryAyubRaka 0 0
Nanal: Kalo Gw Bilang Sich Bakalan Di Puter..Cuman Butuh Waktu Yang Lama Deh...Soalnya Saya Liat Di Website LSF Ada Tulisan Kalo Bakalan Keluar Cuman Baru DVD Dan VCD

http://www.lsf.go…ail&id=94149
Bagus Mias 0 0
film kerreeen,tapi sayang nggak bisa nonton,,: D
jim96 0 0
Rijon: mengamati produk bruckheimer dkk sejak the rock. tadinya gw pikir tuh pelm kok keren banget yah, sound effectnya, gambarnya kinclong dan adem di mata (gaya-gaya iklan yang gambarnya perfect). begitu ngikutin produk2 selanjutnya, oh emang gayanya gitu. apalagi michael bay kan tadinya tukang bikin iklan. jadi memang terlatih menampilkan visual yang mencolok dalam waktu singkat. kalo waktunya panjang kayak pelm ya emang bisa membosankan hehehe.

orang gak bosen sama salah satu adegan para jagoan melenggang ala armageddon kan (padahal sih bikin muntah).

kalo spesial epek memang ada 2 aliran. aliran pertama adalah spesial epek yg bikin gambar kinclong, orang nyadar kalo itu tipuan, tapi tetep keprok2 karena keliatan keren/kinclong.

aliran kedua adalah spesial epek yang begitu hebatnya sampe gak terasa kalo adegan itu adalah tipuan.

tentunya tiap orang punya apresiasi yg berbeda terhadap kedua aliran spesial epek tersebut.

dengan produser eksekutif steven spielberg, tentu dia menerapkan rumus pelm berspesial epek yg layak masuk box office dong. mungkin dia panas ati kalah langkah sama james cameron yg dulu spesial epeknya 'cuman' mengandalkan kolam ember gede buat titanic.

Silahkan login untuk memberikan pendapat