Selamat Datang Kembali Film Hollywood! 12

Kamis, 9 Jun '11 15:56

JAKARTA, KOMPAS.com -- Tak lama lagi, para pecinta film asing dapat kembali menikmati sajian film-film Hollywood yang sebelumnya tak dapat masuk ke Indonesia. Berbagai film box office dunia, seperti Kungfu Panda 2 dan Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides, dalam waktu dekat akan segera menghiasi bioskop di Indonesia. Pasalnya, urusan pembayaran pajak film impor kini telah dituntaskan.

"Urusan pajak film asing sudah selesai urusannya. Minggu depan barangkali sudah keluar SK (surat keputusan) Menteri Keuangan. Kita akan umumkan. Setelah itu, film asing akan terus mengalir dan melengkapi film Indonesia. Penonton akan senang melihat film Indonesia makin baik dan film asing masuk kembali," ujar Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik kepada para wartawan di sela-sela acara "Indonesia Young Leaders Forum" di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (9/6/2011).

Ketika ditanya berapa lama waktu yang dibutuhkan dari terbitnya SK Menteri Keuangan terkait perpajakan film dengan beredarnya kembali film Hollywood, Jero tak dapat menjawab secara pasti.

"Rasanya cepat. Soalnya, filmnya juga sudah banyak yang ada di sini (Indonesia)," kata Jero singkat.

Tak hanya itu, Jero mengatakan, pemerintah telah berkomitmen untuk terus memacu perkembangan film nasional. Pajak film nasional telah diturunkan agar para insan perfilman dapat memproduksi lebih banyak film berkualitas.

"Terus, saya akan memberikan subsidi pada film-film bernuansa kepahlawanan dan membangun karakter. Kita akan lihat skenarionya," kata Jero.

Terkait maraknya film hantu, Jero mengaku tak dapat melarangnya. "Tapi, lama-lama masyarakat akan bosen. Tak ada lagi yang menonton dan (film hantu) akan berhenti sendiri," imbuhnya.

 

Sumber :

 

http://entertainment.kompas.com/read/2011/06/09/14562199/Selamat.Datang.Kembali.Film.Hollywood.


Tag: Selamat Datang Kembali Film Hollywood

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Vint Vallen 1 suka | 0
Ane rasa pak Mentri pengen nonton film Transformer Dark Of The Moon deh, makannya dia buru2 ngerevisi perpajakan film impor.

Biasanya SK keluar ampe 1 bulanan, sekarang dia percepat jadi 1 minggu coz film Transformer keluar akhir bulan ini.

: )
Cinetariz 0 0
Pendapat yang berbeda...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan, belum semua importir film sudah menyelesaikan pembayaran pajak dan bea masuk. Dari tiga importir film, hanya satu importir yang sudah menyelesaikan kewajibannya. Surat Keputusan (SK) Menkeu belum keluar bagi semua importir itu.

"Memangnya dia (Menbudpar Jero Wacik) yang neken (SK)? Masih mau dibahas," kata Agus di gedung DPR, Kamis (9/6). Dia menanggapi pernyataan Menbudpar Jero Wacik yang menyebut semua film impor bisa masuk Indonesia pekan depan.

Agus menegaskan, pihaknya sangat fokus di aspek keuangan. "Di industri itu bicara tentang impor bahan baku atau bahan pembantu terkait dengan industri film itu juga didukung, sehingga nol persen masuk," kata Agus.

Agus malah menyoroti adanya monopoli dalam industri film. "Total screen di Indonesia itu ada 600 screen, 500 itu dipegang satu grup, 70 dipegang satu grup, sisanya 30 dan itu sudah hampir kolaps. Kan itu harus diperbaiki," katanya.

Menurut Agus, perlu dikeluarkan kebijakan untuk membuat industri bioskop menjadi lebih sehat. "Bagaimana produksi itu menjadi lebih sehat, bagaiman SDM di film itu menjadi lebih sehat," katanya.

Terkait importir film, dua importir harus menyelesaikan kewajibannya terlebih dulu. "Terus kalau seandainya aturannya sudah kita keluarkan, tentunya akan menjadi lebih dari sederhana bagi importir untuk melakukan (kewajiban)," katanya.

http://www.republ…r-bisa-masuk
Fu2 0 0
Cinetariz: Berita yang kamu muat itu berita lama Bung, bulan Mei kemaren, makanya film Scre4m, Insideous, Limitless dkk bisa masuk, tapi yang dimuat oleh Dj Fikry Kaskus yang terbaru : )
Odhie 0 0
Berita yg dimuat Cinetariz bener kok, Mas. Jero Wacik emang bilang kalo Menkeu sudah akan mengeluarkan SK perizinan impor bagi importir film-film MPAA minggu depan. Tapi Menkeu belakangan membantah. SK-nya memang sudah ada, tapi belum akan segera dikeluarkan karena masih mau dibahas dan didiskusikan lebih jauh lagi dulu. Sederhananya, Jero Wacik dan Agus Martowardoyo lagi berantem nih, soal perizinan impor film MPAA. Kalo sy sih, udah apatis sama Pemerintah. Mau apa kek, mau ancurrr berantakan juga, sy udah tidak mau peduli lagi. Capek sy, ngarapin janji-janji mereka. Urusan sesederhana impor film saja mereka harus pake berantem segala. Dasar binatang.
rapido 0 0
aminnn.... kemaren gw nonton film impor dari thailand, laddaland. keren tuh ketimbang film horror indo. oops salah komen yaa? ga nyambung, hehehe. ikut seneng aja kalo film hollywood tayang di bioskop indo. nunggu HP 7
bitterjoy 0 0
tapi emang bener ko peredaran film di indo masih menjadi monopoli
bagas yudho 0 0
alhamdulillah,,,terimakasih jero wacik menbudpar,,,"karena anda bosan dengan film LOKAL horor berbau sex,,," : D
Cinetariz 0 0
Betul, itu berita yang aku muat baru kok. Dipublish beberapa saat setelah pernyataan Jero Wacik. Itulah mengapa sekarang ini menjadi pembicaraan yang menarik di twitter. Jero Wacik vs Agus. Intinya sih, jangan percayai omongan dari Jero Wacik jika tidak ingin kecewa : D
Taruma 0 0
bitterjoy: sebenarnya klo monopoli sih bisa diaduin ke meja hijau atau apalah. perasaan, saya pernah baca tentang surat bahwa tidak ada kasus monopoli film. memang 21 cenderung menguasai, tapi "katanya" tidak memonopoli. : ) lupa lagi baca dimana.

klo urusan film horror indo sih, gak usah dipikiran. di amerika ajah banyak film super-suck sekelas horror indo, kayak battle: la, beastly, dan mungkin masih banyak lagi. haha.

sekalipun sk keluar minggu depan, besok, palingan film barunya tayangnya 1-2 bulan setelah keputusan (mungkin).
- 0 0
ya semoga aja film hollywood segera tayang di bioskop kita. Eh tapi bener ga tuh kabarnya nanti harga tiket nonton nomat kayak nonton weekend? gituh?!
Odhie 0 0
Menurut gw sih, peredaran film di Indonesia ga ada yg memonopoli. Kebetulan aja company yg nayangin film baru ada dua. Tapi itu juga berarti tidak terjadi monopoli, kan? Monopoli juga tidak menimpa proses impor film asing kok, kan importirnya ada empat?
bitterjoy 0 0
Taruma: Odhie: ya memang tidak monopoli seperti yang dipelajari di ekonomi jaman sma si,
btw,ni ada sedikit bacaan : D
http://www.titiw.…ebuah-komik/

Silahkan login untuk memberikan pendapat