KUNG FU PANDA 2 : DARK OF THE PO 3

Selasa, 7 Jun '11 22:27

KUNG FU PANDA 2

Sutradara : Jennifer Yuh

Produksi : DreamWorks Animation, 2011

         Entah kenapa, subjudul awalnya, ‘The Kaboom Of Doom’, kemudian dihilangkan menjadi Kung Fu Panda 2 tanpa embel-embel. Ketika sebuah instalmen pertama berhasil mengukir pionir melalui resep yang pas buat tontonan penuh gegap-gempita sebuah blockbuster summer, diakui kritikus sekaligus mencetak box office dan penjualan merchandise sama raksasanya, tentu tak ada alasan untuk tak segera menggagas sebuah sekuel. Resep yang sangat berhasil memadukan fabel dengan gaya kung fu Asia dibalut komedi ala Hollywood yang dibawa Jack Black sebagai pentolan utama sang panda itu, kini tak membuat DreamWorks kehabisan akal mengeksplor plot barunya. Yang penting, ada background budaya Cina yang kental, martial arts action yang tak dibesut seserius film-film live action, dan komedi nyeleneh yang luarbiasa jenaka. Sekarang plus 3D dan tambahan pengisi suara yang jelas berlomba ingin terlibat pula. Apalagi mereka tahu senjata utamanya siap beraksi di belakang mereka. Seluruh ensembel pengisi suara yang seperti biasanya di produk-produk DreamWorks bukan nama tak dikenal, bersedia untuk kembali lagi. So let’s prepare!

         Kembali ke masa jauh sebelum sepak terjang Po, adalah seekor peacock bernama Lord Shen (Gary Oldman), putra penguasa provinsi Gongmen di Cina yang berambisi menguasai seluruh negeri lewat kekuatan kembangapi. Ramalan kambing peramal, The Soothsayer (Michelle Yeoh) bahwa suatu hari Shen akan dikalahkan pendekar hitam putih, membuat Shen gusar. Instingnya langsung memerintahkan pengikutnya untuk menghabisi seluruh panda yang ada di Cina demi menghindari ramalan itu. Orangtua Shen pun marah dengan kekejaman anak mereka. Shen diusir, dan kemudian menyimpan dendam untuk kembali suatu hari nanti. Bertahun-tahun kemudian, Shen memang mewujudkan niatnya kembali bersama pasukan serigala (Danny McBride) serta gorilla guard (Michael Bell). Serangan pertama mereka ke konsil kung fu Gongmen berhasil mempecundangi dewan yang terdiri dari Master Thundering Rhino (Victor Garber), Storming Ox (Dennis Haysbert) dan Croc (Jean-Claude Van Damme). So, Po, sang Dragon Warrior yang tengah menjaga lembah kedamaian bersama The Furious Five; Tigress (Angelina Jolie), Monkey (Jackie Chan), Mantis (Seth Rogen), Viper (Lucy Liu) dan Crane (David Cross) pun ditugasi Master Shifu (Dustin Hoffman) untuk menghentikan sepak terjang Shen. Sama sekali Po tak menyadari bahwa ambisi Shen ternyata sekaligus menyimpan rahasia gelap ke asal-usul yang tak pernah bisa diingatnya selama ini. Dan ini semakin menyulitkan The Furious Five untuk menghadapi Shen yang ternyata jauh lebih tangguh dari perkiraan mereka.

         Membawa kelanjutan sebuah franchise ke wilayah yang lebih kelam agaknya masih belum selesai menjadi trend di Hollywood. Darkened this and darkened that, kira-kira seperti itu. Namun itu juga berarti sebuah amunisi untuk menyelipkan luapan emosi yang dibutuhkan dalam dramatisasi plot, tak terkecuali bagi sebuah animasi. Now that Kung Fu Panda had been given that treatment, maka jangan heran, sekuel ini akan jauh lebih beremosi serta menyentuh ketimbang full ketawa-ketawa supergila di instalmen awalnya. Dan selayaknya sebuah gelaran martial arts yang penuh dengan koreografi keren, pastinya, fighting sequence berikut feel-feelnya juga akan berlangsung jelas lebih intens dari yang dibayangkan. Ditambah bantuan Charlie Kaufman yang merevisi skenario akhir dan Guillermo del Toro yang duduk di produser eksekutif, usaha itu pun kelihatan semakin berhasil. Beberapa ensembel pengisi suara yang baru juga cukup berarti kecuali Van Damme yang numpang lewat saja (bukan adegan tapi dialognya).

        Namun semuanya ada di tangan seorang Jennifer Yuh Nelson yang sebelumnya berkiprah di head of story artist instalmen awal serta beberapa story artist film-film lain dari Dark City sampai Madagascar, yang mampu membawa sisi gelap itu tanpa harus mengorbankan potensi Po dkk sebagai amunisi ampuh tontonan semua umur. Fighting sequence mulai dari hand to hand fight, martial combat sampai ledakan cannon yang eksplosif, semua dihadirkan dengan intensitas seolah menyaksikan cult martial arts ala Shaw Brothers yang membuat kita menahan nafas menunggu nasib tokoh utama yang terus menerus dipecundangi di bagian-bagian awal. As for children, don’t worry, you can still laugh out loud, walau tak sekeras yang pertama dan sesekali mungkin ditambah dengan mata berkaca-kaca karena beberapa scene yang menyentuh. I believe too, sempalan romance antara Po dan Tigress disini mungkin juga kalian harapkan sejak lama. But not me, really. That’s a little bit too weird! Saya tak akan menampik kalau many times while watched the movie saya merindukan kualitas adegan curi-curi makan yang sangat memorable dan membuat perut sakit di film pertamanya, dan itu tak lagi terulang disini. But however, ini tetap bagus, dan prepare for the hint di penutup film yang membuka sejuta kemungkinan ke instalmen berikutnya tanpa mengharuskan Anda terlebih dahulu menunggu end credits selesai bergulir. Let’s wait for Po’s another adventure! (dan)

 

 


Tag: dreamworks, jackie chan, angelina jolie, Charlie Kaufman, seth rogen, Guillermo del Toro, Gary Oldman, Dustin Hoffman, jack black, Kung Fu Panda 2, The Kaboom Of Doom, Jennifer Yuh Nelson, Michelle Yeoh, Po, David Cross, Danny McBride, 20th Century Fox

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Erwin 0 0
Ketemu po lagi ternyata
Pakde taufik 0 0
Bagay mana yah,,, cara download nya,,
Erwin 0 0
Pakde taufik: download apa gan

Silahkan login untuk memberikan pendapat