KEUNIKAN PENONTON DI BIOSKOP 10
Sabtu, 14 Mei '11 13:12
Masih ingat dengan 10 tipe penonton bioskop yang dipaparkan di film Janji Joni besutan Joko Anwar? Aku termasuk tipe penonton no. 10, tepatnya penonton perfeksionis. Film adalah bagian terpenting dalam hidupku dan menjadikan bioskop sebagai tempat favorit. Sejak kecil aku sudah terbiasa pergi menonton di bioskop, bahkan menurut cerita ortuku, ketika aku dalam kandungan, Ibuku sering menonton film India kesukaannya di bioskop. Jadi tidak heran kalau akhirnya aku tumbuh menjadi penggila film.
Menjadikan bioskop sebagai tempat pelarian untuk mencari hiburan selain buku, membuatku banyak menemukan pengalaman unik sekaligus lucu. Dan kali ini aku mau membaginya kepada sobat BiFi disini, check these out!
1. Penonton Piknik.
Makan makanan ringan di bioskop adalah hal lumrah yang kita temui di bioskop. Walaupun sebeanrnya aku kurang suka makan cemilan di bioskop, karena mengurangi kosentrasi menonton. Tapi aku masih menanggap wajar aksi kudapan sembari menonton tersebut. Tapi bakal mendadak menjadi terlalu berlebihan kalau tiba – tiba tercium aroma Nasi Padang di dalam studio bioskop. Untung saja penonton yang membawa bekal makan malamnya ke dalam bioskop tersebut tidak duduk di depan dan gelar tikar. Lebih parahnya, salah satu yang sedang makan berbisik kepada temannya, ”Sshh, air cuci tangannya mana?”. OMG sudahlah makan di dalam bioskop, lupa pula membawa sendok.
2. If You’re Happy And You Know It Clap Your Hand.
Tidak jarang, kalau menonton film action, apabila dalam satu adegan, sang hero bisa menyelamatkan dunia, bakal banyak yang bertepuk tangan dengan hebatnya. Tepuk tangan memang tidak dilarang, tapi lebih baik dilakukan ketika film usai, karena film bukan konser musik atau tarian. Tepukan tangan yang riuh kadang sangat menganggu kalau dilakukan dipertengahan film.
3. Penonton 3M (Malu Malu Mau)
Ketika menyaksikan sebuah film yang berkategori R di bioskop, ada sebuah pengalaman yang membuatku senyum – senyum menyaksikannya. Ketika lampu sudah dimatikan, ruangan gelap dan film berjalan sekitar lima menit. Tiba – tiba masuk segerombolan cewek remaja kedalam bioskop dengan malu – malu. Tentu saja mereka mengganggu penonton lainnya, karena gerombolan mereka menghalangi penglihatan ke arah layar. Dan tepat lima menit sebelum film berakhir, mereka juga keluar dari bioskop beramai – ramai. Aku senyum geli sendiri, mungkin mereka tidak mau ada yang mengetahui kalau baru saja menonton film untuk dewasa J
4. Back Up Singer.
Ketika mengunjungi saudaraku di sebuah kota kecil di Sumatera Utara, tepat di depan rumahnya ada sebuah bioskop. Untuk membuang waktu dan juga rasa penasaran menonton film di kota kecil, akhirnya aku membeli tiket untuk menonton film India. Harga tiket yang termasuk lumayan murah saat itu, Rp. 3.00,-, membuatku kaget (harga tiket nonton di 21 saat itu Rp. 5.000,-). Wajar saja banyak yang menonton saat itu. Bukan hanya harga tiket saja yang menakjubkan, tapi ketika rol film sudah diputar dan setiap lagu didendangkan, hampir satu bioskop ikut bernyanyi, wow. Bayangkan sound bioskop yang sudah kencang kalah pamor dengan koor dadakan dari penonton. Aku heran, koq mereka bisa hafal, apakah lagu tersebut sering diputar di radio, tapi harga tiket yang murah mungkin jawabannya, jadi kita bisa sesering mungkin menonton sebuah film apalagi bisa saja satu film ditayangkan selama sebulan di bioskop tersebut.
5. Dancing With The Soundtrack.
Arisan adalah satu – satunya film yang aku nonton sampai delapan kali, saking sukanya, mengingat saat itu film Indonesia masih jarang tayang di bioskop dan Arisan menurutku film yang sangat heart warming. Setiap penonton yang terlambat masuk ke studio bioskop, ketika film sudah dimulai dan credit title di awal film sedang berputar dengan musik yang ear catching, mereka bakal berjoged, anehnya hal tersebut berulang setiap kali aku menonton Arisan, merasa dejavu jadinya.
6. Pertunjukan Dalam Pertunjukan.
Banyak penonton di dalam bioskop melakukan tontonan bagi penonton lainnya, what a shame, kenapa harus melakukan hal yang sifatnya pribadi di ruangan bioskop. Memang suasana gelap gulita, pandangan penonton ke arah depan tetapi bukan berarti kita bisa melakukan kebesana sesuka hati. Bioskop bukan tempat sepi, get a room!
7. Penonton Tidur.
Ketika itu siang bolong, sebelum film diputar, ada seorang yang sedang berbicara melalui poselnya, ketika lampu dipadamkan, dia mengatakan kepada teman bicaranya, ”Sudah dulu ya, filmnya mau main, aku mau tidur.” Suaranya yag keras dengan ucapan mau tidur suskses membuatku tersenyum. Ya, dia membayar tiket bioskop untuk tidur, kenapa nggak pulang ke rumah saja yah? Wierd.
8. Kongres
Aku paling suka nonjton sendiri, karena kalau bersama teman, biasanya nonton bareng bakal menjadi ngobrol bareng. Aku paling nggak suka dengan npenonton yang ngobrol di raung bioskop, apalagi yang spolier menjelaskan sebuah adegan ke teman lainnya, sangat mengganggu, kalau mau nonton sambil ngobrol bareng mending dilakukan di rumah.
9. Taman Kanak – Kanak.
Paling menyebalakan kalau sudah menonton film animasi dan didalam bioskop banyak anak – anak, karena biasanya orang tuanya membiarakan anak – anaknya berkeliaran di dalam bioksop, kadang menggoyang – goyang kursi, berdiri di pinggir kursi sambil melihat kita. Aku suka sama anak – anak, tapi kalau sedang nonton, seharusnya orangtuanya memperhatikan anak – anak mereka, bukan seeanknya tak peduli dengan penonton lainnya. Kalau sudah begini, siap sebenarnya yang bisa dibilang anak – anak?
10. National Anthem.
Aku tidak pernah mau ketinggalan film yang akan aku tonton, setidaknya lima belas menit sebelum film diputar aku sudah berada di dalam studio bioskop. Kadang luamayan juga melihat trailer film terbaru dan pastinya aku tak mau ketinggalan meliaht credit title di awal film. Sudah tiga bulan ini aku tinggal di Filipina, dan satu keunikan menonton film di Manila, sebelum trailer dimulai, biasanya akan dikumandangkan lagu kebangsaan Filipina, awalnya aku kaget, karena harus berdiri juga, bagus sih tapi malas juga karena bukan lagu kebangsaan kita sendiri. Jadinya sejak saat itu aku mengatur waktu yang tepat untuk masuk ke ruangan bisokop.
Bagaimana dengan pengalaman teman – teman lainnya?
Terkait:
-
Hollywood di Indonesia
Selasa, 29 Nov '11 08:56 -
Nostalgia Bioskop-Bioskop Jadul
Kamis, 2 Jun '11 17:21 -
"Inginnya" Maju
Kamis, 24 Feb '11 21:08
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
kniwe: Good Take
-
jamur: Informatif
-
Taruma: Informatif
-
yufan: Informatif
-
yanipertiwi: Good Take
-
sabai: Informatif
-
AndriaGutama: Informatif
-
I wrote SYN not Tragedies: Good Take
-
oksbangs: Good Take
-
kucingsapi™: Good Take
-
AndreasSG: Informatif
-
lazione budy: Good Take

Komentar:
Selain itu penonton yang rombongan dan bawa snack dari luar bioskop (snack keripik yang benar-benar mengganggu suaranya). Makanya saya seneng kemarin-kemarin ada pemeriksaan tas sebelum masuk bioskop. Kalau bawanya cuman roti sih gak jadi masalah.
Kadang saya niat negur penontonnya tapi kadang saya sudah gak peduli sama penonton "perusak suasana". Jadinya, langsung kabur dari bioskop dan menontonnya lagi di lain hari. makanya juga saya gak suka nonton sore-malam dan sabtu-minggu. karena saya dah capek toleransi sama penonton seperti itu. hahahaha.
klo pengalaman, wkt itu pernah ntn film komedi. lupa judulnya..pas lg adegan lucu dan lg ketawa gt, aku sm tmn di "ssst" sm org lain.. ya ampun ngerusak suasana bgt, org emg ntn film komedi gak aneh ketawa, tp dy ky ngerasa keganggu gt.. 4info stlh diperhatiin emg cm dy doang yg gak ketawa..
tau gt tuh org gak usah ntn aj..
tapi... sungguh mantab rasanya
Dinikmati di dalam bioskop sambil ntn, seruangan bau kentang goreng. hahahaha biariinn!!! saya laper taukk
btw saya paling terganggu sama penonton yg datang ke bioskop terlambat, persis saat film sudah bermain beberapa menit. dan mereka duduk di depan saya. menghalangi pandangan! biasanya langsung agak hilang mood ntn kalo sudah begini..
saya pernah sebel dengan penonton lain yang rewelnya minta ampun. dua orang mbak - mbak yang malah asik ngobrol di tengah - tengah film. posisinya mereka ada di barisan kursi diatas saya.
spontan saya bentak dua mbak2 itu dengan suara yang cukup keras " HEH ! Bisa diem ga mbak ? Bisa gak sih ngoborlnya diluar aja. Jangan kampungan deh !! "
Sontak mereka langsung terdiam dan saya puas bisa "membungkam" mereka.
hahaha....
begitulah para penonton bioskop
ane juga pernah punya pengalaman tentang pertunjukan dalam pertunjukan. Waktu itu ane lagi nonton film 3D di hari biasa ama temen2 ane. filmnya Monster Vs Alien.
Ane masuk rada telat n' duduk di bangku paling belakang sebelah tengah. Dan waktu itu bioskop sepi. Udah film berjalan 1 jam, karena pegel pake kacamata 3D, ane benerin tuh kacamata, pas ane nengok ke kiri taunya ada pasangan lagi mesum di deretan sebelah kiri pojok. Mereka ciuman sambil tangannya merajarela. Ane kontak aja ngasih tau temen2 ane. Dan mereka ketawa2 coz pasangan mesumnya ciuman pake kacamata 3D.
Dan akhirrnya, ane nonton jadi gk konsen, malah lirik ke kiri melulu menonton "film yang lain".
Hahahahaha....
Silahkan login untuk memberikan pendapat