Thelma & Louise (1991) 0

Sabtu, 7 Mei '11 22:54

 

Thelma & Louise (1991), sebuah karya film dari salah satu sutradara favorit saya, Ridley Scott, menjadi flashback film review yang akan saya bahas dalam tulisan kedua saya ini.

 Sedikit basa basi, hingga detik ini, Thelma & Louise merupakan film road movie comedy thriller yang tidak bosan2 saya tonton berkali2. Mungkin ini factor scenario-nya yang menurut pendapat saya benar2 sebuah cerita yang cerdas sekaligus menggelitik.

Fokus pada 2 karakter utamanya yaitu Louise Elizabeth Sawyer (Susan Sarandon) dan Thelma Dickinson (Geena Davis), film ini bercerita tentang 2 sahabat karib yang berencana untuk melakukan camping. Kedua sahabat ini mempunyai sifat dan gaya hidup yang berbeda. Thelma, seorang ibu rumah tangga yang memiliki suami overprotective, Darryl Dickinson (Christopher McDonald), sementara Louise seorang karyawan pada sebuah restoran, memiliki kekasih Jimmy Lennox (Michael Madsen) , mempunyai masa lalu kelam di Texas. Keduanya akhirnya melakukan perjalanan untuk camping tanpa sepengetahuan suami dan kekasih masing-masing. Dlaam perjalanan, Thelma meminta Louise agar keduanya istirahat sebentar di sebuah bar. Disana, mereka bertemu sorang pria hidung belang Harlan Puckett (Timothy Carhart) dan mencoba merayu Thelma. Sebagai seorang wanita rumahan, sifat liar Thelma pun keluar dan keduanya akhirnya menari dan berdansa hingga mabuk di bar tersebut. Kelanjutannya, Harlan mencoba membawa Thelma ke areal parkiran untuk bercumbu. Thelma berontak, namun ternyata Harlan tidak tinggal diam. Melihat kejadian tersebut, Louise segera mengeluarkan pistol yang dibawa Thelma, dan akhirnya menembak Harlan setelah pria itu mengucapkan kalimat "S*ck my d*ck". Sejak malam itu, kehidupan kedua wanita tersebut berubah drastic. Thelma menyarankan untuk menghubungi polisi, sementara Louise memilih untuk tidak memberitahu siapapun. Kasus ini pun akhirnya diselidiki oleh detektif Hal Slocumb (Harvey Keitel) dan bosnya Max (Stephen Tobolowsky)

            Louise memutuskan untuk melarikan diri ke Meksiko, dengan modal uang tabungannya yang ditransfer kekasihnya. Di tengah perjalanan, Thelma & Louise bertemu J.D (Brad Pitt) seorang penipu muda yang menumpang di mobil Thunderbird milik Louise. Ketika sampai di penginapan, Jimmy telah menunggu Louise untuk berbicara secara pribadi dan memberikan uang yang diminta Louise. Thelma mengundang J.D untuk masuk ke kamar hotel, dan keduanya menikmati malam bersama. Paginya, ketika Jimmy berpamit untuk pulang, tanpa disadari Thelma meninggalkan kamar hotel dengan hanya ada J.D dan uang modal kabur ke Meksiko. Ketika Louise dan Thelma memeriksa ke kamar hotel, J.D dan uang tersebut sudah raib. Tidak berapa lama sejak insiden pencurian uang oleh J.D, pria itu pun ditangkap polisi dibawah pimpinan Hal, sehingga terkuaklah rencana Thelma & Louise menuju Meksiko

            Perjalanan keduanya dilanjutkan dengan mengalami banyak insiden. Menebus perasaan bersalahanya terhadap Louise, Thelma pun merampok sebuah mini market. Lalu keduanya sempat kena tilang oleh seorang polisi lau lintas (Jason Beghe) dengan aksi Thelma yang mengancam polisi dengan pistol ditangan. Keduanya menyita senjata polisi tersebut, beserta beberapa persediaan amunisi dan beberapa botol wild turkey. Ditenga h perjalanan pula Thelma menyadari apa yang menimpa Loise sewaktu di Texas. Keduanya melanjutkan perjalanan hingga Grand Canyon dan bertemu supir truk mesum (Marco St. John) hingga tiga kali sampai akhirnya mereka "mengerjai" supir truk tersebut. Plot diakhiri dengan scene pengejaran Thelma & Louise, keduanya sempat lolos namun terkepung di muka jurang Grand Canyon. Tidak mau tertangkap, keduanya memutuskan untuk terus mengendarai mobil hingga scene berakhir dengan Thelma & Louise beserta mobil Thunderbird-nya melayang di atas tebing curam.

            Well, menonton film ini sangat seru tanpa kita perlu emosi kemarahan untuk setiap scene-nya. Namanya juga komedi, maka thriller yang disajikan tidaklah terlalu berat dan complicated. Plot cerita yang ditampilkan benar2 menarik, sehingga menonton film ini selama 2 jam tidak akan membuat penonton menjadi jenuh. Ada beberapa hal yang membuat saya sangat menyukai film ini. Pertama, tentu saja acting kedua lead roles, Susan Sarandon dan Geena Davis. Kedua aktris pemenang Oscar ini berakting dengan sangat baik di film ini. Kekompakan dan kemistri yang ditunjukkan keduanya seolah memperlihatkan bahwa keduanya memang sahabat sejati pada dunia nyata. Selain itu dari segi teknis, yaitu pada tata music dan sinematografi di film ini yang menurut saya sangat pas untuk film bergenre road movie. Scene2 yang seru, seperti adegan pengejaran Thelma & Louise oleh polisi. Original score yang ditangani oleh Han      s Zimmer dengan sentuhan music Country dan western, dan pastinya plot yang tidak membosankan. Callie Khouri sebagai scriptwriter tau betul bagaimana menyajikan plot cerita yang tidak membosankan. Film ini juga menceritakan tentang feminism.

            Film ini sangat sukses di eranya, dengan pendapatan US$45,360,915 di Amerika saja. Selain itu, film ini juga dipuji banyak kritikus, dan diganjar nominasi dan penghargaan oleh beberapa asosiasi fil. Film ini meraih 6 nominasi Academy Awards, yaitu untuk Best Director (Ridley Scott), Best Actress In A Leading Role (Susan Sarandon dan Geena Davis), Best Cinematography (Adrian Biddle), Best Film Editing (Thom Noble) dan Best Original Screenplay (Callie Khouri), dimana film ini menang untuk kategori terakhir. Selain itu, Susan Sarandon dan Geena Davis juga dinominasikan untuk kategori Best Actress pada ajang Golden Globe dan BAFTA Awards. Sayangnya Hans Zimmer tidak mendapat nominasi pada ajang Oscar untuk Best Original Score, padahal menurut saya scoring yang ia ciptakan sangat bagus dan layak untuk diunggulkan.

            Sedikit informasi, menurut artikel yang saya baca dari Wikipedia, scene terakhir, dimana Thelma & Louise (sambil berpengangan tangan dan ada sebuah foto mereka terbang dihembus angin) memutuskan untuk melompat ke jurang, menginspirasi Lady Gaga dalam cerita akhir video klipnya yang berjudul Telephone, dimana ia berduet dengan Beyonce di lagu itu

 


Tag: film, oscar, academy award

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Silahkan login untuk memberikan pendapat