The Color Purple (US.1985) 1

Minggu, 3 Apr '11 06:37

 

Director : Stephen Spielberg
Cast : Whoopi Goldberr, Danny Glover, Margaret Avery, Oprah Winfrey, Desreta Jackson, Willard Pugh & Akosua Busia

Film ini menjadi sejarah salah satu kontroversi pada Academy Awards. Dengan 11 nominasi termasuk film terbaik tanpa satupun kemenangan dan tidak meloloskan nama Stephen Spielberg menjadi nominator sutradara terbaik, padahal Spielberg tahun itu menerima gelar sutradara terbaik dari Director Guild Awards untuk film ini.

The Color Purple diadaptasi dari novel berjudul sama karya Alice Walker. Mengangkat kisah hidup dua orang kakak beradik, Celie (Whoopi Goldberg) dan Nettie (Akosua Busia). Sedari kecil Celie dan Nettie telah terbiasa dengan hidup penuh penderitaan. Mereka hanya tinggal bersama dengan Sang Ayah (Leonard Jackson), sampai kemudian kebejatan sang Ayah mengakibatkan kehamilan bagi Celie muda (Desreta Jackson) dan parahnya sampai dua kali. Anak hasil hubungan gelap tersebut oleh Ayahnya dijual untuk mendapatkan uang demi kelangsungan hidup mereka.

Sudah jatuh tertimpa tangga pula sangat pas untuk hidup Celie. Tak lama setelah itu, Ayahnya dengan tega menjualnya pada Albert (Danny Glover), seorang duda tiga anak yang awal tampak akan membuat hidup Celie berubah, tetapi kemudian dia hanya diperlakukan bak budak. Hidup bersama Albert harus terbiasa dengan tabiat-tabiatnya yang keras. Hidup dengan  menjadi babak baru penderitaan dalam hidup Celia belasan tahun kemudian.

Keberadaan Nettie disisinya menjadi oase tersendiri. Nettie begitu menyayangi saudarinya. Cinta dilihatkan begitu kuat diantara mereka. Keseharian bersama Nettie selalu menjadi bagian paling membahagiakan bagi Celie. Nettie mengajarkannya membaca dengan menempelkan kertas pada benda-benda untuk dikenalinya dengan mudah. Tetapi kemudian saat Albert mulai memperlihatkan ketertarikan pada Nettie, kekhawatiran Celie akhirnya terjadi. Penolakan Nettie pada Albert membuatnya harus meninggalkan Celie dengan terpaksa. Pada perpisahan itu Nettie berjanji akan menulis surat untuknya, tetapi belasan tahun kemudian tanpa satupun surat datang. 

Tanpa Nettie, Celie membangun kesebaran menghadapi berat hidup bersama Albert, tidak ada satupun celah baginya untuk bisa melepaskan diri dari Albert. Sampai kemudian kehadiran seorang penyanyi Shug (Margaret Avery) yang kemudian akan mengubah hidup Celie. Shug yang merupakan kekasih Albert justru memperlihatkan kepeduliannya pada Celie Keberpihakan Shug pada kisah hidupnya membuat Celie seperti menemukan Nettie baru. Bersama Shug, Celie kembali menemukan oase barunya.

Plot utama film ini didukung dengan beberapa sup-plot menarik seperti bagaimana Celie berhubungan dengan Sofia (Oprah Winfrey) istri dari Harpo (Willard Pugh) anak tirinya. Kisah hidup Sofia sendiri menjadi penguat polemik ketakberdayakan perempuan-perempuan dalam kisah ini. Sofia yang ditampilkan dengan pribadi bertolak belakang dengan Celie, justru malah juga mengalami penderitaan yang tak jauh berbeda dengan Celie. Sofia bahkan harus mendekam di penjara karena keberaniannya.

Bagian awal film ini tampak dan terasa begitu sedih, brutal, dan tak berperikemanusiaan. Tidak mau terjebak pada film-film penuh kekerasan, bagian tengah film ini lebih memperlihatkan kedekatan unik antara Celie, Shug dan kisah hidup Sofia dengan fase kekerasan yang sangat minim. Menjelang film berakhir kekerasan ditampilkan kembali untuk mempertahankan rasa benci penonton pada karakter Albert. Untuk menguatkan alasan Celie yang tiba-tiba bisa begitu kuat dan berani untuk meraih kebahagiaan untuk hidupnya.

Tema kekerasan dan penindasan dalam kisah ini tidak menjadikan film terjebak pada film setype. Film ini justru sangat berpihak pada perempuan. Ketidakberdayaan perempuan kemudian menjadi pelajaran bagi perempuan-perempuan lain dan saling membantu untuk mendapatkan kelayakan dan persamaan hak atas hidup ini. Tentu menjadi sebuah kisah inspiratif bagi kita semua.

Film ini menjadi debut akting bagi Whoopi Goldberg dan Oprah Winfrey. Berkat penampilan yang memikat keduanya kemudian mengukir prestasi mendapatkan nominasi Oscar, masing-masing untuk Aktris terbaik dan Aktris pendukung terbaik.


Tag: danny glover, Stephen Spielberg, Whoopi Goldberr, Margaret Avery, Oprah Winfrey, Desreta Jackson, Willard Pugh, Akosua Busia

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

tnt 0 0
keluarga keluarga kulit hitam dan nasib perempuan di film ini memang dibuat sangat pahit, tetapi saya melihat Spileberg adalah seorang rasis di film ini...

Silahkan login untuk memberikan pendapat