The Adjustment Bureau: Ketika Manusia Melawan Takdir 2
Selasa, 29 Mar '11 07:53
Mungkin anda pernah bertanya-tanya, apakah hidup ini hanyalah serangkaian takdir yang tinggal kita jalani, atau pilihan kita sendirikah yang menentukan jalan hidup kita?
Dibuat berdasarkan cerita pendek Philip K. Dick, yang karyanya sudah kita kenal lewat Blade Runner, Total Recall, dan Minority Report, The Adjustment Bureau menggabungkan genre sci-fi dengan romance. Kombinasi genre ini memang jarang ditemui di Hollywood. Film-film yang pernah mencoba kombinasi ini yang saya ingat antara lain Gattaca, Wall-E, The Fountain, dan The Time Traveler's Wife.
Mengisahkan tentang David Norris (Matt Damon), seorang politikus muda yang sedang berkampanye memperebutkan kursi senat US, dan menurut polling terakhir, ia tidak akan berhasil mengalahkan lawannya. Saat mempersiapkan pidato kekalahannya di toilet pria, tanpa sengaja ia bertemu dengan Elise (Emily Blunt) yang sedang bersembunyi dari keamanan karena menjadi wedding crasher. Walaupun mereka hanya bercakap-cakap sebentar, pertemuan ini membekas di hati David dan menginspirasinya untuk mengimprovisasi pidatonya menjadi lebih jujur dan natural, sehingga malah akhirnya membuat poin pollingnya naik dan akhirnya kembali berpeluang besar memenangkan kursi tersebut.
Keesokan harinya, tanpa sengaja David bertemu kembali dengan Elise di dalam sebuah bus. Anehnya, sewaktu David menaiki bus tersebut, seorang pria bertopi memanggil-manggil David, dan sewaktu David tidak mendengar, dia tetap mengejar bus tersebut cukup lama walaupun tidak berhasil masuk ke dalam bus tersebut. Sementara itu, David dan Elise kembali berbincang dan mulai akrab satu sama lain, hingga akhirnya Elise menuliskan nomor teleponnya untuk David. Mereka berpisah dan David memasuki kantornya. Sambil membaca koran, dia tidak sadar orang-orang di kantornya semua ternyata tidak bergerak seakan video yang sedang di-pause. Dan ketika dia masuk ke ruangan meeting, ada orang-orang bertopi dan orang-orang berpakaian hazmat yang sedang meng-scan kepala para tim kampanye David dengan sebuah alat bersinar merah. David terkejut dan berusaha kabur... Apakah David dan Elise ditakdirkan untuk bersama? Siapakah pria-pria bertopi tersebut yang menamakan dirinya The Adjustment Bureau?
Sengaja saya tuliskan sedikit opening film ini untuk membuat anda penasaran, karena memang film ini bukanlah sebuah romance biasa-biasa saja. Malah agak sedikit mengingatkan saya pada Serendipity, walaupun Bureau memberikan kedua aktor utamanya lebih banyak adegan dibanding film itu. Dan boleh dibilang, chemistry antara Damon dan Blunt berjalan natural dan dialog2 yang ditulis George Nolfi cukup cerdas dan tidak klise.
Tentunya dengan genre sci-fi, film ini akan menampilkan special effects yang mengagumkan dan Hollywood kadang-kadang suka berlebihan atau dalam bahasa kita, lebay dan show-off dalam penggunaannya. Namun film ini sukses memadukan special effects tersebut ke dalam cerita secara pas tanpa kita sadari, karena saya merasa Nolfi lebih memfokuskan kekuatan cerita dan akting para pemainnya dibanding show off special effects. Dan itu adalah hal yang patut dipuji.
Nah, setelah anda menonton film ini, mari mencoba menjawab: siapakah yang menentukan jalan hidup kita - takdir, atau manusia sendiri?
Tag: sci-fi, Romance, Adjustment, Bureau, Matt, Damon, Emily, Blunt
Terkait:
-
O Honem do Futuro aka The Man From Future (Brazil)
Kamis, 12 Apr '12 11:22 -
A Lot Like Love (2005)
Senin, 19 Des '11 09:48 -
Ashes of Time (1994): Sisi Lain dari Kecepatan dan Kerapuhan Pedang
Jumat, 11 Nov '11 23:51
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Mahasiswa Sibuk: Good Take
-
kniwe: Good Take
-
AndriaGutama: Good Take
-
sabai: Informatif
-
Taruma: Good Take

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat