Biutiful (2010) 12
Senin, 31 Jan '11 12:13
Diputar di Jakarta pertama kali pas closing film di Jiffest 2010, tapi yah seperti biasa invitation only sehingga saya harus bersabar menunggu film ini diputar secara reguler di sini. Ketertarikan saya terhadap film ini ialah nama besar sang sutradara Alejandro González Iñárritu pembuat Amores Perros dan Babel. Seperti apa sih Biutiful?
Uxbal (Javier Bardem) memiliki pekerjaan yang agak serabutan, menghubungkan dia dengan banyak permasalahannya, melakukan bisnis perdagangan gelap sehingga mempertemukan Uxbal dengan hubungan antar etnis yang terjalin manis. Pun kemampuannya melihat hal2 gaib, mistis pun juga memberinya pemasukan kehidupan sehari-harinya untuk menghidupi seorang putra dan putrinya.
Uxbal seorang sosok ayah yang kuat, tegas dan penuh kasih sayang. Banyak scene dalam film ini yang bikin saya hampir menitikkan air mata melihat hubungan antar bapak-anak. Javier memang tidak diragukan untuk peran seorang bapak di sini :D
Namun dibalik kekuatannya itu dia juga seorang yang rapuh, apalagi dia bisa melihat kapan hidupnya akan berakhir serta dipertegas dengan vonis dokter bahwa penyakit kanker prostat membuat hidupnya cuma bisa bertahan 2 bulan lagi.
Dua bulan itu waktu yang sebentar, untuk bisa terus bersama anak2 tersayangnya, untuk bisa melihat senyum mereka saat dia memutuskan rujuk kembali dengan ibu dari anak2nya. Sebentar untuk terus mengumpulkan uang demi masa depan anak-anaknya. Sebentar untuk mengungkapkan betapa cintanya dia kepada istrinya yang telah ditinggalkannya. Sebentar untuk bisa membantu teman2nya dalam menjalankan usahanya meskipun mereka illegal di Barcelona. Sebentar untuk terus menyampaikan pesan2 arwah mereka meninggal pada keluarga yang ditinggalkan.
Semua dilakukan Uxbal, berusaha membenahi masalah dan utang2 yang ada di dunia agar kelak dia bisa meninggalkan semuanya dengan lega.
Iñárritu mengemas semuanya dengan apik, depresif, galau dan muram namun justru terdapat kehangatan dan kelembutan di dalamnya. Banyak pesan2 hidup di dalamnya namun tidak berusaha menggurui penontonnya. Saya sempat berpikir akan bosan dengan durasi 2,5 jam waktu yang cukup lama untuk sebuah film drama. Ternyata saya malah tidak ingin melewatkan setiap adegannya. :) Kalo kalian gimana pendapatnya? Udah pada nonton blum?
Tag: Alejandro Gonz lez I rritu, javier bardem, Biutiful
Terkait:
-
Vicky Cristina Barcelona (2008): Liburan Musim Panas di Barcélona
Minggu, 20 Nov '11 02:10 -
Biutiful (2010)
Jumat, 4 Feb '11 08:28 -
Biutiful: sebuah pesan damai
Selasa, 1 Feb '11 17:51
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
kucing_usil: Box Office
-
bitterjoy: Informatif
-
kniwe: Box Office
-
Taruma: Box Office
-
sabai: Box Office

Komentar:
I love this movie. Biutiful... this movie portrays an ugly truth in a beautiful way!
iya..film ini bagus khas innaritu
Silahkan login untuk memberikan pendapat