ScreenDocs!Regular #2: Down Syndrome 0

Rabu, 19 Jan '11 03:12

Gedung Kesenian Solo (GKS) bekerjasama dengan In-Docs dan Gothe institut Indonesia menyelenggarakan pemutaran dan diskusi film dokumenter dalam program ScreenDocs!Regular pada tanggal 19 Januari 2011 Jam 19.00 - 22.00 WIB di GKS. Program pemutaran yang dilakukan secara reguler sebulan sekali ini akan menghadirkan film-film dokumenter Indonesia dan luar negeri untuk masyarakat Solo sebagai ajang apresiasi dan berbagi pengetahuan lewat media film. dalam program ScreenDocs! Regulsr #2 kali ini akan menghadirkan dua film Indonesia. Kedua film ini menghadirkan cerita tentang Down Syndrome (DS) yang sebagian besar masyarakat Indonesia menganggapnya sebagai keterbelakangan mental.

SOIna
Anom Bayu Susanto, Indonesia, 2009, 25 min
Sebuah film dokumenter berdurasi 25 menit yang khusus dibut untuk SOINA (Special
Olympics Indonesia). Bulan November 2008, SOINA menggelar acara rutin berskala nasional di Jakarta. Peserta yang berpartisipasi datang dari berbagai penjuru Indonesia. Aswin dan nadziroh adalah dua dari sekian banyak peserta yang berlomba. Film ini mengikuti perjuangan mereka, perjalanan mereka berlomba dan meraih kemenangan.

Serupa Tapi Tak Sama
Dewi Yanti, Indonesia, 2010, 15 min
Tak ada manusia yang terlahir sempurna, begitu pula dengan Yana (8 Tahun) seorang anak perempuan yang terlahir dengan penyakit down syndrome atau cacat mental yang memiliki wajah yang hampir sama diseluruh dunia. namun, hal itu tidak menyurutkan semangat Ibu Yuliana untuk tetap membesarkan anaknya dan memberikan pendidikan layaknya anak normal, dengan penuh kesabaran dan kasih sayang,perlahan-lahan Yana tak terlihat seperti anak cacat mental yang lain.
Penghargaan :
- Nominasi FESTIVAL FILM INDONESIA 2010 (FFI) kategori film dokumenter terbaik

info : www.gedungkeseniansolo.org


Tag: Film Dokumenter, gedung kesenian solo, screendocs

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Silahkan login untuk memberikan pendapat