Original Soundtrack 34
Kamis, 9 Des '10 03:11
Salah satu hal yang diingat dari sebuah film adalah soundtracknya. Selain skenario dan jalan ceritanya, atau dialog yang ada di dalamnya. Soundtrack yang bagus, akan menambah nilai film tersebut di mata penontonnya.
Soundtrack yang apik juga bisa mendukung adegan yang sedang berlangsung di layar kaca atau layar bioskop kesayangan Anda. Misalnya, saat adegan awal film "Hitman", terdengar lagu "Ave Maria" yang dimainkan di latarnya. Lagu "Ave Maria" mendukung suasana mencekam yang terlihat saat latihan para calon anggota 'The Organization'. Perasaan penontonnya pasti akan sangat berbeda jika saat adegan awal film "Hitman" terdengar lagu "Heal The World" atau "You're Not Alone"nya Michael Jackson. Suasana adegan yang diperlihatkan, oleh para penontonnya tidak akan bisa dirasakan.
Dan jika lagu latar mempunyai lirik yang dinyanyikan, tidak hanya sekedar instrumental, biasanya mendukung juga maksud dari sebuah adegan. Contohnya saja lagu "Ave Maria " tadi. Liriknya yang berkata: "Sancta Maria, Mater Dei, ora pro nobis peccatoribus. Nunc et in hora mortis nostrae" (artinya: Holy Mary, Mother of God, pray for us sinners. Now and at the hour of our death) sangat pas dengan adegan para calon pembunuh, anak-anak kecil yang terbuang dan dibuang, yang diperlihatkan, sedang dilatih untuk menjadi pembunuh professional.
Atau lagu latar adegan akhir film "Wicker Park". Lagu "The Scientist"nya Coldplay sangat cocok dengan adegan saat Matt bertemu dengan Diana, kekasihnya yang selama ini terpisah darinya. Liriknya yang berkata: "Come up to meet you, tell you I'm sorry. You don't know how lovely you are" saya kira sangat menggambarkan adegan yang diperlihatkan.
Lagu latar film "The Butterfly Effect 1", yang dibawakan Oasis: "Hold up. Hold on. Don't be scared. You'll never change what's been and gone." Menggambarkan bagaimana film itu dari awal hingga akhir: bahwa manusia tidak bisa mengubah apa yang sudah terjadi dan yang sudah berlalu.
Saya juga teringat lagu "Hero"nya Regina Splektor, yang mengalun di film "500 Days of Summer" saat adegan 'expectation and reality'. Hingga bagaimana lirik: "i'm the hero of the story" benar-benar menggambarkan adegan itu.
Juga beberapa dari kita akhirnya menyukai sebuah soundtrack karena pada awalnya menyukai sebuah film. Biasanya untuk mengingat-ingat adegan yang kita sukai.
Misalnya saya. Jika mendengar lagu "Here With Me"nya Dido, saya akan teringat film "Love Actually"; saat adegan seseorang yang menyukai istri sahabatnya dan akhirnya ketahuan. Atau saat mendengar lagu "I'm Lost Without You"nya Air Supply, saya akan teringat adegan patah hati seorang DJ di film "Bad Company".
Pemilihan atau penggarapan soundtrack yang bagus, pasti akan mendukung keindahan dan nilai sebuah film di mata penontonnya, dan kadangkala juga sebaliknya.
Jadi, apakah soundtrack film favorit Anda?
PS. Tulisan ini untuk para music scoring yang namanya kadang diabaikan, karena biasanya orang malas melihat "credit" film di akhir seluruh adegan.
Tag: soundtrack
Terkait:
-
Sahabat Selamanya
Minggu, 10 Okt '10 03:41
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
AndriaGutama: Good Take
-
sabai: Mencekam
-
kniwe: Good Take
-
jamur: Box Office
-
Aria Gardhadipura: Good Take
-
moti: Good Take
-
JuliaJessicaJennifer: Informatif
-
nonaney: Good Take
-
Taruma: Good Take
-
Tjokke Cokke: Good Take
-
rohanisyawaliah:
-
Panjie GunKzerizawa: Good Take
-
Indra Adiwijaya: Good Take
-
itsmaudy: Good Take
-
yufan: Good Take
-
dwihatmodjo: Good Take

Komentar:
Tiap denger lagu ini langsung di kepalan gue muter adegan nyebrang zebra cross itu... ouuuuccchhh.... *bunuh diri*
synder tau bener bikin film superhero artistik dengan lagu legendaris pula...
favorit tetep Regina Spektor - Hero di adegan "expectations-reality", adegan dan liriknya NAMPAR banget ;p
hey, it's Nat King Cole, not Dylan
Btw, menurut pengalaman saya, tidak ada yang namanya kebetulan di dunia ini
Hey, open wide here comes original sin...
No one's got it all...
Power to the people, we don't want it.
We want pleasure, and the T.V.s try to rape us.
And I guess that they're succeeding.
Now we're going to these meetings,
but we're not doin' any meetin'.
And we're trying to be faithful,
but we're cheatin'...
I'm the hero of the story, don't need to be saved.
[Regina Splektor - Hero]
*alunan pianonya cocok bener sama adegan paling "menyesakkan" itu*
Semua soundtrack (lagu / backsound) di film "Melody" (1971). OMG!! Bukan "Melodi" film Indonesia lo.
[2.]
"Singin' in the Rain (1957)," bukan deretan lagu-lagu yang benar-benar bagus (kalau dinilai dari sisi musiknya). Tapi untuk sebuah track film musikal, film ini lah contoh film musikal yang deretan lagu-lagunya sangat menyatu dengan filmnya sendiri. May fave musical!
Sisanya inget-inget dulu....
I can't take my eyes off you sabai
#nyanyi :-D
eh, tetapi menurut Saya lagu-lagu di Chicago, Nine, Moulin Rouge, atau DeLovely juga super mantap.
filmnya CLICK,,
*meleleh. . . .
love so much ( love KEANE )
trus lagu sound of silence di film wanted.. pas di adegan funeral, melodramatis banget.
entah knapa, pas aja menggambarkan nuansa sentimentil karakter cowo di situ.
Oh ya, dan lagu Mad World yang diputer di klimaks Donnie Darko.. sangat dalem juga maknanya..
Tahun lalu (2010) saya suka dengan score milik Alexander Desplat (didalam film The King's Speech).
Kalo Score... punya "Departures" seru buat pengantar tidur..
sama
Aerosmith - I Don't Wanna Miss a Thing di Armagedon
i wonder if u know how we live in tokyo..
(tau de judulnya apa), bikin g ngulang 2x nontonnya en lagunya bergaung dlm benak g.. lamaaaaa banget
yg tak terlupakan soundtrack-nya pearl harbour
in my life i'll always see u soar above the sky... (lupa jg judulnya, pdhl sering dinyanyiin di karaoke, kalo ga salah there u'll be dech, apa bukan ya??)
en.. soundtrack-nya the myth ama curse of the golden flower.. hayah.. hati ini ngilu2 dengernya.. so sad, so tragic.. T.T
Mark Anthony & Tina Arena - I want to spend my lifetime loving you. (the mask of zorro)
beuuuhhh speechless lah denger lagu ini,, nyentuh bgt jow..
sama lagu Highway to hell-nya ACDC,,
bbbbrrrrrrr...mencekam bgt waktu adegan Kimberly (A. J. Cook) sadar dr 'penglihatan' nya trus nyari lagu itu di radio, dia langsung panik, dan ga lama, booooommm..
semua 'penglihatan' nya jadi kenyataan..
berasa takdir yg sudah terlihat..
Twilight series biarpun filmnya bikin sy booring tapi soundtracknya keren lah..
soundtrack film emg slh satu faktor jg yg buat penonton ikt masuk k dlm situasi film itu.. semakin penonton terbawa sm jalan crtny, yaa film itu bs dikatakan berhasil...
Silahkan login untuk memberikan pendapat