Hot Fuzz 2
Senin, 29 Nov '10 17:27
Tidak ada film yang jelek. Sama seperti buku atau artikel yang dituliskan seseorang. Selama dibuat dengan sebuah niat dan kesungguhan, tidak ada film/buku/tulisan yang buruk. Semua hanya bergantung pada suasana hati (mood) kita saat menonton atau membacanya.
Hal ini juga yang saya rasakan ketika menonton film Hot Fuzz. Film yang (ternyata) diniatkan sutradaranya sebagai sebuah film komedi. Ada yang berbeda ketika suasana hati saya menginginkan sebuah tayangan komedi, dan ketika di lain waktu ingin menonton adegan action. Film ini termasuk jenis (genre) film yang sulit didefinisikan.
Tetapi setelah menonton film ini sampai 5 kali, barusan yang ke 6 kali, saya mulai memahami kalau film ini adalah sebuah satire terhadap pemerintahan di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Film ini menceritakan tentang polisi yang prestasinya sangat bagus, rajin bekerja, dan mempunyai loyalitas yang tinggi pada pekerjaannya. Tetapi kenyataan yang dia terima adalah sebuah ironi. Dia dipindah tugaskan ke sebuah desa yang terlihat tenang, tanpa angka kriminalitas. Penyebabnya sederhana: teman-temannya merasa iri, dan tidak menyukainya karena semua pekerjaan mereka diambil alih oleh polisi yang sangat rajin ini.
Tetapi sebuah kebiasaan memang susah untuk dihilangkan. Di tempat dinas barunya, dia tetap rajin bekerja meskipun rekan-rekannya malah mengejeknya. Hingga suatu saat rangkaian peristiwa kematian yang janggal terjadi di desa itu. Insting polisi ini kembali bekerja, yang akhirnya berhasil membongkar sebuah jaringan kejahatan yang dipimpin oleh atasannya, kepala polisi di desa tempat dia bekerja.
Seperti cerita di sebuah film action, bukan?
Tetapi kalau suasana hati Anda sedang gembira dan selera humor Anda tinggi, Anda akan langsung mengenali kalau film ini adalah sebuah komedi. Atau lebih tepatnya sebuah parodi.
Terkait:
-
Four Lions
Minggu, 6 Feb '11 01:29 -
Parodi Keren Film Hollywood
Selasa, 26 Jan '10 14:03
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
kniwe: Good Take
-
sabai: Informatif
-
Rijon: Good Take
-
JuliaJessicaJennifer: Good Take

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat