Paranormal Activity 2 (2010) 4

Minggu, 28 Nov '10 07:14

sobekan tiket bioskop tertanggal 27 Oktober 2010 adalah Paranormal Activity 2. Ini dia sekuel dari film Paranormal Activity (2009) yang surprisingly cukup sukses di pasaran. Entah karena alasan komersialisme atau demi memuaskan para fans, pihak pembuat film memutuskan untuk membuat film keduanya. Pertama kali mendengar hal ini, gue cukup khawatir bahwa film kedua ini akan merusak rasa dan image yang sudah dibangun dengan sangat baik oleh film pendahulunya. Tapi ya tetap saja sayang untuk dilewatkan.

Kali ini cerita berpusat pada keluarga yang memiliki hubungan dengan Katie dan Micah (karakter di film pendahulunya) mengira bahwa rumah mereka yang berantakan telah dimasuki oleh maling. Sang ayah pun memasang sekitar enam kamera pengawas di dalam rumahnya. Kemudian mereka pun menemukan bahwa kejadian yang tertangkap oleh kamera bisa saja mengancam nyawa mereka semua, termasuk si balita.

Ketika nonton film ini, gue cukup sedikit menurunkan ekspektasi gue karena biasanya kemunculan film sekuel adalah karena si pembuat film ingin sekali lagi meraup untung lewat brand image yang sudah diciptakan lewat film pendahulunya. Selain itu, gue juga sudah mempersiapkan diri bahwa adegan-adegan horor yang akan muncul kurang lebih akan sama dengan film pendahulunya. Tapi ternyata semua kekhawatiran gue tersebut disangkal dengan baik oleh 90 menit hasil rekaman kamera dari film ini.

Film ini bukan saja menyajikan adegan-adegan menyeramkan yang membuat posisi duduk gue sedikit tenggelam diantara bangku bioskop, tapi juga menyajikan adegan-adegan creepy yang tidak disangka-sangka. Kalau masih ingat dengan film pendahulunya, suara-suara creepy yang muncul pun akan lebih mengerikan dan membuat bulu kuduk berdiri. Bukan cuma suara, tapi juga mengerikan bagaimana melihat reaksi para karakter disini terhadap keanehan yang terjadi di rumah mereka. Tapi memang harus gue akui, pola "serangan"nya cukup mirip, ya wajar wong "setan"nya sama *ups, semoga engga spoiler* ;p

gambar diambil dari sini

Harus gue akui, pembuat film ini cukup setia dengan idealisme awalnya ketika membuat film pendahulunya. Apalagi dengan "beban" bahwa film sekuel harus lebih baik daripada film pendahulunya. Film ini terlihat dibuat tidak dengan asal jadi dan dengan cerita yang asal saja yang penting dapat untung. Para pembuat film jelas tidak saja menyajikan kengerian yang berbeda dan berlebih, tapi juga memberikan jalan cerita yang sangat, sangat jenius. Jalan cerita di film ini dibuat untuk melengkapi cerita di film pendahulunya, sehingga rasanya kurang tepat kalau disebut film sekuel. Jalan cerita di film ini akan menjawab berbagai pertanyaan yang muncul sejak film pendahulunya. Rasanya hal ini menambah satu alasan lagi untuk tidak melewatkan film ini di bioskop.

Gue cukup suka dengan penggambarkan para karakter yang muncul di film ini. Seperti yang sudah gue bilang, film sekuel harus "lebih" daripada film pendahulunya. Maka di film ini, tidak tanggung-tanggung, "menghidangkan" lima karakter di atas meja makan untuk "disantap"; sang ayah, sang ibu, anak remaja perempuan, sang balita, dan sang anjing. Seperti pendahulunya, film dibangun dengan melihat bagaimana kepribadian karakter dan interaksinya dengan karakter lainnya. Pendalaman karakter pun jelas terlihat ketika dimunculkan konflik dan situasi aneh yang terjadi di dalam rumah mereka. Mungkin banyak pemilik anjing sangat mengerti tingkah laku anjingnya lewat gerak-geriknya, atau hampir semua ibu mengerti apa yang dirasakan si balilta walaupun ia belum bisa berbicara. Tapi lewat film ini, penonton dibuat menjadi sangat peka untuk bisa merasakan apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan oleh si anjing dan si balita.

gambar diambil dari sini

Bukan film sekuel yang mengecewakan dan wajib ditonton untuk pencinta film-film sejenis ini, khususnya bagi yang terlanjur jatuh cinta dengan film pendahulunya.

 

telah diterbitkan sebelumnya di


Tag: horor, dokumenter, thriller, hantu, balita, setan, roh jahat

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

sabai 0 0
nonton paranormal activity 1 di bioskop dulu BOSEN ABISS... jadi sama sekali nggak pengin nonton yg ini : )
sabai 0 0
dan sama sekali nggak serem... rugi bayar tiket bioskopnya! : ))
IRwan ade Saputra 0 0
wah=_=''
angrynerdrock 0 0
saya sama kayak sabai, dulu nonton yang pertama bosen, padahal saya penakut banget

tapi walaupun saya penganut kepercayaan sekuel biasanya lebih buruk, PA 2 ini tetep nyobain mungkin kapan2, siapa tau memuaskan hehe..

Silahkan login untuk memberikan pendapat