[Review] Legend of the Guardians: The Owls of Ga'Hoole 2
Senin, 11 Okt '10 08:59
Legend of the Guardians: The Owls of Ga'Hoole
"Sebuah Animasi 3D yang harus dikoleksi Blu-Raynya" -CB
Untuk urusan film animasi (terutama 3D Animation) saya termasuk orang yang sangat teramat picky terhadap kualitas animasi tersebut. Hal-Hal yang tidak akan luput dari pantauan saya adalah : Storyline, Character Expression, Secondary Animation, Sound FX, Special FX, dan tentunya Lighting. Dan ini review dari saya.
Jumat kemarin, teman saya menyarankan kita bermain-main ke kota sebelah Seattle, yang bernama Bellevue, jika di perumpamakan Seattle itu jakarta utara, Bellevue termasuk Jakarta Selatannya Washington, Setelah makan siang-sore (jam tanggung) saya menyarankan kita nonton film di dekat sana. Ternyata disana sedang di putar Legend of the Guardians : 3D IMAX
Legend of the Guardians merupakan film animasi dari Studio bernama Animal Logic, sebuah company yang sudah exist di dunia Special FX sejak awal 90an. Film ini adalah film animasi kedua yang di produksi oleh company ini. Mungkin semua masi ingat betapa lucu dan menariknya film Happy Feet? Itu adalah animasi pertama dari studio mereka. Mungkih jika dilihat dari history animasi mereka, tidaklah sepanjang Disney, Pixar, Dreamworks atau Blue Sky. Tetapi jika kita melihat dari sisi iklan komersial ataupun Special FX, mereka bukanlah company baru. Sebut saja beberapa yang pasti hampir semua pecinta film tahu : 300, Harry Potter, Lord of the Rings, The Matrix, dan lainnya yang dapat anda lihat di web mereka.
Sutradara animasi inipun sedikit membuat saya terkejut. Bagaimana tidak, Zack Snyder adalah sutradara dibalik film animasi ini. Sebuah kejutan besar bagi saya di akhir film ini. (Sedikit info untuk merefresh siapakah Zack Snyder. Director: 300, Dawn of the Dead dan Watchmen). Dilihat dari history dia sebagai director di Wiki, ini merupakan animasi pertama dari dia. Tetapi memang seorang Zack adalah sutradara yang patut di berikan two thumbs up. Animasi pertama dia ini termasuk one of the best yang pernah saya tonton.
Dari semua casting pengisi suara, ada 2 orang yang membuat saya "wow" pada saat melihat credit akhir film ini: Hugo Weaving dan Geoffrey Rush. Ternyata bukan hanya acting saja yang mereka saya berikan jempol, tetapi jadi pengisi suarapun mereka salah satu yang terbaik.
Storyline. Kesan pertama yang saya dapat pada saat film ini sedang berlangsung adalah, seperti menonton film Lord of the Ring + Narnia, tetapi character manusianya di ganti jadi burung hantu. Storyline yang simple tetapi tetap menarik untuk di tonton. Bercerita tentang kakak beradik burung hantu yang di culik untuk di jadikan budak dan tentara "Pure Ones" untuk melawan tentara Ga'Hoole. Bercerita tentang bagaimana kedua kakak beradik yang berasal dari keluarga sama yang akhirnya mengambil jalur hidup masing-masing. Intrik perperangan antara kedua kubu ini walau tidak epic, tetapi tetap seru untuk di nikmati. Mungkin storyline bukanlah suatu hal yang kuat dan terkesan recycle dari film-film hollywood lainya, tetapi saya masih tetap menganggapnya cukup appropriate.
Character. Character utama (Soren dan Kludd) mempunyai characteristic yang sangat kuat, kedua burung hantu tersebut mempunyai kepribadian yang bertolak belakang dan juga tujuan hidup yang berbeda. Character suporting lainnya (Twilight, Gylfie, dan Digger) mengingatkan saya kepada side-kick yang selalu setia membantu sang aktor utama. Setiap character mempunyai role yang berbeda, dan setiap character mempunyai characteristic yang sangat kuat. Malah saya bilang Character Boron (pemimpin Guardians) sedikit lemah, dibandingkan dengan pemimpin Pure One. Character Ezylryb mungkin menjadi character favorite saya dalam animasi ini. Disuarakan oleh Geoffrey Rush dengan khas gaya bahasanya, dan juga character ini seperti seorang Mentor tua yang ingin mengajarkan apapun skillnya kepada calon penerusnya. Ezylryb adalah warrior legendaris yang sangat di kenang oleh para kaum Owl.
Animasi (Paragraf ini terdapat banyak Jargon yang di pakai dalam dunia animasi). Jika animasi merupakan manusia atau makhluk yang berkaki 2, hal itu cukup mudah untuk dipakaikan MoCap (Motion Capture), tetapi jika characternya burung? hal ini sedikit repot jika di MoCap menurut saya. Pada saat saya mengetik article ini saya belum sempat membaca bagaimana dan technique apakah yang di pakai oleh Animal Logic dalam memproduksi animasi ini. Asumsi awal saya adalah Lead Animator mereka yang men-setup main keyframe, dan Animatornya yang meng-clean up animasinya. Sebuah process yang membutuhkan observasi sangat lama terhadap berbagai jenis burung dan terutama burung hantu. Terbang setiap burung terlihat tidak procedural, setiap character burung ada expresi yang sangat jelas, dan juga secondary animationnya sangat menakjubkan.
Rendering dan Modeling. Ternyata HP untuk di dunia animasi hampir di akui oleh siapa saja (Terbukti Dreamworks juga memakai HP dalam membuat 3D animationnya) dan juga Animal Logic memakai mereka dalam pembuatan ini (untung disini end credit diputar sampai habis, tidak seperti bioskop di indonesia yang terkadang masi credit rolling, sudah di cut, atau tukang sapunya sudah melototin para penonton yang masi tersisa di dalam). Rendering memakai Renderman (untuk info lebih lanjut dapat di baca di wikipedia).
Lighting. Lighting Legend of the Guardian mungkin merupakan salah satu yang terbaik yang pernah saya lihat di dunia animasi (Selain Beowulf, Ratatouille dan UP). Dan ternyata jika kita melihat list creditnya, 3D Lighting artisnya mungkin ada lebih dari 40 (lebih banyak dari animator dan Environment artist) membuktikan jika sebuah film tidak akan indah jika Lighting tidak dijadikan prioritas.
3D IMAX. Kelebihan IMAX dengan 3Dnya adalah : Sound Quality IMAX diatas bioskop normal dan 3D gambarnya termasuk salah satu yang terbaik (Dibanding 3D biasa dan RealD-3D). Kekurangan film yang memakai 3D format : kehilangan detail gambar dikarenakan mata kita terlalu menikmati 3D effectnya. Jadi saya menyarankan jika memungkinkan, tontonlah 2 kali. 1 kali di 3D dan yang kedua kalinya nonton yang versi standardnya.
Akhir kata, saya sangat merekomendasikan film Legend of the Guardians kepada siapapun. Sebuah animasi yang dapat di nikmati oleh keluarga, pasangan, bersama teman, ataupun sendiri. Dan patut dikoleksi Blu-Ray atau DVDnya.
Overal Rating : A+
Tag: animasi, 3D, Legend of the Guardians
Terkait:
-
Toy Story 3: Pixar did it again...!
Selasa, 22 Jun '10 10:28 -
Shrek The Final Chapter – It Ain’t Ogre ‘Till it’s Ogre
Kamis, 20 Mei '10 18:14 -
How to Train Your Dragon : Beda!
Jumat, 26 Mar '10 17:01
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
kniwe: Good Take
-
AndriaGutama: Good Take
-
jokotarub: Box Office

Komentar:
gile ini film ajiiiiib banget animasinye yak!!!
ntu burung2 kayak burung beneran, cakeeeep!!
animasi ny keren bgt..
cerita ny dapet..
keren lah.. hehehe
Silahkan login untuk memberikan pendapat