The Melancholy of Suzumiya Haruhi (Japan, 2006): God is a girl? 2

Kamis, 30 Sep '10 14:47

 

Pernahkah terlintas di pikiran anda, sebuah cerita fiksi mampu menjadi fenomena luar biasa, dan bahkan karakternya dijadikan "Tuhan" oleh para penggemarnya? Tentu saja jawabannya "pernah". Tapi bagaimana jika sang karakter yang di"Tuhan"kan ini adalah seorang gadis pelajar kelas 1 SMA ?

Diangkat dari novel karya Tanigawa Nagaru, serial animasi Jepang (anime) ini mengisahkan seorang extraordinary girl bernama Suzumiya Haruhi. Jika dilihat sekilas, Haruhi hanyalah seorang gadis remaja cantik yang baru saja menjadi siswi SMA. Namun, sifat dan tingkah lakunya yang tidak biasalah yang membuatnya sulit dipahami. Pada hari pertamanya di SMA, ketika setiap siswa di kelas memberikan perkenalan formalitas secara individu, tidak ada yang akan pernah melupakan kalimat yang keluar dari mulut Haruhi:

"I'm Haruhi Suzumiya, from East Junior High. First off, I'm not interested in ordinary people. But, if any of you are aliens, time-travelers, or espers, please come see me. That is all!"

"Perkenalan" ini membuat seisi kelas terdiam sejenak, bingung harus merespon bagaimana. Namun, sang narator cerita lah yang paling terkejut dengan peristiwa tersebut. Kyon, bukan nama aslinya, pemuda yang duduk tepat di depan Haruhi, mau tidak mau menoleh untuk memastikan pendengarannya tidak salah. Berbanding terbalik dengan Haruhi, Kyon tidak percaya dengan hal-hal aneh dan mistis seperti yang disebutkan Haruhi.

Kyon berhasil mendapat beberapa informasi tentang Haruhi dari Taniguchi, teman SMP Haruhi. Salah satu "aksi"nya yang paling menghebohkan adalah menggambar sebuah kode aneh di lapangan SMP pada malam hari untuk memanggil UFO dari luar angkasa dan berujung hukuman dari pihak sekolah (belakangan terungkap fakta unik tentang peristiwa pembuatan kode aneh tersebut yang, jujur saja, membuat saya kaget). Selain itu, rupanya Haruhi cukup "bermurah hati" pada laki-laki yang tertarik padanya. Ini dibuktikan dengan tidak pernahnya Haruhi menolak setiap pemuda yang menyatakan perasaannya. Meskipun, alasan Haruhi di belakang itu adalah pencariannya akan mahkluk yang tidak biasa dan membosankan seperti manusia. Sifat cepat bosan Haruhi ini juga ditunjukkannya di SMA. Kyon memperhatikan bahwa Haruhi telah mencoba semua kegiatan ekstra yang ada di sekolah, hanya untuk berganti ke kegiatan lain esok harinya. Dan, amazingly, she did well in all of those activities. Hal ini yang disayangkan oleh Taniguchi, karena jika saja Haruhi berpikiran seperti manusia normal, dia akan menjadi salah satu siswi terpopuler karena kecantikan dan kemampuannya di bidang olahraga.

Semua siswa di kelas telah berusaha berbicara dengan Haruhi, namun semuanya berujung dengan tatapan sinis atau bentakan mengusir. Hingga suatu hari, Kyon memberanikan diri mengajak Haruhi bicara, hanya untuk mengomentari gaya rambutnya yang selalu berubah tiap hari. Sejak saat itu, selalu ada percakapan kecil tiap pagi sebelum pelajaran dimulai, dan perlahan, Kyon mulai memahami sifat aneh Haruhi yang ingin mencari "ketidakbiasaan" di dunia ini. Namun, sebuah argumen dari Kyon tentang bagaimana hanya mereka yang jenius yang bisa menemukan sesuatu yang luar biasa ternyata memicu tindakan yang tidak disangka-sangka. Haruhi memutuskan untuk membuat sendiri sebuah klub sekolah untuk menjadi wadah ambisinya tersebut. Bisa ditebak, Kyon dipaksa untuk menjadi anggota pertama dan tidak bisa menolak karena berbagai ancaman dari Haruhi.

Dalam waktu singkat, Haruhi berhasil mendapatkan ruangan sebagai tempat berkumpul. Ruangan tersebut merupakan bekas klub literatur yang telah bubar karena anggotanya telah lulus. Yang masih harus dilakukan adalah mencari anggota dan izin aktivitas dari kepala sekolah. Anggota kedua yang direkrut adalah Nagato Yuki, seorang gadis mungil pendiam yang selalu membaca buku-buku berat, Asahina Mikuru, gadis cantik tapi ceroboh senior kelas 2 yang diculik paksa oleh Haruhi karena sedang melamun, dan Koizumi Itsuki, pemuda murah senyum yang baru saja pindah ke SMA Haruhi. Secara misterius, ketiga orang tersebut mau bergabung dengan klub Haruhi meskipun mereka sama sekali tidak tahu tujuan dari pendirian klub itu, yang belakangan diberi nama SOS BRIGADE.

Lalu, apakah masalah selesai sampai di situ? Tentu saja tidak. Di tengah kegalauan Kyon tentang Haruhi dan klubnya itu, masing-masing anggota SOS BRIGADE setelahnya mengungkapkan identitas asli dan tujuan mereka bergabung dengan Haruhi. Meskipun dengan latar belakang dan penjelasan yang berbeda (baca lagi quote dari Haruhi di atas), Nagato, Asahina, dan Koizumi mempunyai satu kesimpulan: Haruhi adalah pusat dari dunia. Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini adalah kehendak Haruhi berdasarkan mood-nya, dan jika ingin, ia bisa menghancurkan dunia dalam sekejap mata. Singkat kata, dunia yang didiami Kyon adalah dunia ciptaan Haruhi, yang ironisnya (sekaligus untungnya), sama sekali tidak menyadari kapasitasnya tersebut.

The Melancholy of Suzumiya Haruhi adalah fenomena luar biasa di Jepang. Dampak yang dihasilkan dari novel dan animenya benar-benar sulit dipercaya akal sehat. Novelnya sendiri menjadi best seller serta memenangkan berbagai penghargaan, sementara animenya menjadi Best Anime tahun 2006. Di kalangan "Otaku", alias maniak anime, Haruhi dianggap sebagai "Tuhan", dan muncul budaya "Haruhism", sebagai bentuk kepercayaan mereka terhadap Haruhi. Ekstrem, memang. Ini diduga menjadi salah satu alasan mengapa Haruhi tidak pernah tayang secara resmi di Indonesia. Mirip dengan yang hampir terjadi dengan seri anime lainnya, Bleach dan Death Note.

Novelnya sejauh ini telah terbit 9 volume, dan direncanakan berakhir pada volume 10. Versi animenya tayang perdana pada 2006 dengan 14 episode, dan 3 tahun kemudian dibuat re-runnya dengan tambahan beberapa episode baru. Salah satu keunikan anime Haruhi adalah susunan ceritanya yang random dan tidak selalu urut. Penonton awalnya akan kesulitan memahami, terlebih anime ini dominan di dialog dan narasi. Bisa dibilang, kekuatan utama anime dan novelnya adalah narasi Kyon yang selalu skeptis, sinis, dan cenderung sarkas.

Volume ke-4 dari novelnya, The Disappearance of Suzumiya Haruhi, dijadikan animasi untuk layar lebar pada awal 2010 ini, dikarenakan keistimewaan ceritanya tentang berubahnya dunia Kyon ketika tiba-tiba saja Haruhi lenyap dan tidak ada yang mengingatnya.

Saya sangat merekomendasikan serial ini, bukan hanya untuk penggemar animasi, tapi juga mereka yang suka dengan cerita fiksi ilmiah. Banyak dialog dan quotes cerdas yang bisa ditemukan, seperti:

" Feelings of love are just a temporary lapse in judgement. Like a mental illness"

"You know, Kyon...have you ever realized just how insignificant your existence on this planet really is?"

"If there's really that many people in the world, then there had to be someone who wasn't ordinary. There had to be someone who was living an interesting life. There just had to be. Why wasn't I that person?"


8/10.

 

 

 


Tag: anime, Japan, Haruhi

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

VJ Narsius 0 0
boleh nih...
coba cariii aaahh...
nice inpo..
ditapelawi 0 0
ada versi live action-nya kah??

Silahkan login untuk memberikan pendapat