Never Back Down (2009) 9

Rabu, 29 Sep '10 16:24

Saya tidak terlalu mengerti kenapa film tahun lalu ini baru menembus kota tempat tinggal saya. Tapi saya memang tergelitik untuk menonton film ini karena konsepnya. Yes, a fight club.

 

Konsep yang sebenarnya sangat umum dan simpel. Saya suka film-film simpel yang gak perlu harus mikir untuk menontonnya. Saya mencoba menjadi penikmat film yang benar-benar awam :))

 

Pertama kali saya baca sinopsisnya, tak ada terlintas sedikitpun mengenai konsep film ini. Saya berpikir, ahh ini film paling tentang balas dendam. Awalnya jagoan kalah. Terus setelah bertanding keras akhirnya menang. Just that simple.

 

Dari awal film sebenarnya sudah bisa kita lihat beberapa dejavu :D Yap, film ini mirip banget sama Karate Kid (1980 remake 2010). Konsep awalnya jelas. Seorang jagoan yang kalah kemudian berlatih dan akhirnya menang. Hanya saja Jeff Wadlow, sang sutradara, mengemas dalam event yang 'lebih dewasa'. Yap, sebuah Figth Club.

 

Selebihnya sama. Semuanya memabosankan. Cerita dpat ditebak. Akting pemainnya, kacau banget. Saya sama sekali gak dapat feel dari aktor maupun aktris yang memerankan perannya. Sama sekali bukan seperti sebuah film. Hanya seperti sebuah drama yang 'terpaksa' diperankan.

 

Dengan mengikuti konsep dari Karate Kid justru membuat kedua film ini tidak 'pantas' untuk disandingkan. Kualitasnya sangatlah berbeda jauh :D Sangat terasa perbedaan yang mencolok. Dari segi cerita maupun segi kualitas akting pemainnya. Saya beberapa kali ngantuk ditengah-tengah film :D

 

Satu lagi buat saya yang membuat film ini makin kacau. Too much kisses. Kisah percintaan yang, ahh, sampai spechless saya melihat kisah percintaan yang gampang banget seperti di film ini :))

 

Cuman dua hal yang saya suka dari film ini. Pertama adalah pemeran utama, Sean faris, yang bodynya bikin nagih banget. Kedua adalah film ini memasukkan lagu favorite saya, Teenagers - My Chemical Romance. Saya jadi lebih nikmatin lagunya daripada menikmati isi dari film ini.

 

overall rating : 2/10


Tag: film, saya, kecewa, dengan, ini

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

AndriaGutama 0 0
And Amber Heard yg meranin Miller jg cuakep en menggoda abis di film ini : )) Sayang sekali ia terlalu mudah jatuh cinta ama si Sean Faris ...
Yosh Kaunang 0 0
ah, Miss Amber Heard with her seductive aura : p

filmnya fun kok, bener-bener cocok buat ngisi waktu luang : D

saya nontonnya juga di tipi kabel, tengah malam pula : D

awalnya agak kaget, aktor kelas Oscar seperti Djimon Honsou muncul di film B-Class kaya gini, dengan karakter yang stereotipikal pula : p
AndriaGutama 0 0
Yosh Kaunang: Tapi saya suka koq ama endingnya, si Cam Gigandet mengakui kekalahannya, dan mungkin mereka berdua malah jadi temen ... sportif abiss
anak kecil 0 0
AndriaGutama: yah mungkin jg sisi persahabatan, sportifitas bsa jd salah satu sisi positif sih : D tp saya gak suka wktu di awal si jakenya diprovoke bwt tanding : (( yah memang si amber jd pemanis dsni : D tp kyknya plin-plan : ))

Yosh Kaunang: iyah memang fun : D saya suka beladiri yg ditampilkan : D gak trlalu brutal tp efeknya dapet : D aplg pas ditengah2 film ada adegan si jake en si jean roquanya nangis : D aduh so dramatic : ))
lazione budy 0 0
Nice movie.
Nice note.
Rijon 0 0
Ini film yang sangat sangat sangat tidak fun dan tidak saya nikmati. Dangkal, menurutku. Sorry.
anak kecil 0 0
lazione budy: hahahaha : D yup thankz : D

Rijon: setuju : D but, a little fun for me : D karena saya menikmatinya dr sisi lain : ))
mabuk janda 0 0
cerita biasa aja,, tapi jurus2nya yang UFC itu keren juga : D
anak kecil 0 0
mabuk janda: lumayan : D sy gak terlalu addict banget ma film branteman gini : D but, saya suka aja liatnya : D

Silahkan login untuk memberikan pendapat