Hello Stranger: Kita Lebih Jujur dan Tulus Ketika Bersama Orang Tak Dikenal 16

Kamis, 23 Sep '10 16:36

Kita kadang merasa lebih nyaman, lebih jujur, dan lebih tulus kepada orang lain yang tidak kita kenal, daripada kepada teman, sahabat, pasangan, atau orang terdekat kita lainnya. Ada semacam "barrier" yang kadang membuat kita merasa tidak nyaman ketika kita berinteraksi dengan orang-orang terdekat, karena kita harus menjaga perasaan orang-orang yang kita sayangi tersebut agar tidak terluka.

Contoh gampangnya, acara curhat di radio pernah (atau masih?) populer dilakukan, karena si penyurhat merasa nyaman dan aman, berlindung dalam anonimitas. Dengan anonim, kita kadang merasa lebih bebas dan nyaman, bukan?

Film Hello Stranger (Guan Muen Ho), besutan sutradara film horor Thailand (Shutter, Alone, dan Phobia), Banjong Pisanthanaku, menggambarkan apa yang saya ungkapkan di atas: kita bisa berbuat lebih jujur dan apa adanya kepada orang yang tidak kita kenal.

Memang rasanya kurang masuk akal, namun apa yang digambarkan dalam film ini cukup logis. Bertemu di negara asing, sendirian, dan perasaan senasib, membuat Chantawich Tanasewi (pemeran utama pria) dan Nuengtida Sopon (pemeran utama wanita) menjadi dekat, namun tetap menjaga diri agar tetap berjarak.

Mereka pun sepakat untuk tidak saling mengenal lebih jauh, bahkan untuk saling tahu nama, agar pada pertemanan singkat mereka ini, mereka bisa lebih bebas, jujur, tulus, bahkan melakukan hal-hal tolol, tanpa perlu menjaga perasaan masing-masing.

Namun rupanya takdir berbicara lain. Namanya juga film romantis, perjalanan mereka pun akhirnya menimbulkan benih-benih cinta di antara mereka, meski sekali lagi, mereka tetap berusaha menjaga jarak.

Apakah kisah mereka berakhir happy ending, atau bahkan sad ending? Banjong Pisanthanaku rupanya lebih suka menyerahkan ending ini kepada pemirsa. Ia mengakhiri film komedi-romantis ini layaknya film horor bikinannya: tak terduga dan menggantung. Aha, sedikit spoiler di sini.

Selain cinta, film ini memberikan sentilan-sentilan segar akan situasi yang tengah berkembang di Thailand. Serbuan film-film drama Korea yang termehek-mehek bikin mewek, rupanya bisa menjadi bahan yang menarik untuk difilmkan. Lihat saja ulah fans yang lebay ketika mengunjungi lokasi-lokasi syuting (yang dengan jeli dijadikan obyek wisata baru), menjadi sindiran yang dalam banget.

Bandingkan saja dengan film-film kita, yang sepertinya jalan di tempat, dengan ide yang itu-itu saja, meski ada beberapa yang bagus, namun rasanya belum banyak yang berakar dari kondisi dan situasi negeri kita.

Humor-humor segar yang nampol banget (terutama bagi penggemar film drama Korea) sukses membuat saya ngakak.

Belum lagi soal culture-shock, karena film ini juga sedikit mengangkat kehidupan pejalan, yang mana bagi pejalan macam saya, pernah merasakan kelucuan serupa akibat kesalahpahaman bahasa.

Situasi, humor, dan sentilan-sentilan ini lah yang menyusun cerita utama menjadi lebih natural. Hal-hal sederhana bisa dikemas menarik dan memperkuat cerita.

Sebuah film yang layak tonton untuk mengisi akhir pekan. :)


Tag: thailand, Hello Stranger

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

anak kecil 0 0
ini bukan film horor kan???udah 2 kali direview...wah saya tergoda untuk nyari film ini...
anak kecil 0 0
salah tp tiga kali dan membuat saya semakin tergoda : D
Matt Zammy 0 0
anak kecil: kalo dirimu ada di Jakarta/Bandung, nontonnya di Blitzmegaplex.. kalo tidak, silakan cari torrent-nya deh.. ada banyak juga.. : D
sabai 0 0
iya ya ini review yg ke-3 ya...*baru nyadar *tepok jidat

kalo torrent gitu ada english subtitlenya ga? masa daku musti kursus bahasa thai dulu demi nonton film ini...
anak kecil 0 0
Matt Zammy: woh :d diriku ada di kota kecil di kalimantan : (( cuman ada XXI dsni : ( dan semuanya muter film hollywood en indonesia doank : (( ntar cari DVDnya aja deh : (
anak kecil 0 0
sabai: torrent apaan sih : ))
sabai 0 0
anak kecil: itu lho... yg suka buat download film2.. daku blm pernah download sih, cuma sering denger aja : )

kak mattZammy tuh yg ngerti beginian..
anak kecil 0 0
sabai: owh film yg do donlod di internet yah : D saya baru denger : D tp klo donlod gitu kan bisa donlod subtitlenya jg : D saya dulu pernah bljar sm teman tp gak berhasil donlod subtitlenya : (( alhasil nonton my name is khan pke bahasa acha2 : ((
Matt Zammy 0 0
anak kecil sabai

untuk subtitle, biasanya bisa dicari sendiri.. : D

torrent itu protokol di internet yang digunakan untuk berbagi file. prinsipnya pake peer-to-peer.. : D

kalo rajin nyari, biasanya nemu di rapidshare atau di megaupload gitu.

kampretnya, koneksi kudu kuenceng.. : D

atau kalo mau sabar, nungguin VCD/DVD-nya di Glodok.. : D
anak kecil 0 0
Matt Zammy: woh : D ribet banget : (( saya paling gaptek yg gituan : (( nungguin DVDnya ajalah : ( sp tw ada : D
Matt Zammy 0 0
yang mau OST-nya Hello Stranger, bisa mengunduh dari sini http://bit.ly/ab1x5D dan http://bit.ly/ab1x5D
anak kecil 0 0
Matt Zammy: page not found : ((
Matt Zammy 0 0
anak kecil: wah.. maap.. ternyata broken link!

ada di sini: http://bit.ly/dgxsxS dan di http://bit.ly/aWsvIL
kucingsapi™ 0 0
sekarang sih udah gak jaman lagi curhat di radio, sekarang jamannya curhat di twitter, plurk, FB dan blog.. kalo gak mau diketahui ya jangan lupa pake anonim hihih ; ))
anak kecil 0 0
Matt Zammy: thx yah kang zam : D
anak kecil 0 0
Matt Zammy: kok tetap page not found yak : -/

Silahkan login untuk memberikan pendapat