Hello Stranger (Thailand, 2010) - Ketika Ketidaktahuan Dirasa Membebaskan 4
Minggu, 5 Sep '10 22:27
Apakah maraknya serial drama Korea yang menyerang Asia menjadi salah satu alasan turis berkunjung ke Korea (Selatan)?
Adalah seorang gadis asal Bangkok, Thailand (Neungtida Sophon) yang akan mengunjungi Seoul, Korea. Berlibur sendirian ke tempat dimana drama Korea diproduksi. Gadis ini sangat tergila-gila dengan serial drama Korea. Lalu adalah seorang pemuda (Chantavit Dhanasevi) yang juga berlibur ke Korea sendirian dengan mengikuti paket tur. Pemuda ini berlibur untuk mengusir rasa sepi akibat baru saja putus dari pacarnya.
Dua orang yang sama-sama berlibur sendirian, dan saling asing, bertemu. Menjadi teman seperjalanan. Dua orang yang berbeda dalam segala hal, sang perempuan sangat menyukai hal-hal romantis seperti di dalam serial drama Korea, sang pemuda sangat anti romantis dan cuek. Dua orang yang sepakat dalam satu hal, tidak memperkenalkan nama masing-masing selama perjalanan itu. Mereka berpendapat bahwa lebih baik tidak tahu nama masing-masing, sehingga tidak berkewajiban untuk menjaga perasaan satu sama lain, dan dapat mengatakan atau menceritakan hal apapun sebebasnya.
Dengan latar belakang Korea, cerita dimulai. Bagaimana dua orang asing bisa menjadi teman baik dalam sebuah perjalanan. Bagaimana beberapa aturan pribadi tidak ada salahnya sesekali untuk dilanggar. Bagaimana kenangan akan masa lalu kadang masih menghantui biarpun mereka telah jauh berlari. Bagaimana pendapat bahwa "sometimes not knowing will set you free" dijadikan keyakinan. Dan bagaimana cinta bisa terjadi tanpa harus mengetahui nama masing-masing. Dan apakah bertahan?
Film Thailand berdurasi 130 menit ini, disutradarai oleh Banjong Pisanthanakun. Sutradara yang juga menyutradarai beberapa film horor Thailand seperti Shutter dan Phobia ini mencoba untuk membikin film romantic-comedy. Yang menarik di film ini adalah bahwa Banjong menyindir mengenai banyaknya perempuan yang tergila-gila dengan serial drama Korea, dan juga pop culture Korea. Terlihat dari banyaknya turis asing yang berbondong-bondong mendatangi tempat wisata di Korea yang hanya berupa lokasi syuting film/serial Korea yang tengah mewabah di Asia. Disambut oleh dialog si pemuda dalam film ini dengan nada sinis, "Jika tidak ada serial tivi Korea, apakah masih banyak turis yang akan berkunjung?"
Ide dua orang asing yang tidak sengaja bertemu, melakukan perjalanan bersama lalu akhirnya jatuh cinta, sebenarnya bukan ide baru. Kita bisa melihat The Holiday (2006), ataupun The Terminal (2004) dengan ide yang kurang lebih sama. Dalam Hello Stranger, Banjong mengemasnya dengan ringan dan penuh adegan yang komikal dan segar, pun dapat menghadirkan tawa yang terbahak. Namun ide bahwa "tidak bertukar nama" sangat menarik. Apakah Banjong konsisten dengan ide ini sampai akhir cerita? Silakan ditonton sendiri. Menghibur kok :-)
sometimes not knowing will set you free
Tag: thailand, romantic comedy, Korea
Terkait:
-
Ditto, Mesin Waktu, dan Masa Depan
Jumat, 10 Sep '10 17:28 -
Romantic Island [K-Movie][2008]
Kamis, 29 Des '11 08:50 -
Sunny (2011)
Sabtu, 17 Des '11 05:20
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
sabai: Good Take
-
kniwe: Good Take
-
JuliaJessicaJennifer: Good Take
-
Rijon: Good Take

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat