Strategi Marketing dan Satir Amerika ala The Joneses 2
Senin, 2 Agu '10 11:51
(Mungkin) mengandung SPOILER
Ternyata budaya konsumtivisme, gila merk, nggak hanya marak di Indonesia, bahkan di Amerika, who-wear-what masih penting banget (ya iyalah!), dan The Joneses adalah film yang mampu menggali aspek tersebut dalam satir yang sederhana dan menghibur.
Di awal film kita sudah diperkenalkan dengan sebuah keluarga, suami-istri Kate dan Steve Jones (diperankan oleh Demi Moore dan David Duchovny), serta dua anak mereka, Jenn dan Mick. Mereka mau pindahan ke rumah baru di sebuah komplek perumahan elit. Kita akan disuguhkan pemandangan interior rumah yang oke, dan kekompakan keluarga ini yang (tampak) sempurna.
Sampai suatu ketika, kita mendapati fakta bahwa ternyata oh ternyata, The Joneses ini bukanlah sebuah keluarga seperti masyarakat pada umumnya, mereka hanya "keluarga" jadi-jadian, alias agen marketing yang menyamar jadi satu keluarga (dengan peran ayah-ibu-anak), menyusup dalam lingkungan tetangga, hingga sekolah, untuk... menjual produk-produk merk ternama kepada masyarakat sekitarnya yang notabene : konsumtif (nggak bisa liat barang bagus dikit langsung beli). Berbagai strategi dagang dipakai supaya barang-barang mereka laku, dapet poin tinggi dan dapet bonus dari boss-nya, tentunya sambil bersandiwara ke tetangga dooong, penuh tipu daya yang halus namun too-hard-to-resist. Intinya mereka berhasil.
Tapi bukan berarti hidup mereka damai-damai aja, yang menarik adalah bagaimana tiap karakter punya sisi unik yang cukup diangkat di film ini. Mereka yang tampak kompak ternyata masing-masing menyimpan masalah dan mau nggak mau harus bisa nyelesaikan masalah itu sambil berjuang jangan sampai tetangga tahu jati diri dan misi mereka sesungguhnya. Mampukah mereka bertahan dalam kepura-puraan? Sampai berapa lama? lalu seperti apa sih gaya hidup masyarakat upper-class di Amerika sana? Film ini memaparkannya dengan ringan dan menghibur.
Kalau disimak ke belakang, tema satir jarang banget ya muncul di bioskop Indonesia. Apalagi satir yang black-comedy dan menyindir kaum hedon Amerika, salah satu yang membekas di saya adalah American Beauty dan hmm.. Revolutionary Road, tapi itupun skalanya sudah muram dan depresif. kalau The Joneses ini, nggak sama sekali. Ya ada lah yang mati, ada yang stress, ada yang ribut-ribut, tapi semua masih enjoyable, sarat makna, dan bisa membuka mata saya dengan sebuah ironi, "Oh, gini thoo, budaya sana..", nggak tau ya bener apa nggak, namanya juga 'sindiran'. Dan, ah ya! yang juga patut diacungi jempol adalah ide marketing yang dijalani oleh The Joneses ini, super kreatif dan saya langsung berangan-angan, wah mungkin nggak ya kejadian di Indonesia? :)
Buat yang suka film-film dengan tema alternatif, trus kangen sama Demi Moore, sama David Duchovny juga, boleh lhoo nonton film ini. Hitung-hitung berkaca juga, maukah kita mempertaruhkan semuanya demi semua yang "menyilaukan" itu? :D
Tag: keluarga, satir, duchovny, konsumtif, merk
Terkait:
-
The Fighter (2010)
Sabtu, 5 Feb '11 02:42 -
The Joneses (2009)
Rabu, 10 Nov '10 16:46 -
Rachel getting Married
Senin, 23 Agu '10 23:41
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Si Pisau Terbang: Good Take
-
moti: Good Take
-
kniwe: Good Take
-
jamur: Informatif
-
AndriaGutama: Good Take

Komentar:
yoi gue udah penasaran ama ini film. besok ah berangkat!
Silahkan login untuk memberikan pendapat