Film-film Kuba di Bentara Budaya Jakarta 4

Kamis, 15 Jul '10 09:43

Ada informasi nih dari yang suka nonton film2 berat, atau film2 rasa lain (dari negara lain juga tentunya) :D yaitu film2 dari Negara Kuba. Nah kalo nyari di dvd atau donlot kan belum tentu semuanya  dapet ya…. Kebetulan nih Bentara Budaya Jakarta memutarkan film2 Kuba selama 3 hari.

Merayakan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Kuba, Bentara Budaya Jakarta (BBJ) bekerjasama dengan Kedutaan Besar Kuba di Indonesia bulan Juli ini akan memutar sebelas film dokumenter dan cerita Kuba.

Ada 3 film dokumenter dan 8 film fiksi yang akan diputar selama 3 hari dari tanggal 19 Juli 2010-21 Juli 2010. Film dokumenter yang akan diputar ialah:

Comandante (2003, 93 menit) merupakan hasil wawancara sutradara Amerika Serikat, Oliver Stone  terhadap Fidel Castro tentang mendiskusikan masa mudanya hingga ia naik menjadi penguasa Kuba, embargo AS, dan posisi Kuba dewasa ini di dunia.

Buena Vista Social Club (1998, 105 menit) garapan sutradara Jerman, Wim Wenders. Film dan album musik kelompok musisi senior Kuba ini membuka mata dunia tentang kekhasan dan kehebatan musik Kuba.

Afro-Cuban Legends (106 menit) yang berisi dokumentasi kehidupan para penyanyi senior di Havana yang tergabung dalam The Afro-Cuban All Stars pimpinan  Juan de Marcos Gonzalez, digarap sutradara Tony Knox tahun 2001, dan dokumentasi pentas gitaris-penyanyi senior Compay Segundo di Olympia Paris tahun 1998 yang disutradarai Patrick Savey.

Delapan film fiksi yang akan diputar ialah:

El Benny (2006, 126 menit) mengisahkan kehidupan penyanyi paling ternama Kuba, Benny More, disutradarai Jorge Luis Sanchez.

Los Dioses Rotos (2008, 96 menit), sebuah film melodrama arahan Ernesto Daranas Serrano tentang kehidupan seorang gigolo di Havana.

Strawberry & Chocolate (1994, 111 menit), sebuah film komedi yang dianggap berani mengungkapkan hal tabu di Kuba, yaitu masalah homoseksualitas. Film ini memperoleh nominasi Oscar sebagai Film Asing Terbaik tahun 1994.

Guantanamera (1995, 102 menit) juga sebuah film komedi perjalanan yang satiris. Tomas Gutierrez Alea meninggal tahun 1996, tak lama setelah merampungkan Guantanamera. Ia dianggap sebagai sutradara terbaik yang pernah dimiliki Kuba.

Viva Cuba! (2005, 79 menit) adalah film keluarga dan kisah persahabatan anak-anak dari kelas sosial yang berbeda, disutradarai Juan Carlos Cremata Malberti.

The Silly Age atau La Edad de la Peseta (2007, 92 menit), juga sebuah film keluarga tentang kehidupan seorang anak laki-laki yang mulai akil balik, disutradarai Pavel Giroud.

Kangamba (2008, 96 menit), sebuah film perang saudara di Angola yang melibatkan militer Kuba mendukung tentara pemerintah melawan pemberontak UNITA yang dibantu tentara bayaran rezim apartheid Afrika Selatan garapan sutradara Rogelio Paris.

Mauricio’s Diary (2006, 136 menit) arahan Manuel Perez mengisahkan kehidupan kehidupan seorang pria berusia 60 tahun pada tahun 2000 dan kilas balik peristiwa-peristiwa yang dialaminya selama 12 tahun terakhir kehidupannya. Film ini dikemas secara halus untuk menggambarkan kegelisahan masyarakat Kuba menyusul bubarnya Uni Soviet dan runtuhnya rezim komunis di negara-negara Eropa Timur.

Ada juga diskusi di sela2 pemutaran film, tapi diskusinya tidak berhubungan dengan pemutaran filmnya, melainkan untuk mendiskusikan soal Revolusi Kuba dan nasib negara ini menyusul embargo berkepanjangan AS, BBJ akan menghadirkan Budiman Sudjatmiko (anggota DPR yang mendalami masalah demokrasi dan politik di Amerika Latin) sebagai narasumbernya.

Jadwal pemutaran:

Senin, 19 Juli 2010

            Jam 15.00        El Benny

            Jam 17.00        Comandante

            Jam 19.00        Diskusi bersama Budiman Sudjatmiko

            Jam 20.00        Los Dioses Rotos (Fallen Gods)

Selasa, 20 Juli 2010

            Jam 15.00        Viva Cuba!

            Jam 16.30        Kangamba

            Jam 18.00        Afro-Cuban Legends

            Jam 20.00        Strawberry & Chocolate

Rabu, 21 Juli 2010

            Jam 15.00        The Silly Age

            Jam 16.30        Mauricio’s Diary

            Jam 19.00        Buena Vista Social Club

            Jam 21.00        Guantanamera

Buat yang berminat silahkan datang ya, mungkin pas pulang kantor, atau mengisi waktu libur kuliah monggo ke Bentara Budaya Jakarta Jln. Palmerah Selatan 17,Jakarta 10270.

Nah kalo sudah nonton jangan lupa ya review filmnya ditulis deh di Bicara Film :)) hahaha….

 

 


Tag: Bentara Budaya Jakarta, pemutaran film Kuba

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

dvdaseli 0 0
wah wah, saya datang nih pasti, senin : D

ada yang mau join?
riri 0 0
mantap ni kyknya dateng ah
JuliaJessicaJennifer 0 0
Wah nonton bareng yukkk... siapa aja yang mau datang??? Supaya bisa saling kenalan pake penanda apa ya???
dvdaseli 0 0
aku pake baju meraaah, wkwkwk. : D

hmm, gimana caranya yaa? janjian aja jamnya dulu, trus duduknya, di pojok kiri atw kanan belakang misalnya : )

Silahkan login untuk memberikan pendapat