The Killing of John Lennon 13
Selasa, 13 Jul '10 21:09
film drama non fiksi, film ini ditulis dan di sutradarari oleh Andrew Piddington dibintangi Jonas ball sebagai mark david chapman.
Dikisahkan bahwa mark david chapman pemuda berumur 25 tahun yg kesehariannya bekerja sebagai seorang securiy yg saya perhatikan seperti mengidap neurosis, kalo kita perhatikan nanti ada dialog yg menyebut bahwa mark david chapman sempat masuk rumah sakit jiwa.
Masa kecil mark tidak begitu bahagia, orang tuanya bercerai bahkan mark tidak tahu apa ayahnya mennyayanginya atau tidak, mark kadang suka membayangkan dia menembak kepala ayahnya dengan pistol. Setelah bercerai mark hidup bersama ibunya yg paranoid pada ketuaan, untuk menghadapi paranoidnya sang ibu sering berinteraksi dengan para pemuda lokal trutama pria, karena hal ini mark merasa tidak pernah diperhatikan lagi oleh ibunya. Mark mempunyai seorang istri keturutan jepang yg sulit memahami dirinya (saya juga heran wanita ini masi mau menikahi mark).
Mark merasa orang" terdekatnya saja tidak bisa memahami dirinya apalagi orang lain ?? hal ini yg mulai membuat mark membenci semua orang.
Mark sering mengunjungi perpustakaan pada suatu hari dia menemukan buku The Catcher In The Rye. Mark merasa buku ini sangat mengerti dirinya lebih dari orang-orang diluar sana. Buku ini sudah seperti buku panduan hidup untuk mark karena saking mark meresapi isi buku ini dia menganggap buku ini sebagai penuntunnya dalam hidup.
Suatu ketika di perpustakaan dia mengambil buku yg brisi foto-foto john lennon, semakin dia mencari tahu tentang lennon semakin mark merasa lennon adalah seorang phoney. Mengingat dalam buku the catcher in the rye holden caulfield sang tokoh utama dalam critanya membunuh orang yg dianggapnya seorang phoney, mark langsung meyakinkan dirinya bahwa dia harus membunuh orang ini seperti apa yg dilakukan holden.
Dimulai lah rencana itu, mark pergi ke new york dia mulai berkeliling di daerah tempat kediaman john lennon berada seperti seorang pembunuh profesional yg mengadakan riset ditempat dia akan membunuh korbannya tapi tetap saja mark bukanlah seorang pembunuh profesional mark hanya seseorang yg sangat trobsesi dengan sebuah buku yg sudah seperti kitab suci baginya yg akhirnya membawanya ke titik dimana dia akan membunuh seorang john lennon the biggest phoney of all versi mark david chapman.
Mark mengurungkan niatnya setelah menonton Ordinary People film pertama robert redford sebagai seorang sutradara, tapi beberapa hari setelahnya dia kembali ke new york kali ini mark benar-benar melaksanakan niatnya untuk membunuh john lennon di depan yoko ono.
film ini yg diproduksi dalam waktu 4 tahun ini hasilnya adalah film yg well made, film ini produksi sangat lama dikarenakan riset yg dilakukan sang sutradara yg ingin film benar-benar sesuai dengan apa yg trjadi, kata-kata yg diucapkan mark david chapman difilm ini semua adalah kata-kata yg memang pernah diucapkan oleh mark in real life, lokasi nya pun disesuaikan berdasarkan data-data, saya sangat mengapresiasi kerja keras yg dilakukan Piddington untuk membuat film seakurat mungkin dengan kenyataan yg ada.
saya juga trtarik dengan cara piddington mengeksekusi film ini, banyak menggunakan voice over yg membuat kita merasa bisa mendengar suara-suara yg ada dikepala mark, saya merasa dibawa meresapi hidup mark seperti mark yg meresapi kehidupan tokoh holden caulfield yg tak ubahnya seperti nabi bagi mark.
Performance dari aktor jonas ball menurut saya sangat menarik, jonas sukses menampilkan karakter mark yg psikisnya sangat trganggu dan pikirannya tampak selalu dipenuhi kemarahan.
Dari mulut Mark david chapman dia mengucapkan kata-kata yg buat saya sangat memorable "I was nobody, until I killed the biggest somebody on earth" saya langsung menerka bahwa orang ini hanya orang yg ingin diakui eksistensinya, yg memang berakhir dengan sukses semua orang tahu dirinya bedanya kalo john lennon banyak yg memuja maka lain hal dengan mark banyak orang yg membencinya bahkan ingin membunuhnya.
biarpun film terasa panjang durasinya tapi kita tidak akan merasa bosan, karena kita akan dibawa melihat ke alam pikiran yg paling dalam dari seorang mark david chapman orang yg membunuh mantan anggota dari sebuah band yg katanya lebih populer dari tuhan itu.
Tag: drama, nonfiction, jonas ball, Andrew Piddington
Terkait:
-
Monsieur Lazhar [2011]
Selasa, 10 Apr '12 14:44 -
GUESS WHO'S COMING TO DINNER (1967 ; Stanley Kramer) " Calm and Sharp"
Kamis, 15 Mar '12 18:15 -
HOW I MET YOUR MOTHER
Kamis, 2 Feb '12 15:31
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
kniwe: Good Take
-
Ria Tumimomor: Good Take
-
Adhitya Dipohusodo: Good Take
-
kucingsapi™: Good Take
-
sabai: Informatif
-
jamur: Informatif
-
iin: Good Take

Komentar:
riri: dimana itu? hehehe...
Silahkan login untuk memberikan pendapat