Dexter 6

Minggu, 27 Jun '10 22:37

 

Dexter Morgan adalah seorang pembunuh serial yang (ini serunya) bekerja di Kepolisian Miami sebagai Blood-spatter analyst. Siang ia menunaikan kewajibannya bekerja di kepolisian, namun jika malam tiba...Dexter mulai keluar untuk berburu orang - orang yang akan menjadi korbannya.

 

Sejak kecil, ayah angkat Dexter sudah bisa menduga bahwa ia adalah sociopath. Ia tidak bisa mempunyai perasaan pada orang lain dan mempunyai rasa kepuasan setelah melihat darah. Sang ayah angkat yang polisi ini memutuskan bahwa ia harus membimbing Dexter untuk mengikuti nalurinya. Namun korbannya harus seorang pembunuh serial juga. Dan, siapa yang bisa mendeteksi seseorang adalah sociopath jika diri sendiri tidak demikian? Di mata adik angkatnya Debra Morgan, sebagian besar rekan - rekannya, istri dan anak - anak tirinya...Dexter adalah manusia sempurna yang selalu tersenyum dan selalu siap dengan jalan keluar.

 

Hanya beberapa orang, sang ayah angkat dan tentunya kita sang penonton yang mengetahui bahwa dibalik senyum menawannya itu, Dexter adalah pembunuh serial yang berbahaya.

 

Dexter Morgan (Michael C. Hall)

Trauma masa kecil karena melihat sendiri pembunuhan terhadap ibu kandungnya, membuat Dexter mempunyai obsesi tidak wajar terhadap darah. Khawatir ia hanya akan berakhir di kursi listrik sang ayah angkat mendidiknya dengan keras agar ia tidak hanya bisa membunuh tapi juga menghilangkan jejak. Pekerjaannya di kepolisian memudahkannya untuk mencari korban yang dianggapnya memadai untuk memenuhi kebutuhannya untuk membunuh.

Walau tidak mempunyai perasaan sama sekali terhadap orang - orang di sekitarnya, Dexter sangat menghormati ayah angkatnya, protektif terhadap adiknya, perhatian terhadap anak - anak tirinya serta anaknya sendiri, dan juga terhadap istrinya.

 

 

Debra Morgan (Jennifer Carpenter)

Sama seperti sang ayah, Debra meniti karir di kepolisian dan sukses menjadi detektif. Ia haus kasih sayang karena ibunya meninggal disaat ia masih remaja. Sementara sang ayah sibuk mengurus Dexter agar tidak sembarangan membunuh. Ia mengira ayahnya lebih sayang kepada Dexter karena menginginkan anak laki - laki. Akibatnya ia pernah terjebak menjadi kekasih seorang pembunuh serial dan nyaris menjadi korban.

 

 

Harry Morgan (James Remar)

Ia mengangkat Dexter menjadi anak setelah menemukan Dexter berada di tempat pembunuhan ibunya. Tidak butuh waktu lama bagi Harry untuk mengetahui kelainan pada diri Dexter. Segala cara diupayakan Harry agar Dexter tidak sekedar menjadi pembunuh serial dan berakhir di kursi listrik. Ia melatihnya agar terlihat normal seperti orang lain, memastikan bahwa Dexter akan bisa menghapus jejak. Dan jangan sampai salah memilih korban.

Namun setelah semua yang ia ajarkan, akhirnya ia tidak sanggup menghadapi kenyataan ketika Dexter diijinkan melakukan pembunuhan pertamanya. Ia melihat dirinya ternyata telah mendidik seorang monster dan akhirnya bunuh diri. Kenyataan ini disembunyikan oleh sahabatnya sehingga anak - anaknya hanya mengira dirinya meninggal karena sakit.

 

 

Rita Bennet Morgan (Julie Benz)

Alasan kenapa Dexter mau (berpura - pura) berhubungan dengan Rita adalah karena Rita juga wanita yang bermasalah. Rita baru saja keluar dari perkawinannya yang tidak sehat akibat sering dipukili oleh suaminya. Akibatnya ia merasa takut memulai hubungan dengan orang lain. Ia tidak tahu, bahwa Dexter juga enggan berhubungan lebih intim lagi karena khawatir kepura - puraannya akan segera terbongkar.

Setelah mengalami pasang surut dalam hubungannya, Rita akhirnya menikah juga dengan Dexter yang bersedia menjadi ayah bagi kedua anak - anaknya.

 

 

Film ini katanya pernah dikritik karena banyak yang khawatir orang akan bersimpati dengan para sociopath. Yah, di film ini kan Dexter itu baiiik sekali. Ia hanya memburu para pembunuh dan tidak pernah orang yang tidak bersalah. Padahal sebenarnya kalau dilihat dengan teliti, justru film ini mengajarkan secara tersirat bagaimana seorang sociopath bisa mempesona orang - orang disekitarnya. Dengan senyumannya, ketampanannya (Dexter itu cakep loh...), ia selalu siap menolong... Asal siap - siap saja menghilang jika berselisih paham dengannya. Atau terlalu ingin tahu urusannya. Ia tidak segan untuk melenyapkan segala ancaman yang ia rasa akan merampas kenyamanan hidup yang ia punya saat ini. Intinya, jangan mudah tertipu dengan penampilan luar seseorang.

 

Sekedar catatan, film ini berdasarkan novel namun tidak semua alur ceritanya mengikuti bukunya.


Tag: dexter

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

santador 0 0
Udah nonton finale season 4? Lebih dari LOST lah pokoknya! Kalo belum, jangan coba2 search di internet!

Informatif!

Dexter will be back on September.
Ria Tumimomor 0 0
santador: udah doooong: ) Gue sengaja gak tulis semua soalnya nanti jadi spoiler buat yg blm ntn ^___^

Hihihihi, pasti elo bilang...astaga kita nonton film yg sama lagi...
sabai 0 0
duuuuh... jadi pengin nonton!!! kemana aja gue selama ini yaaak! : p
Ria Tumimomor 0 0
sibuk kerja, maybe? : D
cantigi 0 0
season finale nya itu waktu rita sang istri bermandikan darah di bathtub kah? dan harrison sang bayi bermandikan darah persis seperti dexter waktu kecil....
Ria Tumimomor 0 0
cantigi: iya, betul sekaliii

Silahkan login untuk memberikan pendapat