Toy Story 3 (2010) 8

Jumat, 18 Jun '10 00:41

" When the road looks rough ahead, And you're miles and miles From your nice warm bed, Just remember what your old pal said, Boy, you've got a friend in me " ~ Randy Newman

 

TIdak terasa tahun demi tahun telah berlalu begitu cepat, dan seperti anak-anak lain kini Andy (John Morris) pun telah tumbuh menjadi remaja 17 tahun yang dalam 3 hari kedepan akan berangkat meninggalkan rumah dan kamar tercintanya yang penuh dengan kenangan masa kecil yang membahagiakan, terutama disaat ia bermain bersama mainan-mainannya untuk melanjutkan pendidikannya di bangku kuliah.

Sudah tentu sebagai seorang remaja kini Andy sudah tidak pernah lagi bermain dengan mainan-mainan yang dulu menjadi bagian penting hidupnya, dari sekian banyak mainan miliknya kini yang tersisa hanyalah Woddy (Tom Hanks) si koboi pemberani, Buzz Lightyear sang pahlawan angkasa (Tim Allen), Jassie & Bullseye si koboi perempuan dan kudanya (Joan Cusack), Mr.& Mrs Potato Head (Don Rickles & Estelle Harris), Slinky si anjing per pegas (Blake Clark), Rex si tryanosaurus (Wallace Shawn) dan Hamm si celengan babi (John Ratzenberger) namun walaupun begitu Andy masih tetap menyangi mainan-mainannya tersebut, terbukti ia masih menyimpan mereka dengan baik dalam sebuah peti dalam kamarnya.

Berawal dari sebuah kesalahan yang dilakukan oleh Ibu Andy, Woddy dan teman-temanya tanpa sengaja terbawa dalam sebuah kerdus yang berisi barang-barang yang akan disumbangkan ke sebuah tempat jasa penitipan anak bernama Sunnyside. Awalnya para mainan tersebut, kecuali Woody merasa bahwa Sunnyside adalah sebuah 'surga' bagi para mainan-mainan terbuang seperti mereka. Di tempat ini mereka mereka disambut dengan hangat oleh pemimpin para mainan Sunnyside, Lots-O (Ned Beatty), sebuah boneka beruang merah jambu beraroma stroberri dan juga menyaksikan banyak mainan-mainan lain yang nampaknya sangat bahagia karena mereka semua dimainkan layaknya mainan-mainan baru oleh para anak-anak titipan. Namun apa yang terjadi selanjutnya benar-benar diluar dugaan, Sunnyside tidaklah seindah yang mereka banyangkan.

Woddy and the gang is back again!!!!! dan penantian panjang selama 11 tahun itu akhirnya terbayar lunas juga dalam sekuel keduanya yang kali ini berhasil tampil sesuai ekpektasi sebagai sebuah animasi 3D yang sangat berkelas dan sangat menghibur tentunya, terutama bagi para fans mainan-mainan lucu peghuni kamar Andy ini.

Toy Story 3 di komandani oleh Lee Unkrich, sutradara dengan pengalaman segudang dalam dunia animasi 3D yang sebelumnya juga sudah banyak berjasa bagi Pixar dan Disney baik sebagi asisten sutradara maupun sebagai editor dalam karya-karya Pixar besar sebelumnya seperti dua seri Toy Story sebelumnya, A Bug's Life, Monsters, Inc, Finding Nemo, Cars dan Ratatouille. Jadi bisa dibilang Unkrich adalah salah satu orang yang paling mengenal dunia Toy Story sehingga tidak heran kalau dalam sekuel keduanya ini Unkrich benar-benar berhasil membawa kisah petualangan mainan-mainan ini naik satu tingkat lebih baik dari kisah yang ditampilkan kedua predesornya.

Walaupun terhitung sudah 3 kali cerita petualangan para mainan-mainan yang dipimpin oleh Woddy ini diangkat ke layar lebar namun berkat kejeniusan dan juga kekreatifan para penulis naskahnya, yang kali ini digarap oleh Michael Arndt yang sukses menghadirkan Little Miss Sunshine kita tidak pernah bosan untuk menyaksikannya, apalagi di seri ke-3 ini premis yang diangkat terasa jauh lebih personal bagi para penontonnya. Saya, anda atau siapapun di dunia ini pastilah pernah merasakan menjadi anak kecil yang gemar bermain dengan mainan-mainan kesayangannya, menghabiskan waktu berjam-jam untuk tenggelam dalam imajinasi dan khayalan liar seorang anak-anak, dan diantara mainan-mainan yang kita punyai, entah itu mainan yang paling sederhana sekalipun pasti akan meninggalkan kesan yang begitu dalam bahkan sampai kita dewasa sekalipun mainan-mainan tersebut sepertinya tidak bisa lepas dari bagian hidup kita. Ya, itulah tema yang coba diangkat oleh Pixar kali ini, dan hasilnya terbukti ampuh membuat penontonnya tenggelam dalam sebuah petualangan yang sangat menghibur, mendebarkan, sekaligus mengharukan, penuh emosi serta banyak dihiasi oleh pesan moral yang kuat tentang apa arti sebuah keluarga, persahabatan, kesetian dan sangat berartinya kenangan masa kecil yang terkadang sering dengan mudah kita lupakan begitu saja.

Sebuah sekuel, apalagi sudah mencapai seri ketiga tentu harus bisa lebih besar, lebih baik dan lebih-lebih yang lain dan itu semua berhasil dicapai oleh Toy Story 3. Seperti yang sudah dibahas diatas cerita sudah jelas mengalami peningkatan besar, karakter-karakter para mainan pun juga kali ini jumlahnya bertambah banyak walaupun juga terdapat beberapa karakter yang dihilangkan disini karena tuntutan skenario. Semua karakter terlepas dari dua karakter utamanya, Woddy dan Buzz mendapatkan porsi yang cukup signifikan, tidak lagi hanya sebagai 'pajangan' namun sangat berperan penting dalam perkembangan cerita, dan semuanya juga tampil dengan tingkah laku yang lucu dan menghibur seperti biasanya. Animasi yang ditampilkan terlihat jauh lebih baik dari dua pendahulunya. Semua gambar terlihat digarap dengan sangat luar biasa, cemerlang, penuh warna-warni yang dirender sangat detail, sehingga tidak mungkin kita tidak terpesona dengan visual 'cantik' yang disugguhkan, bahkan karakter-karakter manusia yang di dua seri sebelumnya tampak sedikit kaku disini ditampilkan dengan sangat luwes lengkap dengan segala detil yang membuat lebih hidup. Semuanya itu masih dibungkus lagi dengan scoring dari Randy Newman yang membuat segalanya menjadi jauh lebih sempurna.

Untuk para pengisi suara sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya, semua aktor dan aktris di seri sebelumnya kini hadir kembali. Tiga orang pengisi suara utama seperti Tom Hanks, Tim Allen, Joan Cusack tetap mampu tampil baik walaupun porsi Tim Allen dalam mengisi suara Buzz agak sedikit berkurang. Aktor-aktris seperti Ned Beatty, Michael Keaton, Timothy Dalton, Teddy Newton, Bonnie Hunt dan Whoopi Goldberg juga tidak mau ketinggalanm turut hadir disini untuk menambah semarak dunia mainan penuh warna ini.

Overall, Tidak dapat dipungkiri lagi jika Toy Story 3 adalah seri terbaik dari dua seri pendahulunya. Melalui film ini Pixar semakin mengukuhkan bahwa mereka memang adalah raja animasi 3D yang tidak pernah kehabisan akal dan ide kreatif untuk menghibur para penggemarnya setiap tahunnya. Toy Story 3 jelas adalah sebuah paket hiburan animasi 3D berkualitas tinggi yang sangat lengkap, penuh dengan adegan-adegan petualangan yang menghibur dan menegangkan serta ditutup dengan sebauh ending yang manis dan mengharukan sekaligus mengajarkan kita banyak hal-hal penting tentang nilai persahabatan. Definitely one of the best movie in 2010!!!


Tag: disney, tom hanks, sekuel, pixar, animasi 3D, Tim Allen, Lee Unkrich

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

moti 0 0
wowh, review yang bagus.
jadi makin ngiler pingin nonton.
iin 0 0
damn.. gue akan tonton. i will! haaa!
AndriaGutama 0 0
I Will Too: ))
AndriaGutama 0 0
Eh yg ngisi suara ttep aja Tom Hanks amaTim Allen yh...
hafi 0 0
AndriaGutama: pastinya dunk, malah ada michael keaton, whoopy golberg, teddy newton, bonnie hunt sampe timothy dalton loh : D
ajiadityajunior 0 0
sayapun akan nonton film ini, tunggu saja!!! hahahha
bnugroho 0 0
just watch this movie...
jujur aja nih, ada lah di salah satu sequence dimana mata ini terasa berkaca2...
what a movie with a powerful story! very warm, very moving, and very well animated! walo terasa agak sedikit 'gelap', tetap, pixar, gak ada matinya!!!!!
two big thumbs up!!!
hailmichaelarndt 0 0
ternyata Michael Arndt yang bikin naskahnya. hail, Michael Arndt! hail, Lee Unkrich!

Silahkan login untuk memberikan pendapat