Definitely Maybe (2008) 4

Jumat, 11 Jun '10 21:50

 

For Will Hayes, a second look at the past will give him a second chance at the future.

Cast         : Ryan Reynolds, Abigail Breslin, Elizabeth Banks, Isla Fisher, Rachel Weisz

Director   : Adam Brooks

Genre : Romantic Comedy

 

Film yang bergenre drama komedi romantis yang disutradarai oleh Adam Brooks dan bersetting di New York ini cukup ringan di ikuti namun tidak membuat saya bosan dengan alur ceritanya. Film ini menyajikan tentang hubungan seorang ayah dan anak perempuannya yang kritis yang berusia sekitar 10 tahun serta tiga wanita yang turut mewarnai kehidupan mereka. Yah film yang menarik untuk ditonton dan mudah dinikmati, terlebih memancing rasa penasaran kita untuk mengetahui endingnya.

Film ini bermula ketika William Hayes (Ryan Reynolds) menjemput anaknya Maya (Abigail Breslin) disekolah. Maya baru saja mendapatkan sex education disekolahnya dan hal inilah yang membuatnya penasaran dan memaksa sang ayah untuk menceritakan kehidupan cinta ayahnya serta awal pertemuan dengan ibunya. Disaat itu bersamaan dengan kondisi Hayes diambang perceraian dengan istrinya (ibu maya).

Dari sini alur cerita bergerak mundur, dimana Hayes mulai bercerita awal pertemuan dan hadirnya sosok 3 wanita Emily (Elizabeth Banks), April (Isla Fisher), dan Summer (Rachel Weisz) yang menjadi bagian kisah cinta dalam kehidupannya.  Namun Hayes merahasiakan nama asli ibu Maya dan menyerahkan pada Maya untuk menebak salah satu dari ketiga wanita dalam cerita tersebut yang merupakan ibu kandung Maya.

Klimaks dari film ini bukanlah terletak dari pertanyaan siapakah ibu dari Maya, namun lebih kepada bagaimana kehidupan cinta itu berjalan, terus dan terus untuk menemukan cinta sejatinya... tentunya berbagai hal didalamnya, romantisme, pengkhianatan, sakit hati, kekecewaaan, kebesaran hati untuk memaafkan dan saling menerima, pendewasaan jati diri baik berpikir dan bersikap...

Beberapa dialog dalam film ini cukup menggelitik, seperti Maya yang sedang mendengarkan cerita cinta sang ayah lalu menanyakan kenapa tidak ada istilah murahan untuk pria. Dan diawal cerita setelah mendapatkan sex education Maya menanyakan apakah ia dilahirkan disengaja atau karena sebuah kecelakaan. Menjadi lebih menarik ketika Maya menanyakan apakah cerita dari Hayes berakhir bahagia sedangkan ayah dan ibunya telah bercerai, dan sang ayah menjelaskan bahwa lahirnya ia (Maya) adalah merupakan kebahagiaan dari cerita itu.

Saya pribadi suka film ini karena cinta dan romantisme yang disuguhkan dalam film ini dipaparkan secara ringan dan dewasa dan tidak hanya menggambarkan hubungan percintaan antara pria dan wanita dewasa namun juga hubungan antara seorang ayah dan putrinya.

NB: Mohon maaf klo salah dalam penulisan, terkesan tidak jelas dan kaku, ini adalah tulisan pertama saya. 

 

 


Tag: drama, romantic, Definitely Maybe

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

warm 0 0
jd penasaran, kmaren2 ga jd terus nonton film ini
sisigelapq 0 0
ditonton aj, menghibur kok, enak nih ditonton sambil santai...
sabai 0 0
Iyanih, sangat promising!
sama New York I Love You bagus mana yaaaa.... : D
sisigelapq 0 0
yah intinya sih sama2 ttg cinta... tapi dari bentuk penyajian udh beda... klo Definitely Maybe, sangat simple, ringan kok, g perlu mengerutkan dahi buat nontonnya... sedangkan New York I Love You, mesti konsen nontonnya, ni film memancing imajinasi dan interpretasi penontonnya... : )

Silahkan login untuk memberikan pendapat