Frost/Nixon (directed by Ron Howard) 3
Selasa, 8 Jun '10 21:51
Sumber : klik kilk kilk 1 kali saja...
Bravo Fanta Movie Community gelombang 4
tanggal: 24.01.2010
lokasi : kembali ke ketintang permai blok bravo-fanta
peserta : 158 kg orang
catatan: karena di Global TV ada film cars yang aku dan dona suka, film ini di pause di tengah-tengah, lalu kita lihat TV untuk melihat ending dari film cars, bagus.... salah satu film Pixar yang ku suka, bukan salah satu sih, karena aku suka semuanya.... 2010 dia bikin film apa ya??
film ini kami nonton sekitar 15 menit yang lalu, dan menulis movie review merupakan cara yang baik untuk mencari kantuk..
Well, in boxing, you know, there's always that first moment, and you see it in the challenger's face. It's that moment that he feels the impact from the champ's first jab. It's kind of a sickening moment, when he realizes that all those months of pep talks and the hype, the psyching yourself up, had been delusional all along. You could see it in Frost's face. If he didn't know the caliber of the man that he was up against before the interview started, he certainly knew it halfway through the President's first answer(Jack Brennan)
BASED ON A TRUE STORY saya sangat menyukai film-film based on true story, seperti A Beautiful Mind, Cinderella Man, Apollo 13, dan tentunya Frost/Nixon. apakah anda tahu apa persamaan 4 film tersbeut? jawabannya adalah: disutradarai oleh Ron Howard, mungkin anda tahu Da Vinci Code dan Angels and Demons, Howard juga menyutradarainya. Saat kita menonton based on true story, kita sama saja belajar sejarah, tentang peristiwa, orang-orang, atau hal lain, dan mengapa kita belajar sejarah? agar kita tidak mengulangi kesalahan dan kita bisa tau sebenarnya value apa yang terkadung dalam sebuah peristiwa. Seperti film Elephant yang dibuat oleh Gus Vant Sant.
Film ini bercerita tetang pasca pengunduran diri Nixon sebagai presiden AS. Di jamannya (yang juga saya baru tahu setelah menonton film ini) ternyata dia mendapatkan banyak pertentangan dari rakyatnya sendiri dan memkasanya untuk mengundurkan diri. tetapi Presiden yang digambarkan sangat keras kepala ini, tidak satu patah katapun menyesali apa yang dia lakukan selama pemerintahuan (berkaitan dg skalndal watergate dan semacamnya). Lalu seorang selebritis Inggris Frost-lah yang mengubah itu, dalam sebuah wawancara ekslusif dengan si mantan Presiden Richard Nixon.
Overall film ini bisa saya bilang menarik karena di kekuatan percakapannya, toh memang film ini tentang sebuah interview. dan hal yang paling jenius adalah, bagaimana Ron Howard menyajikan sebuah interview tersebut seperti sebuah pertandingan tinju, yaitu petinju pemula lawan petinju yang sudah professional, para penggemarnya sangat menatikan pertandingan itu, dan setiap ronde dari pertandingan saling pukul itu terjadi sangat menegangkan. Walau hanya terjadi percakapan, percakapan digambarkan oleh Ron Howard sebagai pukulan jab, mengelak, menghindar, dan membalas pukul kembali. Cukup melelahkan menonton film ini.
Bagi teman-teman penggemar film action yang penuh dengan perkelahian dan tembak-tembakan, bintang film ganteng dan berotot atau berdada besar, film drama percintaan remaja, atau film thilleratau msiteri, saya tidak akan merekomendasikannya. tetapi bagi teman-teman penggemar film politik, jurnalistik, wartawan, dimana kesan "terlalu banyak bicara/percakapan" dan anda tidak pernah bosan mengikuti jalannya cerita dengan percapakan di setiap menitnya, saya sangat merekomendasikan film ini.
Selamat menonton
Quotes yang aku suka, dan mungkin film ini bisa disetarakan dengan Rocky Balboa:
only one of us can win
Tag: Nixon, Ron Howard
Terkait:
-
The Ancient Math
Senin, 2 Agu '10 10:56 -
Frost/Nixon
Kamis, 8 Jul '10 09:16
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Rijon: Good Take
-
KoboySoleh: Good Take
-
Egar Hamzah: Good Take
-
sabai: Good Take
-
kniwe: Good Take


Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat