Hello My Love [2009] 7
Jumat, 28 Mei '10 06:59
Hello My Love adalah sebuah film komedi romantis yang bercerita tentang Ho Jeon (diperankan oleh Jo An), seorang DJ Radio yang telah sabar menunggu kembalinya pacarnya Won Jae (diperankan oleh Oh Min Seok) dari Paris. Sebelum meninggalkan Korea Selatan untuk perjalanan pendidikan dua tahun di Perancis, Won Jae berjanji untuk menikahi Ho Jeon setelah ia selesai dengan studinya. Pasangan ini telah bersama selama sepuluh tahun dan karena Ho Jeon tidak memiliki orangtua lagi, dia praktis menjadi bagian dari keluarga Won Jae.
Won Jae pulang ke rumah seperti yang dijanjikan tetapi dengan membawa sebuah kejutan, dia datang dengan seorang teman sekamarnya dari Paris, Dong Hwa (dimainkan oleh Ryoo Sang Wook).
Tidak seperti yang pernah dikatakan Won Jae ketika meninggalkan Korea, ternyata Ho Jeon kembali harus menunggu janji pernikahannya karena Won Jae masih harus mewujudkan mimpinya untuk mendirikan sebuah restauran. Ho Jeon sebenarnya menyadari sebuah keanehan tentang mengapa Won Jae dan Dong Hwa selalu bersama tapi ia selalu berusaha menyimpan kecurigaan tersebut, rencana Won Jae dan Dong Hwa untuk membuka restauran wine bersama adalah alasan yang cukup masuk akal bagi Ho Jeon dalam menafikan kecurigaan itu.
Namun diluar dugaannya, ketika hendak menemui Won Jae di restauran baru yang masih dalam proses penataan, Ho Jeon mendapati Won Jae dan Dong Hwa sedang berdansa dengan sangat intim. Hal tersebut cukup membuat hati Ho Jeon luluh lantak dan tidak lagi percaya dengan persahabatan dua pria, dia menganggap bahwa persahabatan dua pria hanyalah platonis belaka.
Ho Jeon terdampar pada sebuah kondisi dilematis antara meninggalkan Won Jae atau memperjuangkan cintanya. Dia masih tidak percaya dengan perubahan Won Jae, semudah itukah Won Jae mengalihkan cintanya setelah membina cinta selama sepuluh tahun?
Akhirnya Ho Jeon membuat kesepakatan kepada mereka berdua dan menuntut agar Won Jae harus berkencan dengannya selama satu bulan untuk mengetahui dengan pasti siapakah yang dipilih, dia atau Dong Hwa. Dalam perjalanannya, Ho Jeon kemudian menjadi paham dengan apa yang dirasakan oleh Won Jae, dia juga menyadari bahwa setiap hubungan cinta antara pria dan wanita tidak sama sekali menjamin bahwa pasangannya bukan seorang gay, hal ini dibuktikan ketika Ho Jeon menguji apakah Dong Hwa bisa mencumbuinya, dan terbukti bahwa seorang gay bisa saja mencumbui seorang wanita.
Pada dasarnya ‘Hello My Love’ adalah sebuah film komedi romantis yang berbicara tentang cinta segitiga dimana cinta tersebut tidak mungkin untuk terus dijalani. Film ini juga tidak sepenuhnya berbicara tentang homoseksualitas, tapi lebih jauh film ini terfokus pada tema-tema patah hati dan kehilangan tanpa melihat orientasi seksual seseorang, karena patah hati dan kehilangan bisa dirasakan oleh siapa saja. Film ini cukup menggambarkan dengan bijak apa yang harus dilakukan ketika seseorang dihadapkan pada kondisi yang sama.
Dengan membawa Paris sebagai tempat pertemuan dan inspirasi untuk membuka restauran wine membuat film dengan tema gay ini terasa lebih menyenangkan untuk disaksikan, karena seakan menggambarkan hubungan romantis sepasang gay setara dengan romantisme yang dijanjikan oleh Prancis. Dengan kata lain, sudah bisa dimengerti mengapa seseorang dapat dengan mudah menemukan kesejatiannya sebagai seorang gay ketika dia pernah tinggal di Paris.
Sebuah ucapan dari Ho Jeon yang mungkin akan juga dikatakan oleh banyak wanita ketika merasa harus memperjuangkan cintanya, “If you were a broken TV, I want to fix it and reuse it”. Ucapan tersebut disampaikan kepada Won Jae ketika Ho Jeon terpuruk dalam kondisi patah hati dan membuatnya berfikir bahwa dalam diri seorang gay ada sebuah cacat yang harus diperbaiki. Pikiran yang wajar ketika seseorang merasakan perihnya sakit hati dan berharap bisa mengembalikan hati kekasihnya.
Ho Jeon sebenarnya bukanlah seorang perempuan homophobia, karena dalam sebuah siaran radionya dia pernah berkata bahwa, “For the love, for humanity” kita semuanya pasti butuh cinta, no matter who we are, gay, straight, couple, or single.
Film ini merujuk kepada berbagai jenis wine yang dianggap mampu membuat suasana hati jauh lebih tenang dalam berbagai kondisi, sebenarnya hanyalah sebentuk metafora untuk menonjolkan perdamaian dalam memecahkan masalah dalam hubungan dengan cara yang cantik. Pada awalnya, Ho Jeon menyatakan bahwa dia hanya suka Soju tapi menjelang akhir dia kemudian menjadi tertarik dengan wine walaupun hal itu bisa membuatnya kembali mengenang cintanya dan orang yang telah mengambil kekasihnya dari pelukannya.
Secara umum film ini telah berhasil menyampaikan sebuah pesan bahwa cinta bisa menyakitkan bagi siapa saja, tidak terlepas apakah dia gay atau straight.

Source : Asian Gay Movies
Diterbitkan juga di Blog Sinting Maut
Tag: Korea, gay themed
Terkait:
-
A Frozen Flower (2008)
Sabtu, 24 Apr '10 17:40 -
Romantic Island [K-Movie][2008]
Kamis, 29 Des '11 08:50 -
Sunny (2011)
Sabtu, 17 Des '11 05:20
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
kucingsapi™: Good Take
-
kniwe: Informatif
-
sabai: Good Take
-
Haris Fadli: Informatif
-
AndriaGutama: Informatif

Komentar:
pertanyaannya, kenapa yah mbak orang korea itu pinter banget bikin film yang membolak balik emosi??
tapi jangan paksain jawab kalo mbaknya pencinta film India... hihihihi
eh tapi adegan mencumbunya hot nggak di film ini?
kalau sempat, silahkan juga baca reviewnya diblog saya
adegan mencumbunya ngga sampe selesai ka, cuma flirting trus kissing, bobo tumpuk trus udahan... hihihi
Adegan gaynya ngga ada sama sekali kecuali ciuman
udah mampir bro
Silahkan login untuk memberikan pendapat