Mary and Max 6
Rabu, 19 Mei '10 10:06
Mary and Max memiliki cerita yang cukup sederhana, tapi Adam Elliot mengemasnya secara luar biasa indah. Menarik menyaksikan Mary dan Max yang walaupun usia dan lokasi mereka terpaut jauh tetapi persahabatan mereka begitu tulus dan menyentuh, walaupun hanya melalui surat menyurat.
Seringkali penonton dibuat tertawa oleh kelucuan yang ditampilkan dalam komedi satir ini. Dengan diiringi musik yang ciamik, film ini tetap menggunakan teknik narasi seperti pada Harvie Krumpet, hanya saja naratornya adalah masing2 tokoh dalam film ini, yakni Mary dan Max. Mereka berdua kesepian, Max apalagi, sebagai penderita Asperger Syndrome, hidup memang menjadi lebih sulit.
Tapi seberapapun sulitnya hidup mereka, selagi mereka masih saling memiliki satu sama lain, hidup bisa menjadi lebih mudah dan indah. Ah, begitu banyak pelajaran yang bisa kita petik dari persahabatan Mary dan Max, terlalu panjang jika harus dijelaskan dalam review singkat ini. Tonton filmnya, dan buktikan sendiri kedahsyatannya.
Tag: animasi, Philip Seymour Hoffman, True Story, stop motion, Adam Elliot, Toni Collette
Terkait:
-
Ponyo: Sebuah Tontonan Menyenangkan
Sabtu, 17 Mar '12 13:53 -
It's Not Nude, It's Art
Minggu, 11 Mar '12 22:46 -
Review : Tekken - Blood Vengeance (2011)
Jumat, 23 Des '11 19:57
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
kniwe: Good Take
-
Rijon: Good Take
-
JuliaJessicaJennifer: Good Take
-
hafi: Good Take
-
sabai: Mencekam
-
kucingsapi™: Good Take

Komentar:
dan lagi... saya suka film animasi stopmotion macam ini
Silahkan login untuk memberikan pendapat