Are You Modern enough? 3

Minggu, 16 Mei '10 13:06

MODERN FAMILY Genre Sitcom Mockumentary Created by Christopher Lloyd-Steven Levitan Starring Ed O'Neill-Sofía Vergara-Julie Bowen-Ty Burrell-Jesse Tyler Ferguson -Eric Stonestreet-Sarah Hyland-Ariel Winter-Nolan Gould-Rico Rodriguez II

Beberapa waktu lalu, secara tidak sengaja saya dan istri membuka Channel Fox, ada promo acara yang sangat menarik di situ. Promo itu menggambarkan seorang anak perempuan yang membawa pacarnya, seorang pemusik urakan, ke hadapan keluarganya. Kemudian sang pacar mendemonstrasikan lagu ciptaan, yang menurut pengakuannya, sangat terinspirasi dari gadis itu.

Mulailah sang pacar menyanyikan lagu itu, "Maybe maybe, i just wanna do you do you do you wanna do me, do me, from the inside..." Promo diakhiri dengan ekspresi geram para anggota keluarga sang anak perempuan.

Judul serial TV yang dipromosikan itu adalah "Modern Family"

Pasca "The Cosby show", hampir tidak ada lagi serial TV yang mengajarkan tentang nilai-nilai keluarga kepada penonton TV. Beberapa serial TV mencoba mengikuti rumus ala om Cosby. Full House, Growing Pains, Who's the boss, namun tidak ada yang mengalahkan ketenaran serial itu. Tiba-tiba tahun 2009 muncul "Modern Family", sebuah drama komedi situasi yang dibuat dengan pendekatan Mockumentary oleh duo Christoper Lloyd dan Steve Levitan.

Menyaksikan episode pertama serial itu, terasa langsung menarik perhatian. Konsep "semi reality show" yang ditawarkan memberi efek akrab, dan menumbuhkan kedekatan emosional bagi penonton. Entah kenapa, saya tidak merasa digurui, atau mungkin dipropganda, karena kejenialan penyajian Lloyd-Levitan itu.

Serial TV itu sendri menceritakan tentang tiga generasi keluarga Prischett dengan gaya hidup masing-masing yang sangat unik. Sang ayah menikah lagi dengan janda sexy, cantik asal Colombia, sang anak memutuskan menjalani kehidupan dengan pasangan gaynya dan mengadopsi anak dari Vietnam. Dan sang cucu yang berpacaran dengan pemusik urakan.

Itu hanyalah bagian kecil dari berjuta-juta ide brilian yang ditawarkan Lloyd-Levitan tentang nilai-nilai konvensional keluarga. Inti utama serial ini adalah, "Secara wujud dan bentuk sebuah keluarga mungkin tetap modern, namun secara makna nilai-nilai mendasar sebuah keluarga tetap tidak tergantikan". Cinta kasih, perhatian, mempertahankan respek dan toleransi terhadap sesama anggota keluarga, atau mungkin tentang bagaimana sebaiknya membungkus komunikasi dengan hati yang tulus, adalah sedikit diantara nilai-nilai mendasar itu.

Serial ini menggambarkan bahwa sebuah modernitas apapun tidak akan menggantikan hakikat dasar manusia, sebagai mahluk yang penuh cinta kasih.

Dulu, saya belajar banyak dari The cosby show tentang bagaimana membangun komunikasi antar anggota keluarga. Kini, generasi sekarang mempelajari itu dari Modern family. Sebuah serial jenial yang saya yakin akan segera menjadi everlast.

 


Tag: serial, tv

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

santador 0 0
Saya nyoba nonton ini, tapi di pertengahan episode pertama udah kehilangan selera. Entah gimana, ga nyambung aja. Mungkin saya ga modern enough : )

Sepintas (dan dari post ini) serial ini ngAmrik banget lah dengan segala permasalahannya: kawin cerai, gay rights, teenage problems, multi cultural family etc etc. Mungkin karena itu serial ini populer banget di sono.

Good Take!
kniwe 0 0
sepakat, sesudah the cosby show yang lain cuma mengajar neolib, seperti friends hihihi
FFreak 0 0
lucuuuuu kok, emang temanya rd klise tapi cukup tampil beda lah, palagi yg pasangan gay, plg gokil : p

Silahkan login untuk memberikan pendapat