Ken Loach 4
Sabtu, 15 Mei '10 11:53
Ken Loach adalah seorang sutradara radikal dari Inggris, dengan film-film bertema politik anti Kapitalisme dan "Kiri Reformis". Terkenal dengan gaya penceritaan naturalis, dan ideologi sosialis yang dianutnya. Di antara film-filmnya ialah Cathy Come Home (1966), Kes (1969), The Big Flame, Days of Hope(1975), Questions of Leadership (1983), Land and Freedom (1995), Carla's song (1996), My name is Joe (1998), 11'09"01 September 11 (2002), The Wind That Shakes the Barley (2006) dan Looking for Eric (2009).
Ia memiliki model penceritaan yang gaya realis. Karya-karyanya sering disebut sebagai naturalis. Dari pada menggunakan aktor-aktris terkenal, ia lebih mengutamakan mereka yang belum begitu dikenal namun memiliki pengalaman hidup yang mendekati karakter yang diperankan. Beberapa scene dari karya-karyanya selalu penuh dengan unsur spontanitas, meskipun tetap berpatokan pada naskah yang tersusun.
Film pertama dari Ken Loach yang saya tonton ialah The Wind That Shakes the Barley. Menikmati film ini sungguh 'membakar' ingatan kita tentang mahalnya harga sebuah kemerdekaan manusia. Berlatar belakang perang kemerdekaan Irlandia (1919-1921). Film ini diambil dari sebuah lagu rakyat Irlandia yang berjudul sama dan muncul dalam sebuah scene. Ini adalah sebuah drama yang bercerita tentang seorang dokter muda yang bergabung dengan IRA (Irish Republican Army) untuk memperjuangkan kemerdekaan dari Inggris. Film ini merupakan upaya untuk menjelaskan bahwa revolusi di Irlandia adalah revolusi sosial sebagai lawan dari revolusi kelompok nasionalis. Ken Loach sendiri menyatakan dalam sebuah wawancara;
"Setiap jajahan selalu menginginkan kemerdekaan, pertanyaannya ialah: a. Bagaimana cara mengusir kaum imperialis? b. Masyarakat seperti apa yang ingin dibentuk? Akan selalu ada kelompok borjuis nasionalis yang mengatakan; "Mari kita ganti saja benderanya dan tetap menjaga keadaan seperti semula". Lalu akan ada kelompok revolusioner yang berkata; "Mari mengubah hukum kepemilikan". Ini selalu merupakan momen yang genting."
Film lain yang sangat berkesan bagi diri saya adalah Land and Freedom. Berlatar belakang perang di Spanyol melawan rejim Fasis Franco. Ken Loach dengan sangat khas menggambarkan perjuangan kelompok buruh yang berjuang dan mendapatkan dukungan dari para aktivis kiri dari berbagai negara. Seorang anggota Partai Komunis dari Inggris menyebrang ke Spanyol untuk membantu gerakan kemerdekaan tersebut. Di film ini akan kita jumpai gambaran sejarah bersatunya kelompok Anarkis dan Komunis yang bergerilya tanpa menggunakan sistem kasta militer dan demokratis. Walau pada akhirnya persatuan ini dipecah belah akibat perselingkuhan kelompok Stalinis dan militer Spanyol.
Dalam wawancaranya dengan Theodoros Papadopoulos pada December 1998, Ken Loach menjawab perihal hubungan antara kelas dan kebudayaan, dan bagaimana para elit (ekonomi dan politik) memaksakan kebudayaannya dalam masyarakat. Di sana, dengan sangat jelas terlihat bagaimana pemikiran sosial politik, dengan segala kepentingannya, mempengaruhi berita-berita. Ia juga menjelaskan pengaruh-pengaruh politik yang kuat dalam mengontrol organisasi-organisasi media di negaranya (Inggris). Ada orang-orang tertentu yang ditetapkan dan diandalkan untuk menjaga ideologi yang ditransfer ke media-media. Inilah yang membuat para elit dapat memaksakan kultur mereka ke masyarakat.
Ken Loach memaparkan peran media yang seharusnya di dalam masyarakat. Media harus merefleksikan ide-ide sosialisme; sebuah masyarakat demokratis. Dia tidak berbicara tentang visi sosial-demokrat. Ia bicara tentang visi di mana masyarakat menjadi demokratis dalam kepemilikan industri dan banyak hal. Mengutip Trostky dalam salah satu esainya mengenai hubungan antara politik, kelas dan seni, Loach menegaskan bahwa negara tidak perlu punya pandangan apapun soal seni dan kebudayaan. Ini murni urusan para pelaku seni, pelukis, musikus atau entah siapa lagi. Itulah makna bahwa ekspresi harus independen dan demokratis sehingga memungkinkan anda mendapatkan pandangan atau referensi yang berbeda-beda. Bagi Loach; keberagaman dan tanggung jawab adalah sesuatu yang tidak dipahami oleh para penganut demokrasi liberal.
***
[tulisan ini juga pernah saya tulis di sini]
Tag: Ken Loach, IRA, Land and Freedom, The Wind That Shakes the Barley
Terkait:
-
Looking for Eric (UK.2009)
Selasa, 15 Mar '11 15:01 -
Mungkinkah Rekonsiliasi? - 5 Minutes of Heaven [2009]
Senin, 17 Mei '10 11:55 -
The Wind That Shakes the Barley - Kisah Sedih Perang Saudara
Kamis, 11 Mar '10 01:05
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
kniwe: Good Take
-
discobabe: Good Take
-
JuliaJessicaJennifer: Good Take
-
Gambliz: Informatif
-
sabai: Informatif
-
Rijon: Good Take
-
takdir syahbana: Good Take
-
Taruma: Good Take

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat