Cabin Fever (2002) [Eli Roth] - Review 3
Minggu, 2 Mei '10 22:09
Jadi inget beberapa tahun saat gw mulai deket sama film horror yang notabene jarang di publish di media lokal, salah satu dari itu ialah HOSTEL. waktu itu karena masih nubie gw beranggapan klo film ini adalah film paling WTF !! yang pernah gw tonton setelah SAW. tapi setelah beberapa tahun kemudian, rating itu lama" turun seiring makin banyaknya film" lain yang jauh lebih antihumanisme daripada itu.
Karena kangen sama tema horror classic, tiba" pikiran gw balik lagi ke HOSTEL. tapi karena dah bosen akhirnya gw cari film lain cuma yang sama" disutradarai Eli Roth. dan pilihan itu akhirnya jatuh ke CABIN FEVER. Sebenarnya dah lama gw denger klo film ini dulu sempet jadi hype di komunitas luar, cuma karena males dan alasan" klise lainnya, akhirnya gw undur" dan baru bisa nonton sekarang.
Dari segi storyline CABIN FEVER masih seperti film horror remaja di Amerika pada umumnya, having fun, drunks, and sure having sex, and you know problems are going to start after then. tapi Eli Roth mencoba resep baru buat mengundang tepatik horror ke penontonnya,
Sejak bagian awal ngga ada sepotong pun cerita yang menjelaskan bagaimana akar permasalahan tiba" muncul. Namun yang menjadi hal menarik disini adalah bagaimana sang sutradara bisa membangun tensi secara perlahan demi perlahan namun pasti lewat sumber permasalahan diatas. Sulit klo gw rasa membangun tematik plot untuk film horror yang bisa membuat siapapun penonton betah di tempat duduk tanpa harus merasa bosan. Terlebih karena kebanyakan film" horror yang ada jarang menggunakan struktur seperti ini karena terlalu fokus pada scare factor. Tapi soal darah jangan khawatir. Eli dah siapin lebih dari seember.. x)
Selain unsur horror, Eli Roth juga mencoba menambah sedikit sentilan komedi lewat dialog" dan tampilan visual dari tipikal" anak muda yang selengean dan beberapa karakter berkelakuan aneh sebagai bumbu penyegar. Untungnya beberapa dari bagian komedi itu bisa terpasang pas sehingga membuatnya jauh dari kesan maksa dan bisa tampil apa adanya.
Tapi mungkin karena fokus bermain aman lewat alurnya yang pelan. Eli Roth lupa memperhatikan satu faktor yakni pendalaman karakter. Gw ngga melihat ada satu tokoh yang bisa menonjol diantara lainnya, beberapa malah terlihat justru mereka semua berada dalam satu level yang sama. Meskipun gw tahu leading aktornya siapa, cuma gw rasa akting yang dia bawa belum cukup bikin karakter yang diperankannya menjadi lebih kuat. Siapa sih yang ga mau jadi superhero ya ga? And yet again, perhatian gw ga sampe kesana karena lebih baik gw fokus sama inti cerita daripada memikirkan perjuangan karakter utama melawan kematian.
Buat ukuran debut penyutradaraan, Eli Roth menurut gw berhasil menyuguhkan satu tampilan film yang lumayan bagus. Apalagi mengingat film ini cuma berbudget 3x lipat lebih mahal daripada film Blair Witch Project yang notabene cuma makan biaya produksi ga lebih dari setengah juta dollar. Mungkin klo ada biaya tambahan, Eli Roth bisa mencoba menambahkan sedikit atmosfir supaya film ini agak sedikit lebih tajam dan gelap. But now, i think it have done enough..
Pada akhirnya, gw merasa wajar klo film ini dulu sempet jadi hype. Ya meskipun ga setinggi ekspektasi gw, tapi gw akuin klo gw lumayan enjoy nonton film. Klo loe suka film" horror gore bertema klasik dengan alur yang santai plus sedikit sentuhan jaman modern. film ini wajib diberi kesempatan...
RATING : 7.5 / 10
Tag: Eli Roth, Cabin Fever
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
hafi: Good Take
-
raditherapy: Good Take
-
sabai: Good Take
-
jokotarub: Informatif
-
JuliaJessicaJennifer: Good Take
-
oksbangs: Good Take
-
kniwe: Good Take
-
discobabe: Good Take

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat