Bebek Belur Film Indonesia. 7

Kamis, 8 Apr '10 14:06

 Pertama nonton film ini, sebenernya kepala saya sudah tidak berharap apa-apa, saya sudah keburu kaciwa dengan film Indonesia. Pernah, dalam satu kesempatan saya ke satu sinema di kawasan Blok M, yang tersedia hanya film Indonesia, 4 layar film Indonesia semuanya. Tiga layar di sinema itu menampilkan tokoh-tokoh dari keluarga hantu semacam, pocong, tuyul, dan kawan-kawannya, satu layar lagi akan menampilkan film yang cukup kontroversial. “ada adegan pijit-pijitan di film ituh

Oke, saya sudah dewasa, tak ada salahnya nonton film pijit memijit bukan? Hehe.. hasilnya? Pijit memijit disensor, dan saya kecewa pol dengan filmnya.

Berdasarkan pengalaman maka saya anggap wajar saja kalau saya memasang tingkat kepuasan di tingkat terendah saat akan nonton film Bebek Belur malam itu.  Karena ekspektasi saya rendah, saya pastikan akan  menikmati fim tanpa marah, dan kaciwa.

Perlahan film mulai, ceritanya tentang laki-laki tua, buncit, beruban, dan sudah beristri dari kampung cibebek. Bapak tua ini jatuh cinta pada kembang desa di kampung sebelah, sangking cintanya si bapak sampai mengganti nama dan status. “saya duda,” kata dia. Ibu si gadis, yang mata duitan menerima si bapak dengan tangan terbuka, si anak kelihatannya nunut saja.

Dalam film ini, digambarkan dunia memang nyatanya seperti daun kelor, tokoh yang satu ternyata mengenal tokoh yang lain, tokoh yang lain itu mengenal tokoh yang lain lagi. Nah, tokoh-tokoh itu, yang berkenalan belakangan akhirnya bersepakat menolong laki-laki, pacar si kembang desa, yang berpotensi besar ditinggalkan sang pacar demi si bapak tua.

Keseluruhan, film ini cukup menghibur. Kelasnya jauh di atas film “pijit-pijit Kontroversial” yang saya ceritakan di atas. Layak tonton, pemain film kawakan bertebaran di mana-mana. Oh iya, jangan menebak akhir ceritanya, nikmati saja. :D

tulisan, saya letak juga di sini


Tag: film, Indonesia, bebek belur

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

sabai 0 0
Scene terakhirnya, pas Deddy Mizwar muncul itu, nggak nahaaaannn!!! : D
alakazam 0 0
__kampung cibebek__

ada Deddy Mizwar juga, berasa iklan banget...
Invictus- 0 0
alakazam

sponsor utamanya Y*MAHA..
dvdaseli 0 0
sama, gw juga ntn film ini dengan expectation at the very lowest level, tapi gw malah TERHIBUR BGT : D sering bgt gw : )) di film ini, kaya Didi Petet yang radio gada gambarnya itu : D

atemalem 0 0
alakazam: emang iklannn.. hehehe.. banyak bebek berkeliaran.. hehe

Invictus-: 1000 persen.. benarr.. hehhe

dvdaseli: ahh, ada rupanya yang kayak saya ya.. hehe.. lumayan kan ketawanya ya...

sabai: the best scene? *eh : D
kucing_usil 0 0
menarik. ntar malem ajak nyokap nonton ini, mumpung main di bioskop deket rumah : D
Si Pisau Terbang 0 0
reviewnya informatif bgt, membantu memutuskan utk nyari film lain aja : )

Silahkan login untuk memberikan pendapat