Legend of The Fall 2

Selasa, 6 Apr '10 17:07

"I followed all of the rules, man's and God's. And you, you followed none of them. And they all loved you more. Samuel, Father, and my... even my own wife. "
Alfred Ludlow mengeluh kepada adiknya, Tristan saat pemakaman istri Alfred Susannah Fincannon Ludlow. Alfred mengeluhkan tentang mengapa dia yang notabene-nya sama tampan dengan Tristan, lebih berhasil dengan memiliki sebuah perusahaan finansial dan menjadi anggota kongres, tidak mendapat cinta yang sama dari orang-orang terdekatnya. Tidak seperti Tristan yang liar, tanpa aturan, tapi dicintai banyak orang.
Legend of The Fall adalah film yang tidak pernah bosan untuk saya tonton ulang. Saya mengagumi idealisme dan sikap Tristan Ludlow yang diperankan oleh Brad Pitt, si ganteng mantan kuli bangunan itu. Tapi baru dini hari tadi saya sadar tentang sebuah ketidak adilan lain dalam hidup yang coba diceritakan oleh Jim Harisson sang penulis novel dan diterjemahkan ke dalam gambar oleh Edward Zwick. Saya baru sadar tentang bagaimana seorang Alfred Ludlow mengemis cinta pada ayah dan istrinya, Susannah, yang sebelumnya patah hati ditinggal pergi Tristan.
Sebesar apapun Alfred mengemis, tetap saja hati Susannah adalah untuk seorang Tristan. Tidak peduli sesukses apapun Alfred, bahkan menjadi seorang anggota kongres yang disegani, tetap saja cinta itu tidak bisa tumbuh.
Apa sebenarnya yang perempuan inginkan? Sebuah jiwa yang liar seperti Tristan atau sebuah kemapanan yang pasti seperti Alfred, mengingat keduanya cukup menarik dalam segi fisik. Alasan kebanyakan kita melanjutkan sekolah sampai strata tertinggi adalah untuk memperoleh kemapanan tadi. Karena hanya sedikit orang yang membebaskan jiwanya dan mampu merengkuh kebahagiaan materi. Uang, benar sekali, uang bukan segalanya tapi kita tidak bisa mengatakan kalau uang itu tidak penting.
Saya mengasihani Alfred subuh tadi, sebagaimana saya mengasihani diri saya sendiri. Yang jelas, menjadi diri kita sendiri adalah yang lebih baik. Semuanya sudah ada porsi masing-masing, termasuk jodoh.
Satu perkataan Alfred Ludlow yang seperti mengemis cinta kepada Susannah, buruk tapi terdengar manis sebenarnya.
"Is there any hope that you could learn to love me?"

 


Tag: brad pitt, legend of the fall

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

sabai 0 0
point of view tulisan yg unik...
nggak cuma mengomentari filmnya, tapi juga refleksi ke film itu.

film yg bagus mmg yg berhasil membuat penontonnya kayak ditampar, kepikiran dan bertanya-tanya. i love legend of the fall too : )
jokotarub 0 0
brad pitt mmg keren dimari bang!!
tapi aye lempeng loh ya.. : D

Silahkan login untuk memberikan pendapat