Transamerica (2005) 4
Senin, 5 Apr '10 11:13
" Life is more than the sum of its parts."
Stanley Schupak atau yang lebih senang dipanggil dengan nama wanitanya, Sabrina 'Bree' Osbourne (Felicity Huffman) adalah seorang pria transeksual yang memilih jalan hidupnya menjadi seorang wanita. Untuk mewujudkan hal tsb Bree berusaha dengan berbagai cara, di mulai dengan minum hormon wanita, melatih suaranya, dan berdandan layaknya seorang wanita. Namun ada satu hal yang mengganjal Bree untuk dapat menjadi wanita sejati, yaitu ia masih memiliki penis. Oleh karena itu ia pun bekerja mati2an dengan menggambil dua pekerjaan sekaligus untuk dapat membiayai operasi pergantian kelaminnya.
Satu minggu sebelum operasi dilakukan, Bree mendapatkan sebuah telepon dari seorang pemuda bernama Toby Wilkins (Kevin Zegers) yang tanpa mengetahui siapa sebenarnya Bree menanyakan keberadaan ayah kandungnya yang bernama Stanley Schupak yang tidak lain dan tidak bukan adalah Bree sendiri. Bree rupanya tidak ambil pusing dengan kabar tsb, namun sayangnya psikiaternya tidak memperbolehkan operasi dilakukan sebelum Bree menyelesaikan masa lalunya dengan menemui anaknya tsb.
Segera saja dengan perasaan takut dan terpaksa Bree menemui Toby di sebuah penjara di kota New York. Dengan berpura pura menjadi seorang misionaris gereja, Bree berusaha untuk mengembalikan Toby ke ayah angkatnya di Kentucky. Dalam perjalannya mereka berdua pun mulai saling berbicara dan mengenal sedikit demi sedikit pribadi masing2. Dalam perjalanan ini juga hubungan ayah-anak ini mulai berkembang ke sebuah hubungan yang lebih dekat yang secara tidak langsung mereka saling membantu mencari jati diri mereka masing2 melalui berbagai peristiwa yang mereka hadapi selama perjalanan.
Transamerica adalah sebuah drama indie yang mengangkat tema pencarian jati diri dengan cerita yang unik, mungkin bagi yang sudah pernah menonton Boys Don't Cry merasa film ini tampak mirip dari segi temanya. Namun Transamerica tidak se tragis Boys Don't Cry, film ini setidaknya mampu memberikan pelajaran berharaga sekaligus menjadi inspirasi bagi siapa saja yang memiliki masalah transeksual tanpa harus menggurui. Dialog2 menarik dan kejadian2 yang bisa dibilang lucu sekaligus satir banyak menghiasi film yang disutradari dan ditulis oleh Duncan Tucker ini.
Selain ide ceritanya yang menarik, penampilan duo pemainnya, Felicity Huffman dan Kevin Zegers sangat luar biasa, mereka berdua hampir selalu tampil keselurhan film yang berdurasi 103 menit ini. Terutama Felicity Huffman yang bermain secara total dan nyaris sempurna di peran yang cukup sulit dilakukan. Bayangkan saja ia memainkan sebuah peran dimana ia harus menjadi seorang laki2 yang bertransformasi menjadi seorang wanita lengkap dengan segala emosi dan kepribadiannya, padahal Felicity Huffman adalah seorang wanita tulen. Untung saja hal tsb didukung dengan wajah Felicity Huffman sendiri yang memang sangat cocok untuk memerankan karakter Bree. Akibat perannya yang luar biasa di film ini, Felicity Huffman pun diganjar Golden Globe sebagai pemeran utama wanita terbaik dan nominasi Oscar dalam kategori yang sama.
Overall, Transamerica mampu tampil dengan ceritanya yang kuat dan berani, yang mampu mengangkat masalah transeksual yang sering di anggap tabu oleh kebanyakan masyarakat menjadi sebuah tontonan yang berkualitas dengan didukung performa briliant dari dua pemeran utamanya. Great Film!!
Tag: drama, Indie, transgender, felicity huffman, kevin zegers, road trip
Terkait:
-
Flickering Light (2011) : Cinta di atas Hemofilia
Jumat, 4 Mar '11 22:10 -
Monsters (2010): Now It's Our Turn to Adapt
Minggu, 5 Des '10 05:21 -
City Island (2009)
Selasa, 26 Okt '10 00:39

Komentar:
eh, kalo dipikir2 Swank dan Huffman tuh wajahnya sama2 berkarakter maskulin ya. Makanya mereka dipilih buat main di peran2 transgender gitu...
Silahkan login untuk memberikan pendapat