Frozen: Beku Sampai Ke Tulang! 1
Minggu, 4 Apr '10 18:24
Frozen, seperti judulnya, membuat saya dan teman nonton saya membeku dalam ketegangan di bawah terpaan dinginnya AC bioskop. Film yang ditulis dan disutradarai oleh Adan Green ini ide dan dinamika ceritanya sederhana banget, tapi eksekusinya sangat realistis sehingga enak ditonton. Tiga orang mahasiswa lagi liburan akhir pekan di ski resort sampai hari Minggu malam dan mereka ketinggalan masih duduk di atas kursi besi (macam kereta gantung itu) sementara petugasnya sudah mematikan listrik dan pulang.
Dari awal film drama sudah dibangun, sekaligus menjelaskan karakter dan hubungan antara Dan dengan Parker, kekasihnya yang manis tapi cengeng serta Joe, sahabatnya sejak SD yang parah di mata pelajaran olah raga. Karena miskomunikasi antar petugas resort itu, mereka bertiga terjebak duduk di kursi gantung yang macet sampai week-end berikutnya, padahal pas musim dingin lengkap dengan badai salju, plus ancaman serigala yang berkeliaran di hutan lereng gunung itu.
Trus mereka musti ngapain dong? Lompat dari ketinggian 50 kaki atau manjat keatas gelantungan menyusuri tali besi ditengah badai salju? Atau duduk aja nunggu kalau ada orang lewat? Kalau ada orang lewat… lah diatas gunung sepi gitu. Nah, itulah serunya nonton film ini.
This movie is far from perfect. But very realistic, yet gripping enough to make me hold my breath every now and then. Ketegangan yang dibangun pas. Ada momen-momen yang menegangkan tapi kadang penonton dibawa santai mengikuti percakapan dan jauh-dekatnya hubungan antar karakter itu. Bagi yang pernah merasakan terpaan hujan salju di malam nan dingin, wuiiih…film ini sontak menghidupkan kembali sensasi tersiksa kedinginan itu.
Overall, Frozen is a really good movie made out of practically nothing. Modalnya cuma 3 aktor muda yang sama sekali nggak ngetop, 1 setting lokasi dengan kursi besi gantung sebagai properti utama. Tanpa spesial efek yang macam-macam sang sutradara berhasil mengolah materi minimalis ini menjadi tontonan yang mencekam.
Pokoknya setelah nonton ini, Clash of the Titans terasa macam film anak-anaklah! Sayang cuma main di Blitz aja. Mungkin 21 Cineplex merasa dirinya terlalu ‘besar’ untuk mendistribusikan film-film budget rendah dan non blockbuster.
Tag: blitz, frozen, winter, ski, resort, adam green
Terkait:
-
Indonesia International Fantastic Film Festival (iNAFFF) 11
Kamis, 10 Nov '11 17:49 -
BLITZ : A COPKILLER THRILLER AT ITS MOST CLASSIC TONE
Rabu, 29 Jun '11 06:12 -
Blitz (2011)
Senin, 27 Jun '11 08:17
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
jokotarub: Box Office
-
kniwe: Good Take
-
ayoe coemi: Good Take
-
JuliaJessicaJennifer: Good Take
-
bvnrdnld: Good Take

Komentar:
Duit syuting aje ngirit, gimane buat promosinye?
Silahkan login untuk memberikan pendapat