The Blind Side (2009) 10
Sabtu, 3 Apr '10 12:55
*SPOILER ALERT*
Kadang, sebuah cerita memang tidaklah perlu bumbu konflik untuk membuatnya mejadi inspiratif dan menarik untuk diikuti. Bumbu konflik emang perlu untuk membuat “kemeriahan” suasan sehingga 1 jam setengah atau lebih jalannya film tidak berasa membosankan, asal jangan terlalu banyak bumbu aja layaknya sinetron Indonesia.
Tapi jika berhubungan dengan cerita dasar kemanusiaan tentang membantu orang mampu mengangkat derajat orang yang tidak mampu, yang dibutuhkan hanyalah rangkaian alur halus tentang bagaimana proses itu dilakukan. Dan dalam kisah Michael ini, bumbu yang dibutuhkan adalah bumbu humor halus tentang Leigh Anne, wanita kulit putih Mississipi yang tegas, tapi masi menjaga tinggkat otoriternya, yang hidupnya tiba-tiba berubah karena ada kehadiran seorang anak yatim miskin berkulit hitam bertubuh besar bernama Michael di rumahnya.
Film ini emang nyaris tanpa adanya konflik berarti yang ditunjukkan, padahal Mississipi adalah negara bagian di sebelah selatan Amerika yang masi rada rawan tentang isu rasialisme. Hanya ada adegan sekali Leign Anne dijudge ibu-ibu kulit putih kaya tentang tindakannya menampung anak kulit hitam, Collins dan SJ, anak-anak Leigh Anne pun sangat supportif terhadap Michael, dan bahkan pandangan sinis tentang Michael di sekolahnya pun hanya ditampilkan sambil lalu aja. Bahkan pada tengah-tengah film udah ditunjukkan kalo anak-anak kecil cewek kulit putih udah merasa nyaman bermain ayunan dibantu Michael.
Michael Oher sendiri, sepanjang film tetap menjadi anak manis tinggi buesar, dengan IQ cuman 80, tapi memiliki 98 percentile protective insting, insting yang membuatnya menjadi pelindung bagi keluarga barunya, dan insting yang membuatnya menjadi pelindung terbaik bagi quaterback dan runner dalam football, hal yang membuatnya menjadi incaran pelatih2 untuk menjadi andalan di tim mereka di liga football NCAA.
Satu2nya saat dimana dia marah hanyalah ketika sedang diinterogasi oleh penyelidik dari NCAA tentang keputusannya untuk memilih Universitas Mississipi yang ditengarai adanya pengaruh tidak fair dari keluarga Leigh Anne sebagai salah satu alumni dan pendonor di Universitas itu, yang membuat Universitas-universitas lain kehilangan kesempatan untuk mendapatkannya sebagai anggota tim football mereka.
Film ini memang bercerita tentang kehidupan Michael Oher dan Leigh Anne. Gambaran awal tentang Michael memang sungguh menyentuh. Dipisahkan sejak kecil dari ibunya oleh Lembaga Perlindungan Anak karena ibunya seorang pemabuk, Michael hidup dari satu keluarga angkat ke keluarga angkat lain. Tidur dari satu sofa ke sofa lain, dari ruang tamu satu ke ruang tamu lain, sampai akhirnya keluarga terakhirnya berhasil membujuk pelatih sebuah sekolah Kristen untuk menerimanya menjadi siswa sekolah tersebut karena potensi ukuran fisiknya.
Namun setelah bersekolah, Michael justru harus terusir lagi dari rumah keluarga yang menampungnya, dan setiap malam ketika semua pulang, dia segera menuju ke gym sekolah, satu2nya tempat dimana dia tau dia merasa lebih hangat dari serangan udara dingin diluar. Hartanya hanyalah satu kaos ganti yang setiap hari dibawanya di tas kresek, bercampur dengan sedikit buku2 untuk sekolah.
Leigh Anne, yang ketika pulang dari menghadiri acara drama anaknya, SJ, yang bersekolah di tempat yang sama dengan Michael, menjumpai sosok Michael yang tinggi besar itu sedang berjalan kedinginan menuju gym malam2. Insting sosial Leigh Anne membuatnya menghampiri Michael dan mengajaknya untuk bermalam di rumahnya. Dan dari pertemuan pertama itulah, terus berlanjut scene demi scene, Michael terus berada di rumah Leigh Anne, yang pada akhirnya keluar Leigh Anne pun menjadi Legal Guardian Michael dengan resmi secara hukum.
Sekali lagi, kadang tidak perlu skenario yang rumit untuk membuat sebuah film berkesan. Dunia memang tidak adil, tapi justru dengan itulah maka konsep kebahagiaan dengan berhenti merasa berkekurangan, dan membagi kelebihan kepada yang benar-benar berkekurangan adalah konsep universal yang membuat ketidakadilan itu menjadi sebuah kebahagian bagi semua. Cari bagaimana cara paling sederhana menunjukkan itu dalam semua film, dan film itu pun akan berkesan.
Tag: Hollywood, sandra bullock
Terkait:
-
Kota Film
Rabu, 15 Feb '12 13:43 -
MONEYBALL (2011)
Selasa, 24 Jan '12 16:16 -
GOOD NIGHT AND GOOD LUCK (2005)
Senin, 23 Jan '12 17:47
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
pop korn: Good Take
-
sabai: Informatif
-
jamur: Good Take
-
kniwe: Good Take
-
Artmeza: Good Take
-
Gambliz: Informatif
-
Michael: Informatif
-
raditherapy: Good Take
-
discobabe: Good Take
-
JuliaJessicaJennifer: Good Take
-
I wrote SYN not Tragedies: Good Take

Komentar:
FIlm berdasarkan thru story...emang keren dan inspiring.
------------------------------------- ------------------------
IMHO
dalam filmnya Adegan diatas ditaruh di depan , kenapa? karena memang betul di film ini tidak ada konfilk yang sangat berarti.... film ini menyadari hal tersebut , makanya sesuatu yang sebenarnya bukan konflik ditaro di depan, biar sok2 kuat konfliknya.... padahal enggak.
tapi dengan konflik yg sok2 kuat film ini jadinya bercerita dengan alur yang keren banget....
Keputusan adegan diatas di taruh di depan adalah sebuah sebuah karya seni yang keren banget., sebuah keputusan yang berdasarkan teori dan pengalaman bertahun2 , ini adalah movie magic dari The Blind Side *setdahlebaygue*
Overall saya suka film ini, ringan tapi bermutu
aktingnya walo gak keren keren amat, tapi masih dalem kategori bagus, dan cerita di pelem ini juga sarat nilai moral...
yang jelas, ni felem cukup punya ending yang oke, apalagi based on true story...
seneng nontonnya
banyak hikmahnya
cocok ditonton seluruh keluarga diakhir pekan
itu yang penting kan?
Silahkan login untuk memberikan pendapat