Clash of the Titans: Bikin Nangis! 33
Kamis, 1 Apr '10 21:43
Inilah film yang paling bikin nangis yang saya tonton sepanjang tahun ini. Meskipun bukan film drama, malah jauh dari golongan ‘tear jerker’. Lalu, apanya yang bikin nangis dong? Keep on reading, the answer will unveil itself.
Berkisah tentang perseteruan antara manusia dan dewa-dewa jaman Yunani kuno, film ini harus meringkas kisah yang aslinya panjaaaang banget ke dalam durasi 118 menit saja. Dan sang sutradara, Louis Letterier bersama 3 orang script writernya, berhasil melakukannya dengan ciamik.
Ceritanya umat manusia, ehm, tepatnya warga Yunani kuno lagi marah dan menentang kekuasaan Zeus. Hades, dewa adiknya Zeus yang selama ini ‘ngumpet’ di underworld memanfaatkan kemarahan umat manusia untuk menggoyang kekuasaan absolut Zeus. Hades punya petarung andalan, monster super seram yang selama ini angkrem di underworld, bernama Kraken. Sementara Zeus punya jagoan, seorang manusia setengah dewa yang tak lain adalah anak hasil hubungannya sendiri dengan manusia mortal yang cantik, seorang istri raja. Pemuda gagah ini bernama Perseus (Sam Worthington) yang sejak kecil diam-diam diasuh seorang nelayan tua.
Perseus yang ‘cuma’ anak nelayan mendadak harus menempuh perjalanan panjang mencari cara mengalahkan the monstrous Kraken. Ceritanya seru! Yang bikin seru, namanya mitologi Yunani kuno, film ini penuh makhluk aneh! Pegasus, kalajengking raksasa, trio penyihir yang matanya di telapak tangan, makhluk aneh padang pasir, Medusa yang cantik tapi mematikan, dan banyaaak lah.
Dan penampakan makhluk-makhluk itu dieksekusi dengan keren! Apalagi saya nontonnya yang versi 3D dan di bioskop The Real 3D. Makin manteplah, serasa dikejar-kejar kalajengking raksasa beneran di bioskop. So, secara teknologi dan ideologi, sineas Hollywood sekarang boleh dibilang tinggal berkhayal dan mereka bisa membuat apa saja, termasuk cerita yang mengisahkan perlawanan umat manusia pada ‘Tuhannya’.
Sementara, entah berapa dekade lagi baru akan ada film Indonesia yang ide ceritanya adalah kegelisahan umat manusia menentang penguasa hidupnya. Apalagi di sisi teknis, kreasi (kebanyakan) sineas Indonesia masih seputar hantu, pocong dan kuntilanak yang bedaknya keputihan. Duh! Nangis deh pas mikir begini…
Tag: yunani, titans, kraken, medusa
Terkait:
-
Immortals
Selasa, 19 Jul '11 01:57 -
'Clash of the Titans': What a big failure...
Selasa, 6 Apr '10 08:35 -
Clash Of The Titans : Siapa Bilang Film Jelek?!
Minggu, 4 Apr '10 21:29
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
jamur: Box Office
-
Cybelle: Informatif
-
ndoet:
-
kniwe: Good Take
-
jokotarub: Mencekam
-
poeticpicture: Keep Rolling
-
Gambliz: Good Take
-
Artmeza: Good Take
-
Bima: Informatif
-
JuliaJessicaJennifer: Good Take
-
Ria Tumimomor: Good Take
-
pherdita: Good Take

Komentar:
keren, keren, keren, biasa, keren, keren...tamat.
belom sempet keren banget udah selesai aja nih film.
wah visualisasi Hades-nya hebat euy..
One day, somebody's got to make a stand. One day, somebody's got to say enough...
adegan actionnya emang bagus. efek visual juga oke (walaupun ga sampe bagus sekali)
tapi ceritanya dan pendalaman karakternya sangat tipis dan kurang cerdas.
Satu hal lagi yg menyebalkan adalah, seting gunung Olympus yg nampak biasa dan tidak agung. dan apa2an sih kostum Dewa2nya mengkerelep2 gitu? pada mau syuting video klip Queen atau gimana sih? -_-
overall, secara cerita film ini udah ketebak bgt dr awal, ya udah go with the flow aja, duduk manis & menikmati efek visualnya.
ide sih sebenernya sineas lokal tak kalah, hanya pengerjaannya aja yang mungkin kadang keplintir.. heheh..
bukankah indonesia rajin memproduksi film bernafas mistik dan mitos juga?
cuman kok kagak serem ye? monsternye gitu2 doang... lebih serem pocong ama kuntilanak!
pertama entah kenapa lebih menyenangkan nonton Percy Jackson yang efectnya lebih minimalis ketimbang clash of the titan....
Kalo dilihat dari filmnya.....Clash of The Titans....dem! yang main idola gw semua.....ada sih Liam Neeson huhuhuhuhu....Ralp Fiennes.....tapi knapa ya film ini kurang WOW! ndak ada faktor WOW atau fun yang menempel hingga akhir cerita. Saya pulang dengan perasaan rada "gantung".
Iya bener inih......si sutradara kurang bener menggali sisi menarik dari cerita ini....sptnya semuanya dimasukkan dengan terburu2x....dan itu robot burung hantu gunanya apa sih?? sampe akhir cerita ndak ada arah ke sana lagi? is so deleted scene banget harusnya.....
gw suka bagian Pegasus.....pas dia mendarat...so smooth.....transisinya halus banget.....dan memuaskan khayalan saya dari dulu tentang unicorn dan pegasus.....tapi sayang kurang diangkat juga ini.....harusnya dari karakter pegasus yang dewa dari kuda ini bisa dijadikan semacam cerita penguat karakter Parseus....hicks.......minta tolong dibikin lagi tapi director nya ganti sama directornya El laberinto del fauno si gokil Guillermo del Toro..........
*sigh seandainya
secara film ini juga remake film yg sama th 1981
menurut gw film ini is a total joke, a BIG ONE
bagusnya film ini cuman akting si Hades doank, sisanya, boooo. Perseus nya masih kedngeran aksen australia nya
sebenernya dari awal ud salah sh, ya bukan salah juga, namanya juga adaptasi bebas, ya terserah yang mengadaptasi
klo sineas indonesia susah klo mau bikin film kolosal atau dengan efek luar biasa, karena mahal bgt, dan kayanya belum ada yang bisa ngerjain deh disini. klo masalah ide atau eksekusi, film indo ud lumayan koq. dari yang art house atau film mikir/susah kaya Pintu Terlarang, Fiksi, Kala, Babi Buta Yang Ingin Terbang, sampe ke yang komersil kaya Janji Joni, Laskar Pelangi, Hari Untuk Amanda dll.
seriusan lo lebih minat percy jackson? gw malah berani bilang film itu penghinaan terhadap mitologi yunani. sama halnya seperti film twilight yang secara gamblang menginjak-injak harga diri vampir.
kalo soal burung hantu itu, google dikit dnk bro. adegan itu sbagai tribute pada film terdahulunya yang juga make burung hantu. gw juga lupa, tp kalo ga salah gunanya buat ngebantu perseus, hadiah dari zeus.
cuma di film ini, burung hantu itu ga dipake lagi. cmiiw
dvdaseli: gimana liat percy jackson yahh kalo film ini udah dibilang total joke...
cuman ekspektasi, marketing dan budget yang dipake buat CoTT ini kan lebih besar dari Percy, jadi kekecewaannya juga semakin besar aja
ada yang ngotot dan bingung, menyamakan Percy Jackson = Perseus -_-;
hehe, twilight menginjak-nginjak vampir? SETUJU BGT broder :shakehand:
jangan lupakan si Jin chewbacca look-alike, yang ga bisa ngomong inggris kecuali TOGETHER
"pertama entah kenapa lebih menyenangkan nonton Percy Jackson yang efectnya lebih minimalis ketimbang clash of the titan...."
sinikal line dear......saya sangat suka dengan greek mythology.....but this one "clash of The Titans" really break my heart.....mendingan nonton Percy Jackson.....LEBIH MENYENANGKAN......
dalam film.....(saya bukan ahli film) ada dua kategori penilaian.....BAGUS (lupakan itu film so dem long dan gak komersial) spt English Patient atau MENYENANGKAN (dimaafkan karena menyenangkan) spt Hellboy.....Ella the enchanted .....
soal burung hantu saya ngerti kok no need to brag tapi apa gunanya dalam film itu tidak dibahas kemudian.....harus ada clue nya....kemudian apa itu......atau diperkuat scene itu maksudnya apa......kalo memang kemudian ini mau ada sequelnya.....ya ......
Dari dulu saya penggemar greek mythology kok....sayang aja kalo kisah bonding antara pegassus dan Parseus gak diceritakan lebih....dan di film itu pegassus hanya sekedar kuda bersayap.....
kalo si Christopher Nolan nanti jadi penuh logika....walaupun aku juga cinta sama dia...... :x
sebelum komentarin filmnya, saya komentarin tentang 3D ya (norak banget ya)...
ternyata klo nonton 3D, lebih enak klo filmnya animasi, lebih terasa..
banyak adegan-adegan yang janggal, trus hubungan antara si perseus dan io yang aneh... nanggung. disamping itu ionya kebanyakan di sorot senyum (jadi mirip cita laura mukanya)..
konfliknya kurang kuat, dan tokoh utamanya kurang berkarakter..
terus terang awalnya saya sangat berhasrat untuk menonton ini, tapi setelah menonton "yahhh... hambar"
ada baiknya sesudah menonton ini, teman-teman semua langsung ntn how to train your dragon, dengan begitu kekecewaaan teman2 akan terobati..
Dan om Peter Jackson really turned me off di The Lovely Bones! (hari Sabtu kemarin premiere, eh atau screening khusus media ding!)
akhirnya masuk Yogya juga...hehe, lumayan buat mengalihkan perhatian saya dari monster bernama proposal skripsi
kalo si Rainn Wilson suka ngejek "release the kraken" tiap dia buang air.
calon razzie award kayaknya nih film, bersanding dengan percy!
Btw, mamanya Malin Kundang jangan-jangan Medusa...
Alderina: nnng... lalu papanya Malin Kundang siapa? lah semua cowok yg ngeliat Medusa jadi batu
yah, jangan dibandingin sm film Indo lah....
Silahkan login untuk memberikan pendapat