The Imaginarium of Doctor Parnassus: Liar & Mendebarkan! 16

Senin, 22 Mar '10 10:04

Awalnya saya sama sekali tidak tertarik nonton film ini. Saya memang bukan penggemar film fantasy. Tetapi eh tetapi… setelah baca sedikit behind the scenenya, langsung saya berangkat ke bioskop sore itu juga, nonton sendirian pun tak soal.

Seandainya Anda seorang sutradara, lalu aktor utama Anda ditemukan tanpa nyawa saat shooting baru berjalan setengahnya, pusing nggak tuh kepala… Itu yang terjadi dalam proses pembuatan film ini.

Heath Ledger ditemukan meninggal di apartemennya ditengah shooting film ini. Adegan-adegan yang rencananya di shoot pakai green screen, untuk menggambarkan alam imajinasinya Dr Parnassus, belum di shoot saat Heath meninggal.

Terry Gilliam sang sutradara pun putar otak. Skenario di kutak-katik dikit, dan diajaklah tiga aktor kondang (nan ganteng, ehm!) untuk menggantikan perannya Heath Ledger khusus di bagian alam imajinasi Dr Parnassus. Maka hadirlah Johnny Depp, Colin Farrel dan Jude Law (yang paling ganteng diantara mereka bertiga) bermain sebagai Tony, karakter yang diperankan dengan ciamik oleh Heath Ledger.

Hasilnya? Tetep keren! Buat saya, ceritanya tetap enak diikuti. Malah kehadiran tiga aktor yang berbeda ini menegaskan kesan liar di alam imajinasi sang doktor.

Dr Parnassus  adalah seorang pria tua yang melakukan pertunjukan panggung keliling dengan gerobak sirkusnya, macam ketoprak tobong kalau disini. Dia membawa serta anak perempuannya yang molek, seorang cebol yang menjadi asisten setianya dan seorang pemuda yang turut main di pertunjukannya. Tapi tak sekedar panggung boneka, di situ Dr Parnassus bikin gerbang cermin yang membawa pengunjung masuk ke alam imajinasinya, yang digambarkan bisa membuat si pengungjung terlahir kembali.

Kehidupan sirkus tobong ini pas-pasan banget, susah bertahan hidup di belantara hiburan London yang gegap gempita. Sampai datangnya Tony (Heath Ledger), yang ditolong krunya Dr Parnassus saat gantung diri. Tony boleh dibilang mengubah segalanya. Udah ah, cerita selanjutnya nonton sendiri. Pokoknya seru dan menyenangkan bermain-main ke dunia imajinasi ini. Oya, meskipun penampakannya seru, warna-warni dengan kostum ala dongeng, ini BUKAN film anak-anak.

Oh, satu detil lagi, Depp, Farrel dan Law menyumbangkan honor mereka di film ini buat keluarganya Ledger. Baik hati...

 


Tag: depp, parnassus, heath ledger, london, farrel, law

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Donald Duck 0 0
penasaran sangadth
Pandu 0 0
sebenernya saya suka dengan idenya, dan bagaimana usahanya supaya film ini tetap jalan. Saya juga menikmati dan selalu ingin ada adegan di imaginarium ..

Tetapi 8 orang saya, yg nonton bareng dengan saya:
1 org bilang bagus karena ganteng-ganteng, 7 org lainnya bilang "pusing, dan ngga ngerti ceritanya", ada juga yg bilang terlalu surrealis".. walhasil mayoritas menang... mereka semua bilang ngga worth it ntn filmnya..

ketika itu saya berfikir kalau 1 baris tempat duduk bioskop seperti itu dan begitu pula penonton lain yg bergumam sama ketika keluar ke bioskop, hawa kekecewaan menular k semua orang..

memang film parnassus ini hanya untuk segmented audience (niche) saja.. bukan untuk menggembirakan semua khalayak, bahkan membuat pacar saya termanyun-manyun... Langsung keesokan harinya saya gembirakan dengan Alice in Wonderland, dan setidaknya pacar saya bilang "Nah ini baru film fantasy yang oke, yah boleh lah dibandingin kemarin"
*setidaknya si doi tidak manyun lagi

Gimana pendapat teman2 yang udah ntn?
sabai 0 0
Donald Duck: segera tonton!
Pandu: wakakaw... memang nih film unik, either you love it or you hate it.
beberapa teman saya yg sudah nonton juga mengaku bingung atau nggak sabar ngikutin ceritanya maunya apa siiih...

so, do you hate it or love it?
volmo 0 0
*Kebangun..

sabai: mbak... yg paling cakep itu Depp...

*tidur lagi..
opowaeiso 0 0
sori..untuk film yg bikin mikir se mikir2nya..saya menilai film ini ga saya banget..btw buat yg suka film imaginasi itu mungkin bagus tapi kalo saya sih bingung,n perlu lebih dari 1 kali nontonnya (saya suka yang enak jalan ceritanya)
Roni Laode 0 0
blom nntn tp skrg jadi pengen bgt...
3 aktor itu biasanya hanya muncul di film2 yg bgs, jd...yg ini pasti bgus juga...tqs infox mbak!
sabai 0 0
opowaeiso: yup yup... no problemo. seperti film2nya Tim Burton, some people love 'em, some others hate 'em : D

Roni Laode: segera meluncur ke bioskop terdekat!! pencapaian visualnya membuat film ini perlu ditonton di bioskop, jangan dvd
Roni Laode 0 0
hiksss...blm ada di MKS : ( Local horror is always in the 1st place
Gambliz 0 0
Semoga ekspektasi saya yg tinggi ga hancur begitu aja kyk habis nonton "Alice in Wonderland"....

tapi agaknya msh lama nyampe Jogja, antri dulu sama "My Name is Khan" hehehe....
sabai 0 0
Gambliz: wedew... di Yk belum edar ya? sabaaar...

Roni Laode: serius? jadi sekarang di MKS film apa aja yg tayang?
fairyteeth 0 0
sabai: bagus banget ya mbaaaa?? duh pengen nonton tapi yg deket2 rumah gak ada yg muter ini, nonton di tempat yg jauhan, yg mau diajak nonton milih nya pelem lain... dilemma : |
Si Pisau Terbang 0 0
fairyteeth: di blok M plasa ada tuh... nggak jauh kan?
tyazmaniandevil 0 0
kayaknya sangat menarik.. sayangnya mpe skarang lom nonton juga niy : (
jamur 0 0
gila ini film keren bgt sumpah.

tentang pilihan2 hiudup. tapi 'devil'nya emang nakal bgt dah hahaha...

mau dibilang imajinasi, tapi sbrnya pengen nunjukin manusia yg serba materialistis dan salah dlm menentukan pilihan hidup.. hehe
cerezita 0 0
akhirnya nonton juga : )

iya bener, film ini ngajarin jg kalo money can't buy your happiness ^__^

suka karena filmnya ga biasa, great actors, dan great dialogs...full of sarcasm...tp kadang2 hidup memang bgitu.
demitri 0 0
ah, suka banget film ini, betul kata mbak sabai, pilem kayak gini harus ditonton di bioskop, sayang kalo cuma di DVD.
saya jadi pengen masuk ke cermin Dr. Parnassus (dan dijemput oleh johnny depp)
; )

Silahkan login untuk memberikan pendapat