Alice in Wonderland - Eye Candy 15

Selasa, 16 Mar '10 06:18

 

 

 

Alice in Wonderland

Walt Disney Pictures

Durasi: 108 menit

Skenario: Linda Woolverton

Sutradara: Tim Burton

Pemain: Johnny Depp, Anne Hathaway, Helena Bonham Carter, Crispin Glover, Matt Lucas, Mia Wasikowska, Alan Rickman

Sepertinya Lewis Caroll memang menciptakan karyanya untuk Tim Burton. Racikan a la Burton berhasil memberi tempat baru bagi kisah klasik ini di sebuah dunia visual yang menakjubkan.

Dengan bijaksana, Burton mengelak dari keharusan memproduksi ilustrasi belaka dari buku klasik ini. Dia malah menyodorkan inspirasi baru bagi relasi Alice, (Mad) Hatter, Red Queen dan karakter-karakter lain yang telah akrab di benak pembaca, serta menempatkan mereka di dalam sebuah kisah baru. Alice yang kini menjelma menjadi seorang gadis berusia 19 tahun dan di ambang kedewasaan melalui proses pernikahan.

Film dibuka dengan impian aneh Alice tentang seekor kelinci ajaib yang memakai rompi. Kisah lalu melompat maju ke 13 tahun kemudian, saat Alice harus bertunangan dengan seorang pemuda bangsawan tetapi garing. Di pesta pertunangannya, Alice kembali menyaksikan kelinci ajaib itu dan dia mengejarnya, sampai terjerembab ke dalam lubang kelinci itu. Di dasar lubang, dia menemukan sebuah ruangan terkunci dengan banyak pintu, serta sebuah kunci, sebotol minuman dan sepotong kue di atas meja.

Setelah aksi coba-coba yang lucu, Alice lalu memasuki Underland. Sebuah teritori yang menderita di bawah kekusaan Iracebeth of Crims, alias Red Queen. Setelah bertemu Absolem, si ulat bulu, Alice lalu memahami bahwa takdirnya adalah mengembalikan mahkota kekuasaan teritori itu kepada adik Red Queen yang lebih lembut, Mirana of Marmoreal, sang White Queen. Caranya? Alice harus membantai Jabberwocky, mahluk buas pelindung Red Queen. Maka, dimulailah perjuangan Alice untuk memenuhi takdir Underland/Wonderland dan mengembalikan kedamaian.

Estetika gotik yang jadi ciri khas Burton lantas mewarnai perjalanan film ini hingga usai. Lahirlah sebuah kisah baru Alice in Wonderland versi feminis modern yang tidak kaku.

Sekali lagi Burton ditemani oleh Johnny Depp dan Helena Bonham Carter, serta kali ini menghadirkan bakat besar baru, Mia Wasikowska. Seperti biasanya, Johnny Depp berhasil menanggalkan berbagai citranya terdahulu dan tampil total sebagai Mad Hatter. Semua pemain menampilkan akting yang paling prima. Anne Hathaway yang biasanya berakting dramatis, kini tampil superlembut dan komikal, a la film-film Tim Burton. Sementara Helena Bonham Carter memainkan peranannya dengan powerful dan memancing pujian.

Alice in Wonderland hadir dalam format 3D, namun kecanggihan efek yang paling terasa justru di bidang tata rias dan desain kostum. Tim Burton sendiri mengolah ulang setiap karakternya secara visual, sehingga menguatkan kisah dan karakternya, misalnya dengan memperbesar ukuran kepala Red Queen hingga 3 x lipat dari proporsi tubuhnya.

Penafsiran ulang ini membangun struktur dramatis baru bagi kisah klasik ini. Mungkin pecinta kisah aslinya akan sedikit terganggu dengan pendekatan ini, tetapi Tim Burton menjejali penafsiran barunya ke dalam sebuah ruang visual yang sangat cantik, sangat memikat mata dan mengesankan. Saya rasa siapapun akan terpikat dengan hasilnya.

 

 


Tag: fantasy, Tim Burton, Johnny Depp, adventure, family, Anne Hathaway, Helena Bonham Carter, Alan Rickman

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

sabai 0 0
banyak orang bilang film ini nggak worthy ditonton dalam 3D karena teknis 3D-nya nggak seoke avatar... hehehehe...
menurutmu gimana?
Haryo 0 0
"belum tayang dikota saya : ( , habis baca tulisan ini malah semakin nonton (sabar menunggu)"
kniwe 0 0
Kalo gw, agak kapok nonton 3D setelah avatar, bagus sih tetapi agak menyiksa secara fisik
Donald Duck 0 0
kniwe: pasti kacamata 3D nya yah ??


belom sempet nonton : (
JuliaJessicaJennifer 0 0
Haryo: emang di kota mana sih mas?
keroncong veteran 0 0
saya nontonnya kok jadi ngantuk yah.. : D
kucing_usil 0 0
kacamatanya melorot terus : )) : )) : ))

*balada kucing pesek*
Gambliz 0 0
sayang script-nya lame....emang bikin ngantuk ni film...datar banget : (
sabai 0 0
kucing_usil: wakakakaka.. sesama kucing jadi sangat memperhatikan ya? hihihi...
Roni Laode 0 0
Saya sudah nntn film ini..
cerita tdk menarik (versi kartun klasiknya masih lbh menghibur), gambar biasa saja... ekspektasi sy terllu besar u/ film ini
Si Pisau Terbang 0 0
blum jadi juga mo nonton yg ini...
jokotarub 0 0
kalo lenong betawi di pilemin kira2 kayak begini kali yak?
oksbangs 0 0
Akhirnya nonton juga dilm ini. Bagus deh. Kok banyak yg gak suka ya?
kakilangit 0 0
rasanya ekspektasi saya terlalu besar, saya lebih suka ide cerita macam corpse bride atau nightmare before christmas


overall cuma "oh", keluar bioskop lupa kalo baru nonton film, easy to forget hard to remember lah
Mini Door 0 0
visual effect-nya memang memanjakan mata... hmm, paling disuka dari film ini adalah Johnny Deep-nya : D

Silahkan login untuk memberikan pendapat