Nick & Norah 5

Kamis, 25 Feb '10 10:13

Plus:

 Pemain & sutradara baru (membuat film ini fresh & kocak)

 New York malam hari dari sudut sampai tengah kota direkam dengan baik

 Soundtrack & musik lumayanlah

 Opening titel yang menarik

Mins:

 Tema-nya pasaran

 Plot cerita datar

 Ada beberapa hal yang ambigu

 

Selama 90 menit durasi film ini kita diajak untuk berpetualang menyusuri kota New York lewat sebuah kisah cinta semalam antara Nick dan Norah. Nick cowok cupu, bassis di sebuah band indie "QueerRock" yang 2 anggotanya adalah gay. Nick suka mencipta sebuah lagu yang ia buat untuk cewek yang ditaksirnya, Tris. Norah cewek SMU, penyuka musik dan bersahabat dengan Caroline dan Tris pujaan hatinya Nick. Pada suatu malam ketika Nick manggung bersama bandnya di suatu klub mereka berjumpa dengan Norah, Tris dan Caroline. Namun Tris membawa cowok lain dihadapan Nick, Tris juga mengejek Norah bahwa malam ini ia seharusnya datang bersama pacarnya. Hingga Norah pun mencium dan mengajak Nick untuk berpura-pura menjadi pacarnya di depan Tris. Dan Nick juga didukung oleh Dev & Thom (rekan Nick di QuerrRock) untuk mendekati Norah.

 

Dimulailah berbagai hal yang kocak dan petualangan yang dialami Nick & Norah beserta kawan-kawannya yang pada malam itu juga ingin mencari lokasi konser band misterius "Fluffy Band". Nick & Norah mengelilingi New York dengan mobil bututnya yang mirip taksi, sedang Dev & Thom harus mengantar Caroline yang sedang mabuk berat. Tris & cowoknya membuntuti Nick & Norah, karena Tris ga rela Nick berpaling ke Norah. Nick & Norah mulai suka sama suka karena mereka berdua sama-sama mencintai musik. Ditengah film Caroline yang mabuk berat tiba-tiba hilang. Norah yang begitu sayang pada Caroline kebingungan mencari Caroline dan bersama Nick mencari di seputaran New York. Norah pun bertemu dengan mantan pacarnya disuatu klub, hal ini juga digunakan Tris untuk mendapatkan Nick kembali. Filmpun bergulir hingga ke ending yang berhasil dieksekusi dengan baik.

 

Komedi romantis dewasa hasil adaptasi novel dengan judul yang sama karangan Rachel Cohn, berhasil di layar lebarkan oleh sutradara muda Petter Sollet. Sollet berhasil meramu cerita - dialog - adegan - musik rock indie - kota New York - waktu semalam menjadi film yang segar, nakal dan menghibur. Michael Cera (Nick) memang pas dengan sosok cowok geek namun tetap menarik dari awal sampai akhir film, Kat Dennings (Norah) juga berhasil memerankan cewek cerdas pecinta musik. Chemistry keduanya pun ngepas. Ditambah Ari Graynor (Caroline) yang tampil paling konyol sepanjang film bersama Aaron Yoo (Thom) dan Ravi Gavron (Dev) sebagai gay ikut membuat film ini makin seru. Si John "Harold" Chow juga muncul jadi cameo disini. Satu scene menjelang akhir film di studio antara Nick & Norah yang memorable banget (idenya gokil abis)

 

Pesan positif dari film tahun 2008 ini: a. sahabat yang baik memberikan yang terbaik buat sahabatnya dikala senang maupun susah. b. pasangan sehati itu mau menerima segala kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

 

Skor: 6/8

 

 

 


Tag: novel, comedy, new york

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

sabai 0 0
kayaknya film ini baru akan terasa cekamannya kalau ditonton di bioskop, biar fokus dan konsen!
jokotarub 0 0
wah...kalo diadaptasi versi jakartanya keren nih..
keliling Jakarta semalem suntuk kan mantep!
adestark 0 0
wah baru aja niat mau nulis resensi film ini, eh sudah keduluan.. : D
Buat saya sih film ini mantap. Semuanya pas. Aktingnya gak ada yang berlebihan, soundtrack nya juga asik, gambaran malam di new yorknya pun ok. Dan saya makin suka aja liat muka culunnya mas Cera. hihi....
Haryo 0 0
"sabai: saya nulis disini referensinya bukan dari film yang tayang di bioskop Indonesia & film ini rilis 2008 (sampai sekarang belum tayang di Indonesia).
jokotarub: iye, asyik tuh idenya bang
adestark: adegan pas Caroline ditoilet yg ada lagunya spice girl konyol abis : D"
oksbangs 0 0
Gw suka banget film ini. Begitu panjang perjalanan yang Nick dan Norah malam itu. Menyaksikannya bergulir, sungguh memikat. Saran gw, nikmati aja perjalanannya. Perjalanan di sisi cerah kota New York. Gw sampe bikin puisi sesudah nonton film ini.... Najoonnggg...

Silahkan login untuk memberikan pendapat