Chadni Chowk To China: Laughing All The Way! 6
Selasa, 23 Feb '10 15:06
Apa jadinya kalo tukang kupas dan potong sayuran di sebuah warung makan di India tiba-tiba diboyong ke China karena disangka reinkarnasi Liu Sheng, seorang ksatria hebat di masa lalu? Itu dia yang menimpa Shidu, sang juru kupas sayuran setelah nemu kentang dengan ‘mata dan hidung’ mirip muka Ganesha. Sidhu pun percaya lahir bathin bahwa dewa Ganesh telah hadir untuk mengubah nasibnya melalui sebutir kentang itu.
Dalam lima menit pertama sudah terlihat film ini bakalan berisi slapstick dan komedi salah kaprah. Adegan-adegannya pun dibikin super lebay. Misalnya pas Sidhu dimarahi pemilik warung makan sekaligus bapak angkatnya, Dada, maka saking kagetnya Sidhu terpental dan terlompat tinggi banget ke langit...lalu terhempas dan mendarat dengan keras persis di depan kaki 2 orang pria China. Dan kedua pria China ini pun meyakini Sidhu sebagai orang yang ‘dikirim dari langit’ untuk membalaskan dendam mereka pada seorang bos mafia keji yang sudah lama memeras warga desa mereka di dekat tembok China sana.
Dan dimulailah petualangan Sidhu bahkan sejak dia antre untuk apply visa ke China. Tentu saja Sidhu yang lugu dan sama sekali tidak bisa ilmu bela diri ini kemudian terseret dalam jaringan sebuah mafia di China, dan semakin menjadi-jadilah banyolan plus adegan perkelahian yang tetap dihadirkan dalam kemasan kocak.
Tentu bukan film India kalau tidak ada cewek cantik, seksi yang jago menari. Meskipun film ini cuma setengah settingnya di India dan setengah lebih di sekitar Tembok Besar China, namun adegan joget-nyanyi beregu ala India tetap hadir, malah ada yang dalam balutan kostum Cheong Sam dan gaya rambut ala In The Name of Love-nya Wong Kar Wai!
Kalau film adalah sebuah karya seni yang dianggap perlu memberikan sesuatu pada penontonnya, maka Chadni Chowk to China ini dengan murah hati memberikan 2,5 jam tontonan yang mengocok perut atau paling nggak bikin senyum simpul. Nggak usah berharap banyak pada jalan ceritanya, nikmati aja dengan tujuan tulus untuk tertawa. Toh kelucuan film yang dirilis tahun 2009 ini telah menyabet 2 penghargaan untuk film komedi di Bollywood sana.
Tag: masak, india, china, tembok besar, chadni chowk
Terkait:
-
Taare Zameen Par (Review)
Rabu, 6 Apr '11 08:37 -
The Way Back (2010)
Kamis, 20 Jan '11 06:00 -
Eat Pray Love (2010)
Jumat, 1 Okt '10 01:58

Komentar:
Yuhuuu..
catet!!
Silahkan login untuk memberikan pendapat