Mapan itu mengerikan, kawan 8

Kamis, 11 Feb '10 09:44

judul film : revolutionary road
Stradara : sam mendes

Sinopsis : sebuah film tentang sepasang suami istri yang mengalami kejenuhan perkawinan, kemudian mencoba menghidupkan kembali gairah lama mereka yang telah lama meluap.Ini film lama
Resensi : pertama yang patut dipuji dari film ini adalah akting leonardo dicaprio dan kate winslet yang semakin matang. Dengan sebuah gimmick mengesankan yang mereka sajikan pada adegan pembuka, mereka menunjukan kelas mereka bahwa apa yang menyebabkan akting mereka di titanic begitu memorable adalah bukan sebuah kebetulan. Opening yang padat dan nampak sangat emosional ini makin mengukuhkan kelas Sam Mendes dalam menggarap film psikologis. Untuk kedua kalinya, setelah american beauty, mendes kembali menyajikan film tentang jiwa yang sakit akibat laju jaman. Dengan tehnik pengambilan gambar yang sangat sadar fotografi, mendes membuat film ini bernyawa secara gambar dan secara emosi.

Ilustrasi musik dan pengeditan dalam film inipun mendapat tempat tersendri.dengan menggunakan lagu-lagu swing,jazz, dan blues, yang kental, nuansa passion dan sepi dapat terwakilkan sekaligus.

Adegan emosional favorit saya adalah di 15 menit terakhir, saat kate winslet tersenyum, mengucapkan selamat pagi, membuatkan sarapan untuk dcaprio, suaminya setelah mereka mengalami pertengkaran hebat semalam sebelumnya. Dengan meyakinkan, pergolakan psikologis pada 2 tokoh yang diperankan winslet dan caprio sangat terasa.Kita dapat merasakan kepalsuan yang mereka ciptakan. sebuah kepura-puraan yang menyakitkan.

Belum cukup hanya itu, film inipun memiliki sebuah ending yang tragis. Pesannya jelas.Pengeditannya di bagian akhir sangat mewkili perasaan Frank (Dcaprio).Gambar yang menyampaikan sebuah perasaan tegas: mapan itu bisa sangat mengerikan, apabila tidak siap secara mentally.


Tag: DVD

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

sabai 0 0
saya setuju kalau film ini bagus.
tapi saya nggak bisa menikmatinya. serius.
saya malah tersiksa dalam bosan melihat dan mengikuti drama yang berpanjang-panjang itu.

mas Leo memang makin matang... makin jago pula mengolah gesture & ekspresinya. tapi belum cukup gregetlah...
ajiadityajunior 0 0
KEBETULAN aku fansnya sam mendes, bai. Jadinya agak2 subyektif nih.heheheheh
sabai 0 0
Subyektif itu HALAL kok... : )
apa lagi ini soal film, bukan berita politik.
malah kalo ga ada sentuhan personalnya, termasuk subyektifitas, kayak burger tanpa keju, nggak guriiiih!!
ajiadityajunior 0 0
waduh....aku malah lebih sukanya makan burger tanpa keju tuh lebih orisinil
*gak nyambung mode on*
Bangnono 0 0
saya nonton film ini waktu itu karena tertarik dengan reuni leonardo dan mbak kate. apakah mbak kate masih manis yah begitu? hehe
film yang bagus, walaupun agak lambat. saya juga suka ma karakter tetangganya siapa tuh namanya yang diam2 jatuh cinta sama winslet
ajiadityajunior 0 0
Bangnono: lupa aku namanya siapa bang, tapi keliatan banget ya kalo ni orang sakit.....secara jiwa, karena gak terpuaskan sama istrinya
kniwe 0 0
Saya setuju film ini bagus dan saya setuju bahwa di film ini Leo dan Kate berakting bagus sekali. bagi saya Kate Winslet memang aktris terbaik tahun lalu, tetapi lewat film ini. Pasti berat memainkan peran di film ini.Tetapi menontonnya ternyata juga sangat berat dan pahit... Jiaaa jadi curcol...
jokotarub 0 0
kniwe: kenape bang?
ngerasa senasib sama om Leo di pilem ini?

Silahkan login untuk memberikan pendapat