I Love New York I Love You 20
Minggu, 10 Jan '10 09:46
Rasanya New York sudah jutaan kali dijadikan setting film, sampai saya rasanya sudah familiar banget sama Central Park (tsaaah!). Setelah jutaan kali NY 'hanya' menjadi back ground, kali ini sebuah film khusus didedikasikan untuk kota sibuk dengan julukan The Big Apple ini. Nggak tanggung-tanggung, 11 sutradara kenamaan sekaligus yang menggarapnya, menjadi kompilasi beberapa film pendek.
Bergulirlah berbagai kisah yang dianggap mewakilkan kehidupan warga NY. Semua kelompok umur terwakili, dari kakek-nenek, remaja, dewasa dan anak-anak. Begitu pula soal keterwakilan kelompok etnis, ada tokoh keturunan Cina, India, Yahudi dll.
Yang paling menyentuh adalah segmennya Shekhar Kapur, padahal sangat sederhana. Di sebuah suite alias kamar hotel saja. Dan disini Shia LaBeouf berakting bagus sebagai pelayan hotel yang cacat! Tentu nggak akan saya bahas ceritanya ya, kan filmnya masih tayang di Blitz Megaplex. Film ini juga menunjukkan sisi 'suram' NY. Kota yang konon selalu hidup dan sibuk 24 jam itu ternyata bisa meninggalkan ruang-ruang kebosanan dalam hati penghuninya. Dan kisah tentang kebosanan ini diceritakan dengan cara yang sama sekali tidak membosankan.
Segmen lain yang seru banget dan twist-nya keren adalah besutan Brett Ratner, tentang seorang remaja cowok yang diputusin ceweknya menjelang Prom night sehingga mau aja 'dijodohin' sama seorang gadis muda anak farmasisnya. Ternyata gadis cantik itu memakai kursi roda. Tapi ternyata lagi... ah, sudahlah! Bisa spoiler kalau saya terusin.
Overall NY I Love You bagi saya enak ditonton, menyentuh dan lebih menarik dari Paris Je'Taime, film serupa tentang kota Paris yang dibikin tahun 2006 lalu. Nah, mestinya sineas Indonesia bisa rame-rame gotong royong bikin kompilasi film pendek Aku Cinta Jakarta atau apalah judulnya. Karena sejelek-jeleknya, sesemrawutnya kota Jakarta, teteeeep aja tiap tahun makin banyak penduduk yang datang dan mencari hidup di ibu kota. See? Indonesians love Jakarta!
Tag: love, new york, jakarta, blitz
Terkait:
-
9 Summers 10 Autumns Akan Hadir di Layar Lebar
Kamis, 1 Mar '12 15:46 -
The September Issue: Cool Documentary
Selasa, 21 Feb '12 13:10 -
Indonesia International Fantastic Film Festival (iNAFFF) 11
Kamis, 10 Nov '11 17:49
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
gonziie: Good Take
-
kucing_usil: Good Take
-
playmovies: Informatif
-
Adhityani (Dhitri) Arga: Good Take
-
Haryo: Good Take
-
Titiw: Good Take
-
potretkaca: Informatif
-
maharrani: Good Take
-
myaw: Informatif
-
oksbangs: Informatif
-
kniwe: Informatif
-
JuliaJessicaJennifer: Informatif
-
phagraphy: Good Take

Komentar:
saya suka banget tuh Paris Je T'aime, hmm, yang ini lebih menarik ya
kirain film ini bakal jadi film standar yang bagus ndak tapi jelek juga ndak. habisnya film keroyokan ato kompilasi film pendek kan udah banyak dengan tema-tema serupa, cinta. tapi jadi tertarik buat nonton
Btw, yang buat sama ga ya? Aku suka banget sama Paris Je'Taime, keren.
Kalau new York, I Love You lebih amerika gitu kali ya filmnya.
Alderina: gonziie: bagiku NY malah lbh keren dr Paris Je'Taime
*garuk-garuk sabai*
ya udah, langsung ngelirik torrent aja....
Love and hate relationship ama Jakarta?
Jd judulnya Aku Cinta Dan Benci Jakarta, gitu dong..
idenya mirip dengan paris je t'aime ya?
belum nonton nih
Yang kedua, aku suka yang suami-istri di restoran itu lho.
Terus...eh terus terus aja...
Ah filmnya indah. Aku suka yang indah indah
iya setuju dg maharrani yang kakek nenek indah kisahnya, juga yang cerita bapak dan ibu yang berpisah tp masih saling mendidik anaknya bareng2 itu.... lupa segmennya siapa
eng.... kalo di Surabaya sih sudah di buat film Ominbus serupa Paris I Love you. judulnya CUK Surabaya: Cinta Untuk Kota Surabaya. pernah di rodshowkan ke jakarta, bandung, bali, semarang, jogja, dll
etapi kok rasanya paris je'taime lebih charming dan emosinya lebih dapat ya? satu lagi yang bikin kurang sreg di NYILY, nggak ada segmen yang menceritakan kecintaan pada kota ini (cuma asal tempel di akhir segmennya Brett Ratner) jadi rasanya identitas kotanya kurang 'keluar'
Silahkan login untuk memberikan pendapat