Avatar Calon Film Terbaik Dekade ini 8

Senin, 21 Des '09 09:50

Terus terang gatal sekali tangan saya mau menulis lagi. Apalagi ada bahan yang memang harus saya tuangkan. Betul sekali, sesuai dengan judul artikel ini, saya akan berbagi review terhadap film Avatar yang lagi booming sekarang ini. Inget ini Avatar nya James Cameron, bukan the movie dari avatar the last air bender.

GSC MidValley Mega Mall, Malaysia

Avatar serentak ditayangkan di bioskop seluruh dunia pada 18 Desember 2009. Dan sore itu juga saya langsung tertarik untuk membeli tiket secara online. Saya mencari bioskop yang mampu menayangkan filmnya dengan proyektor 3D (Digital Cinema Projector), sehingga efek 3D nya benar-benar terasa. Akhirnya saya memutuskan untuk menonton di GSC MidValley untuk hari minggu 20 Des pagi.

Saya merasa seperti orang yang benar-benar beruntung ketika sampai di GSC MidValley. Orang-orang pada antri untuk membeli tiket, saya tinggal ke loket khusus untuk mengambil tiket yang saya sudah beli secara online. Dan ketika saya diperlihatkan monitor susunan tempat duduk, saya kembali tersenyum. Wah sudah penuh semua. Untung sekali memang membeli online. Dengan hanya membayar beda tiket 50 sen (Rp 1400) kita tidak perlu antri dan dipastikan dapat leluasa memesan tempat duduk.

Pertunjukan 3D dimulai

Di depan ruang masuk teater saya diberikan kacamata 3D. Kacamata 3D ini tidak sama dengan yang pernah beredar luas di Indonesia pada pertengahan tahun 90 an untuk efek 3D di TV biasa (Home TV). Bahan frame kacamatanya dari plastik keras sehingga membuat kita nyaman memakainya meskipun kita sendiri merupakan pemakai kacamata aktif (seperti saya contohnya).

Teknologi yang digunakan oleh GSC MidValley adalah dolby 3D menurut saya. Karena dilihat dari bentuk kacamata 3Dnya, serta harga setiap kacamatanya adalah RM150 (sesuai dengan sumber harga disini dan tentang Dolby 3D).

Dan ketika adegan pertama sudah mulai, efek 3D dari film avatar tersebut benar-benar terasa. Objek-objek yang berada lebih di depan akan kelihatan seperti keluar atau mendekati kita. Bahkan ketika adegan peperangan dimulai. Secara reflek militer, kepala saya bergerak kekiri untuk menghindar ketika rudal di salvo ke arah target. Karena takut dibilang kampungan sama orang sebelah, setelah itu saya sengaja mematahkan leher saya ke kiri dan kanan untuk menandakan leher saya pegal :D.

Penilaian terhadap film

Sebagai penggemar film, saya berani memberikan poin keseluruhan 9 dari 10. Untuk jalan cerita saya berikan nilai 8.5 karena misi cerita yang diemban adalah sudah biasa dan bisa ditebak, tapi tetap memiliki keunggulan dari setting cerita. Untuk 3D, CGI (Computer Generated Imagery) saya berikan poin 9.5. Mendekati perfek dan sangat layak untuk mendapatkan poin tersebut.

Gambar-gambar yang ditampilkan dalam setiap scene benar-benar detil. Sampai terkadang saya merinding melihat penampakan yang benar-benar hidup tersebut. Imajinasi terhadap makhluk-makhluk liar baik flora ataupun fauna benar-benar jenius. Warna-warni yang ditawarkan dalam film ini dapat membuat kita melupakan sejenak problema kehidupan sehari-hari. Gabungan scene antara manusia asli dan CGI pun benar-benar mulus terjadi.

Saya tidak merasa rugi untuk melebihkan uang RM5 (Rp14000) untuk menonton di teater 3D. Pengalaman yang didapat serta proses pemanjaan mata benar-benar terjadi. Tapi jangan takut, tanpa menonton di teater 3D pun saya yakin filmnya tetap spektakuler 3D serta CGI nya.

Selamat James

James Cameron sebagai sutradara dan 20th Century Fox sebagai penerbit yang kabarnya sampai mengeluarkan antara $300 - $500 juta baik untuk produksi serta promosi benar-benar layak dipuji. Dan saya yakin Century Fox akan dapat meraup keuntungan dari film tersebut. Karena aura dari kehebatan 3D nya sudah mulai menyebar kemana-mana. Termasuk melalui tulisan saya ini.

Oh dan jangan lupa James Cameron merupakan sutradara juga untuk film-film yang sukses berikut ini Terminator dan Terminator 2: Judgment Day, Aliens, The Abyss, True Lies dan Titanic

Pesan

Jangan menonton di Laptop atau layar yang berukuran 15" kebawah. Tontonlah film ini di bioskop agar anda dapat mengagumi salah satu sejarah yang tercipta dalam karya perfileman dunia. Saya yakin 97% bahwa ini akan menjadi film terbaik sepanjang dekade ini (2000-2010).

Postingan awal ada di adityawirawan.net


Tag: avatar, sinopsis, review, 3D, CGI

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

sabai 0 0
Fotonya narsiiiiis!!! : )): ))
well, narsislah selama narsis belum dilarang : D
sabai 0 0
Saya kutip ini bung Adityawarman: "saya merinding melihat penampakan yang benar-benar hidup tersebut."

penampakan? nuansa-nya saya sedang membaca review Pemburu Hantu... : D

but yes, avatar mmg luar biasa !
AdityaWirawan 0 0
sabai:

Selain memang narsis, maksud dari foto itu adalah untuk menggambarkan nuansa 3D nya. Siapa tau mampu membawa pengunjung nonton avatar yang 3D nya.

*ngarang
AdityaWirawan 0 0
sabai:

AdityaWirawan, ntar dikira reinkarnasi raja zaman dulu lagi : p.

Well, saya memang melihat banyak penampakan di avatar. Banyak makhluk-makhluk aneh sih. Makanya saya bilang banyak penampakan : D
Si Pisau Terbang 0 0
berharap James Cameron mau produserin Tinto Brass me remake Caligula
sabai 0 0
Si Pisau Terbang: hah?
Caligula yg pesta sex melulu itu?
sabai 0 0
AdityaWirawan: oiya iya... aditya wirawan! : ))
kucingsapi™ 0 0
OMG narsis banget sih????

ge pikir poster film apa, eh gak tahunya foto yang posting... :-\

Silahkan login untuk memberikan pendapat