Mari duduk bareng, cari solusi... 5

Jumat, 20 Nov '09 12:31

Semalam saya menghadiri malam pembukaan Festival Film Pendek Konfiden (FFPK) 2009 suasana ramai, bahkan studio 1 Kineforum terisi penuh. Banyak muka2 baru, (ah mungkin mereka muka lama tapi saya yang baru bertemu dengan mereka). Juga muka2 lama yang sering nongol di dunia film pendek. Ada film maker dari Malang, Semarang, Jogjakarta, Purbalingga, Bandung, dan Jakarta tentunya.

Acara semalam dibuka dengan pidato singkat dari Alex Sihar, selaku Direktur Festival. Singkat tapi jelas. Alex atas nama Yayasan Konfiden mengungkapkan keprihatinan film yang masuk tahun ini. Seperti kita ketahui ada 121 judul masuk dan yang lolos seleksi hanya 10 film. Konfiden melihat 4 tahun belakangan ini mulai ada stagnansi  dalam berkarya. Bukan masalah kuantitas, namun kualitas. Tema yang di buat selalu sama, tak ada hal yang baru, kemampuan komunikasi dalam berfilm pun juga sama. Dan ternyata itu juga tidak hanya dirasakan di Indonesia saja tapi juga di industry film pendek regional di Asia (khususnya Asia tenggara). Semua mengalami stagnansi.

Pada festival2 sebelumnya Jogjakarta selalu mendominasi film masuk di FFPK, namun tahun ini pun juga menurun kualitasnya. Bahkan yang bersinar ialah film2 dari Jakarta tepatnya dari FFTV IKJ. Perubahan besar rupanya terjadi di institusi pendidikan tersebut.

Alex Sihar mengajak kepada seluruh programmer festival di Indonesia untuk duduk bareng membahas hal ini. Apakah festival ini perlu diadakan 1 tahun sekali? Berapakah jumlah waktu yang tepat untuk berfestival ini? Lalu batasan seperti apakah untuk kriteria lolos seleksinya sebuah film? Ditengah kejenuhan tema, dirasa perlu adanya penyamaan pendapat. Oleh karena itu dalam Forum Film Pendek, tanggal 22 November 2009 jam 13.00 Alex mengajak siapapun untuk berdiskusi ttg hal ini, filmmaker, penonton, penikmat, kritikus, programmer, editor, atau siapalah itu.

Usai curhat singkat Konfiden, dilanjutkan dengan program pembuka yaitu Lagu Gambar Gerak. Program ini di buat oleh Programmer tamu yaitu Harlan Boer (Efek Rumah Kaca) dan Bambang "ipoenk" (VideoRobber). Mereka membuat project yang menampilkan karya-karya terbaru 10 videografer yang dihasilkan dari respon serta proses pembacaannya atas 10 karya music indie yang diajukan.

Macam2 outputnya, ada yang absurd gak jelas, se gak jelas sama lagunya  hehe, ada juga yang lebih mudah dipahami, ada yang bercerita, ada yang tidak bercerita. Yah macam2 dan menurut saya program pembuka ini sangat menarik dan unik.

Acara pun berakhir dan ditutup dengan ramah tamah pada seluruh insan film pendek Indonesia. Namun acara belum berakhir, acara baru saja di buka sampai tanggal 22 November. Jadi jangan lupa datang ya, selamat berfestival!  

 


Tag: Festival film pendek Konfiden 2009, malam pembukaan

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

es capucino 0 0
sudah ada lagi toh FPK..
kurang up date gue..
: )
sabai 0 0
aw aw aw... kucingsapi™ ini tampaknya rajin nian menyambangi berbagai festival film! mantroooo!

saya ingiiiiin sekali nonton festival ini, tapi kaki saya terikat.... : ((
sabai 0 0
soal curhat Alex Sihar yang masih boleh dibilang berstatus pengantin baru itu (Halah! Ra Penting!!!) memang ada siklusnya kali ya, soal perkembangan film pendek ini.

misalnya 3 tahun terakhir ini kayak euforianya flim pendek, teknologi digital mempermudah dan mempermurah proses bikin film sehingga ramai2lah anak muda, eh, orang bikin film pendek.

tapi setelah banyak film, mungkin ide segar jadi berkurang, atau ide yang awalnya tampak segar jadi tak tampak terlalu segar lagi (halah, mbulet!). dan filmmakernya juga mungkin pada belum matang, jadi kualitas outputnya pun belum mantap....

mudah2an setelah sempat booming, sekarang agak redup (menurun) lalu tak lama ke depan akan menemukan bentuk sejatinya dan mulai memantapkan bentuknya. barangkali... : )
Gambliz 0 0
ehm....apakah di kawasan lain perkembangan ide2 dalam dunia perfiman juga stagnan? Aku pikir yg mainstream juga kena.... kaya Hollywood juga stagnan sejak tahun kemarin....gara2 resesi serta demo penulis skenario tu.
Matt Zammy 0 0
ayo.. kapan nih film berkualitas berkapasitas kompetisi bisa merajai bioskop..

Silahkan login untuk memberikan pendapat