True Blood: Darah.. Sluuurps! 4
Senin, 26 Okt '09 16:12
Kisah cinta antara vampir dan manusia seakan nggak ada habisnya jadi bahan cerita untuk dibikin buku, komik, film dan serial televisi. True Blood mungkin film, eh, serial televisi ke 137 yang mengangkat hubungan antara manusia dan makhluk penghisap darah itu. Namun True Blood memberikan jauh lebih banyak dari sekedar hubungan asmara vampir dengan manusia. Boleh dibilang, serial ini membuat saya betah mengikuti tiap episodenya diiringi perasaan tak sabar menanti episode berikutnya.
Dalam True Blood diceritakanlah kalau kaum vampir yang ternyata jumlahnya banyak itu berusaha hidup berdampingan dengan manusia, kaum mortal. Sosok vampir tampil lebih utuh dibanding stereotype vampir dalam berbagai film layar lebar yang selama ini ada. Ya, mereka hanya beraktivitas di malam hari, hidup dengan minum darah dan berumur ratusan tahun. Tapi mereka tidak takut salib, doa-doa apalagi bawang putih. Patahlah mitos usang tentang vampir.
Vampir bisa bergerak sangat cepat dan punya indera yang sangat tajam. Mereka juga nggak melulu pakai tuxedo hitam dengan jubah lebar, tapi sudah tampil modis mengenakan sepatu Manolo Blahnik atau tas Birkin. Oh… hampir lupa. Titik lemah vampir adalah perak. Bisa perhiasan perak, alat makan atau apapun yang berbahan perak murni.
Nah, dengan vampir yang selalu haus darah, tentunya populasi manusia terancam habis. Ternyata enggak! Karena ada TruBlood, darah sintetis yang dijual botolan di supermarket dan bar! Persis kayak jual bir atau minuman bersoda gitu. Wow! Dengan begitu, vampir bisa aja berkunjung ke bar manusia lalu duduk dan memesan TruBlood. Tapi, tetap ada tapinya… yang sintetis tentu tidak semantap versi originalnya. TruBlood pun konon rasa dan khasiatnya nggak semantap darah manusia. Maka masih jadi perdebatan, apakah vampir bisa dan layak hidup berdampingan dengan manusia dalam masyarakat. Malah ada kampanye dukung vampir segala.
Manusia pun terpecah menjadi kelompok pendukung dan anti vampir. Pada titik ekstremnya seseorang bisa jatuh cinta seutuhnya pada vampir. Seperti seorang gadis pelayan bar bernama Sookie, yang juga punya ‘kelebihan’ unik, bisa mendengar pikiran orang lain. Nah, seru kan?
Tag: vampir, vampire, true blood
Terkait:
-
True Blood: Vampir Juga Manusia?
Senin, 2 Nov '09 10:36 -
True Blood: Satu Sisi Romantis
Selasa, 27 Okt '09 12:48 -
The Last Man On Earth [1964]
Minggu, 6 Feb '11 21:59
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
mpokb: Informatif
-
oksbangs: Informatif
-
kniwe: Informatif
-
bieb: Informatif
-
JuliaJessicaJennifer: Informatif
-
I wrote SYN not Tragedies: Good Take
-
Taruma: Informatif

Komentar:
hehehe
ceritanya bagus, dibanding twalay di bioskup...
walo saya si masi lebih suka vampire diaries, lebih banyak eksyennyahhh
hehehehe
Silahkan login untuk memberikan pendapat