Ketika film Hollywood syuting di Indonesia 6

Senin, 5 Okt '09 19:50

Untuk kesekian kali Indonesia menjadi salah satu pilihan lokasi syuting film film Holywood.  “ Eat , Pray and Love “ akan dibesut di Bali. Ini biasa bagi industry film di Amerika untuk melakukan syuting di manca negara.  Dulu film film perang Vietnam selalu dibuat di Thailand dan Philipina.  “ Anna and The King “  Chou Yun Fat dan Jodi Foster dibuat di Malaysia, serta beberapa film yang dibuat di Cina, India dan negeri negeri di luar Amerika.

Ada beberapa pertimbangan. Selain lokasi yang memang tak ada di negerinya. Juga perhitungan biaya yang jauh lebih murah, seperti biaya crew, lokasi dan infrastruktur syuting lainnya. Seperti serial “ Matrix “ atau “ Moulan Rouge “ yang dibuat di Australia karena pertimbangan biaya produksi dan post production yang jauh lebih murah.

Ini sekaligus menjadi salah satu promosi negeri yang bersangkutan. Thailand terkenal ke manca negara , terutama Phi Phi Island setelah James Bondnya Sean Connery syuting “ Man with golden Gun “ disana.  Demikian pula negeri negeri yang dikunjungi crew produksi “ Indiana Jones “, seperti Brazil, Cina dan India.

Bagi Indonesia, sebenarnya sudah sering menjadi sasaran lokasi untuk syuting syuting film Amerika.  Hanya saja tak terlalu dimuat dalam ekspose pemberitaan.  James Bond nyaris saja syuting di Indonesia tahun 1996. Berbagai lokasi sudah dilihat dari Krakatau, Toraja, Bali sampai Jawa Tengah.

Siapa yang tahu kalau aktor Willem Dafoe dan Sam Neill pernah syuting di kota Pasuruan, Jawa Timur. Lalu aktris Marisa Tomei sudah datang ke pedalaman Tanjung Putting, Kalimantan Selatan.

Film “ Eat , Pray and Love “ selain lokasi Eat di Italy, Pray di India dan Love di Bali. Artis Julia Robert akan datang di sekitar Ubud pada bulan November ini. Selain itu ada aktor  Javier Bardem – dia dikenal sebagai tunangannya Penelope Cruz ‘ . Selain itu Brad Pitt juga akan datang. Hanya kali ini dia sebagai salah satu eksekutif produser pembuatan film ini.

Syuting di Indonesia direncanakan tadinya akan dilakukan bulan July, hanya saja harus diundur karena berbagai masalah teknis. Berbagai persiapan sudah dilakukan seperti menyiapkan landasan helicopter di hotel tempat Julia Robert  - menurut itenary menginap dikawasan Ubud dengan di kawal 15 bodyguard - lalu membuat sawah baru dengan membabat sebuah bukit dan kebun sampai membuat jalan aspal untuk keperluan syuting.

Mereka juga mengeluarkan buku – yang menjadi bagian dari kontrak kerja bagi seluruh anggota crew, pemain luar negeri atau dalam negeri . Isinya merupakan petunjuk dan tata cara berperi laku selama produksi.  Mau tahu salah satu isi klausulnya ?

“ dilarang menanyakan status pribadi satu sama lain  “. Jadi terlarang selama produksi untuk menanyakan. “ Are You Married “ atau “ do you have child ? “

 


Tag: brad pitt, Julia Roberts, Eat Pray and Love, Ubud, Hollywood, Bali, Film Nasional

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

dewiq 0 0
iyah... kita disini lagi pada nungguin bocoran kapan brad pitt dateng... gosip2 di kantor sih 5 oktober kemaren udah nyampe Bali... masih dilacak kebenarannya sih : D
Matt Zammy 0 0
woh.. aku pernah dengar soal buku ini. penulisnya akhirnya menetap di Bali setelah mencoba berbagai hal (terutama eat, pray) itu dan terakhirnya dia ke Bali..

di Bali mau make love? hihihihihi
sabai 0 0
Sempat ramai di milis2 film soal pencarian aktor Indonesia umut 70an yg lancar berbahasa Inggris utk film ini. Nggak tau juga akhirnya dapat siapa.

Penasaran apakah sang aktor itu nanti bisa menghidupkan tokoh aslinya ug di Ubud, seorang kakek ceking yg sgt bijak & wajahnya selalu memancarkan kebahagiaan, shg si traveler dlm film ini menemukan LOVE di Bali..
bintang pelem holiwut 0 0
waaahhh.. bakalan keren nih..

*yg pasti akan ada orang yg menyerupai saya nanti disana : D : D : D
kucingsapi™ 0 0
wahh menarik nih menarik ; ))
Mia 0 0
Thanks! Menarik banget tahu bisa bikin buku petunjuk seperti itu (biar nga terjadi kesalahpahaman karena beda budaya). Jadi kesimpulannya, crew film ini orang Indonesia?

Silahkan login untuk memberikan pendapat